Persija Vs Persib Sarat Gengsi, Pengamat Sebut Mentalitas Jadi Kunci
Aksi penyerang Persib Bandung Ramon Tanque melepaskan tendangan berhasil diblock bek Persija Jakarta Rizky Ridho pada laga pekan ke-17 Super League 2025-2026, Minggu (11/1/2026) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). (KOMPAS.com/ADIL NURSALAM)
18:22
8 Mei 2026

Persija Vs Persib Sarat Gengsi, Pengamat Sebut Mentalitas Jadi Kunci

- Laga Persija Jakarta vs Persib Bandung selalu sarat akan gengsi dan menjadi pusat perhatian di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Duel Persija vs Persib bakal masuk rangkaian pekan ke-32 Super League 2025-2026.

Arena netral Stadion Segiri Samarinda jadi panggung duel Persija vs Persib yang akan bergulir pada Minggu (10/5/2026) pukul 15.30 WIB.

Baca juga: Jelang Persija Vs Persib, The Jakmania Laporkan Marc Klok ke PSSI

Laga ini menjadi salah satu laga paling menentukan di pengujung musim Super League 2025-2026.

Persib datang dengan status pemuncak klasemen sementara dengan perolehan 72 poin.

Sedangkan Persija berada di posisi ketiga dengan 65 poin dan masih punya peluang jadi juara.

Pengamat sepak bola nasional, Haris Pardede, menilai duel klasik ini memang selalu menghadirkan atmosfer berbeda dibanding pertandingan lain.

“Yang pasti laga ini memang sarat gengsi kemudian juga laga yang sangat menentukan apakah Persib akan terus menjadi pemuncak klasemen dan apakah Persija masih ikut dalam percaturan klub perebutan gelar juara,” tuturnya kepada KOMPAS.com.

Menurutnya, besarnya perhatian publik terhadap laga bertajuk El Clasico Indonesia ini seharusnya menjadi momentum positif bagi sepak bola Indonesia.

Namun, ia menyayangkan polemik penentuan venue yang sempat terjadi justru mengalihkan fokus dari pertandingan itu sendiri.

Baca juga: Klarifikasi Marc Klok Jelang Persija Vs Persib: Ajakan Away Hanya Bercanda

“Yang pasti ini pertandingan yang sangat dinanti-nanti tapi sayang perangkat pertandingan bertele-tele terutama dalam menentukan venue pertandingan,” kata pengamat yang biasa disapa Bung Harpa itu.

“Sehingga akhirnya yang ramai bukan orang membahas situasi dan kualitas pertandingan nanti, justru hal-hal lain di luar pertandingan tersebut,” imbuhnya.

Mentalitas Jadi Penentu

Kini jika melihat performa kedua klub sepanjang musim, Persib memang tampil lebih konsisten. Tim asuhan Bojan Hodak mampu menjaga stabilitas permainan dan tampil efektif dalam laga-laga penting.

Namun, Persija bukan tanpa peluang dan sedang berada dalam tren positif dengan lini belakang yang semakin solid.

Dalam lima pertandingan terakhir, tim berjulukan Macan Kemayoran hanya kebobolan satu gol.

Gelandagn Persija Jakarta Van Basty Souza berduel dengan gelandang Persib Bandung Adam Alis pada laga pekan ke-17 Super League 2025-2026, Minggu (11/1/2025) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). KOMPAS.com/ADIL NURSALAM Gelandagn Persija Jakarta Van Basty Souza berduel dengan gelandang Persib Bandung Adam Alis pada laga pekan ke-17 Super League 2025-2026, Minggu (11/1/2025) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Laga sebesar ini sering kali tidak ditentukan kualitas teknis semata. Tapi faktor mental justru menjadi pembeda terbesar.

“Yang menentukan laga Persija vs Persib nanti menurut saya kalau sudah sarat gengsi seperti ini yang terpenting adalah mentalitas dan motivasi,” kata Haris Pardede.

“Siapa yang mempunyai motivasi besar dan paling sedikit melakukan kesalahan itu yang punya peluang untuk laga ini,” imbuhnya.

Laga diprediksi akan berlangsung panas sejak menit awal. Persija yang berstatus tuan rumah diyakini akan tampil agresif demi memangkas jarak poin dari Persib.

Di sisi lain, Persib memiliki pengalaman dan ketenangan yang cukup untuk menghadapi tekanan dalam laga besar.

Baca juga: Jadwal Sisa Persib dan Borneo FC, 3 Laga Krusial Menuju Gelar Juara

Rivalitas Bersejarah yang Selalu Emosional

Rivalitas Persija vs Persib sudah hidup selama puluhan tahun. Pertemuan dua klub eks Perserikatan itu selalu menghadirkan emosi besar karena melibatkan sejarah panjang, termasuk fanatisme suporter, hingga gengsi dua kota besar.

“Tentunya seperti biasa persaingan antartim tetangga ini selalu menarik ya layaknya Persebaya vs Arema, PSIM vs PSS dan demikian juga dengan Jakarta dan Bandung,” kata Haris Pardede.

“Persib musim ini mempunyai pendekatan berbeda-beda. Lawan Persija yang kemungkinan akan agresif, Bojan Hodak bisa jadi bakal menerapkan taktik reaktif melalui serangan balik,” pungkasnya.

Tag:  #persija #persib #sarat #gengsi #pengamat #sebut #mentalitas #jadi #kunci

KOMENTAR