Iran Diizinkan Trump Main di Piala Dunia 2026, Minta Jaminan FIFA
Para pemain Iran berpose menjelang pertandingan sepak bola Grup A Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia antara Iran vs Korea Utara di Azadi Sports Complex di Teheran pada 10 Juni 2025. (Photo by ATTA KENARE / AFP)(AFP/ATTA KENARE)
07:23
2 Mei 2026

Iran Diizinkan Trump Main di Piala Dunia 2026, Minta Jaminan FIFA

-  Presiden AS, Donald Trump, menerima Iran di Piala Dunia 2026. Namun, Iran tak mau lagi menghadapi kontroversi lagi seperti di Kongres FIFA.

Kontroversi memang terjadi dalam Kongres FIFA terbaru. Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, mengaku dirinya mendapatkan izin untuk memasuki Kanada guna mengikuti Kongres FIFA.

Tetapi, Iran memilih absen setelah delegasi mereka ditahan di bandara selama tiga jam.

Kongres FIFA ke-76 yang digelar di Vancouver, Kanada, Kamis (30/5/2026) silam tak dihadiri oleh satu pun perwakilan dari Iran, negara kontestan Piala Dunia 2026.

Iran jadi satu-satunya undangan yang absen dalam kongres FIFA terkini di Vancouver.

Media Iran, Tasnim, sempat memberitakan bahwa delegasi Iran ditolak di pos pemeriksaan perbatasan.

Baca juga: Gianni Infantino Tegaskan Iran Tetap Berpartisipasi, Tutup Peluang Italia di Piala Dunia 2026?

Salah satu delegasi yang juga merupakan Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, disebut BBC memiliki hubungan dengan Garda Revolusi Iran (IRGC), yang ditetapkan sebagai organisasi terlarang di Kanada.

Interogasi 3 Jam di Bandara 

Namun, Mehdi Taj kemudian memberikan pernyataan bahwa sejatinya dirinya diperbolehkan masuk ke Kanada.

Akan tetapi, delegasi Iran memilih untuk balik kanan dan pergi setelah lama tertahan di Bandara Toronto. Menurut Reuters, interogasi berlangsung selama tiga jam.

"Kami semua memiliki visa dan bahkan diperiksa di Turkiye. Mereka memberi tahu kami bahwa mereka memiliki pertanyaan untuk kami dan bertanya apakah kami anggota IRGC," kata Taj dikutip dari Tasnim.

Baca juga: Donald Trump Melunak, Izinkan Timnas Iran Tampil di Piala Dunia 2026

"Kami memberi tahu mereka bahwa ada 90 juta anggota IRGC di Iran. Mereka mengatakan bahwa kami tidak mengizinkan orang-orang dari organisasi ini masuk. Mereka mengatakan bahwa itu adalah hukum negara kami."

"Setelah beberapa saat, mereka mengatakan Anda boleh masuk, tetapi kami memutuskan untuk kembali," ujar Mehi Taj.

"Mereka tidak mendeportasi kami dan kami memutuskan untuk kembali sendiri. Saya memberi tahu orang Kanada bahwa Anda menahan kami di bandara selama tiga jam, Anda membuat kami menunggu tanpa alasan," tuturnya menjelaskan.

Presiden FIFA Gianni Infantino bersama dengan bola resmi Piala Dunia 2026. FIFA resmi meluncurkan Trionda sebagai bola resmi Piala Dunia 2026. Bola Piala Dunia 2026 ini diperkenalkan di New York, Jumat (3/10/2025) WIB, dengan desain yang terinspirasi dari tiga negara tuan rumah, Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.FIFA/Marcio Machado Presiden FIFA Gianni Infantino bersama dengan bola resmi Piala Dunia 2026. FIFA resmi meluncurkan Trionda sebagai bola resmi Piala Dunia 2026. Bola Piala Dunia 2026 ini diperkenalkan di New York, Jumat (3/10/2025) WIB, dengan desain yang terinspirasi dari tiga negara tuan rumah, Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

Infantino Tawarkan Jet Pribadi

Sesampainya di Turkiye, Taj menyatakan bahwa mereka sempat diminta kembali ke Kanada oleh Presiden FIFA, Gianni Infantino.

Bahkan, Infantino menawarkan jet pribadi untuk menjemput delegasi Iran. Namun, perwakilan Iran menolak untuk kembali.

"Saya memberi tahu sekretaris jenderal FIFA (Mattias Grafstrom) bahwa Anda diintimidasi oleh Amerika dan bahwa Anda mengatakan 'ya, Pak' untuk apa pun yang mereka katakan," katanya.

Sebelumnya, Presiden FIFA, Gianni Infantino, menegaskan dalam kongres di Vancouver bahwa Iran akan tetap berpartisipasi di Piala Dunia 2026. 

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, juga siap menerima Iran tampil di Amerika Serikat.

Sebagai informasi, Iran tergabung di Grup G Piala Dunia 2026 bersama Belgia, Selandia Baru, dan Mesir.

Seluruh pertandingan fase grup Iran digelar di Amerika Serikat.

“Jika Gianni mengatakan demikian, saya setuju. Biarkan mereka bermain," ujar Trump dikutip dari Al Jazeera pada Jumat (1/5/2026).

Sebelumnya pada Maret Trump pernah menyatakan dirinya siap menyambut Iran di Amerika Serikat.

Iran Meminta Pertemuan dengan Pejabat FIFA

Tetapi, waktu itu Trump juga menyarankan Iran untuk memikirkan "nyawa dan keselamatan mereka sendiri" mengingat perang yang tengah terjadi antara dua negara. 

Sampai saat ini, Federasi Sepak Bola Iran belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait kepastian mereka mengikuti Piala Dunia 2026.

Beberapa waktu lalu, ada upaya untuk memindahkan laga-laga Iran ke Meksiko.

Namun, usulan itu mentah setelah Gianni Infantino mengatakan bahwa seluruh laga Piala Dunia 2026 akan dimainkan sesuai jadwal, yang artinya Iran tetap mentas di AS.

Iran kini ingin meminta jaminan bahwa mereka bisa terbebas dari polemik luar lapangan, andai mereka memutuskan hadir di Piala Dunia 2026.

"Kami perlu mengadakan pertemuan dengan para pejabat FIFA untuk memastikan bahwa jika kami akan datang ke Piala Dunia, tidak akan ada masalah sampingan dan kontroversi bagi tim kami," kata Mehdi Taj soal partisipasi Iran di Piala DUnia 2026.

Tag:  #iran #diizinkan #trump #main #piala #dunia #2026 #minta #jaminan #fifa

KOMENTAR