Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta akan Naik, Apa Alasannya?
Transjabodetabek SH2 rute Blok M menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta dilengkapi fasilitas ruang penyimpanan koper bagi penumpang. (KOMPAS.com/ RUBY RACHMADINA)
17:07
11 Mei 2026

Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta akan Naik, Apa Alasannya?

Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta akan naik setelah masa uji coba berakhir.

Sebagaimana yang diketahui, sejak 12 Maret 2026 tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta yang berlaku yaitu Rp 3.500.

Menambahkan dari Kompas.com, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pernah mengatakan tarif normal setelah masa promo kemungkinan berada di kisaran Rp 10.000 hingga Rp 15.000.

“Setelah itu kami akan melakukan evaluasi, karena memang bebannya terlalu berat dan juga subsidinya terlalu besar, kami akan menaikkan angkanya, range-nya antara Rp 10.000 sampai dengan Rp 15.000,” ucap Pramono.

Alasan tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta naik

Pramono mengatakan, penyesuaian tarif baru ini dilakukan karena jarak tempuh yang jauh, serta biaya parkir di Bandara Soetta lebih tinggi.

Transjabodetabek SH2 rute Blok M-Bandara Soetta di Stasiun KA Bandara, Kamis (12/3/2026).KOMPAS.com/DINDA AULIA RAMADHANTY Transjabodetabek SH2 rute Blok M-Bandara Soetta di Stasiun KA Bandara, Kamis (12/3/2026).

"Kenapa yang Soekarno Hatta berbeda? Yang pertama karena jauh, perhentiannya banyak, parkir di sananya juga cost-nya lebih tinggi dibandingkan di tempat lain,” jelas Pramono dikutip dari Antara.

Untuk diketahui, saat ini ada 14 armada bus yang melayani rute tersebut. Bus beroperasi mulai pukul 05.00 WIB sampai 22.00 WIB.

Waktu tunggu bus sekitar 10 sampai 20 menit, dengan waktu tempuh perjalanan sekitar 121 menit. Rute ini memiliki 23 titik pemberhentian dengan panjang lintasan 65,1 kilometer.

Tag:  #tarif #transjabodetabek #blok #bandara #soetta #akan #naik #alasannya

KOMENTAR