Kata-kata Arne Slot Usai Hasil Man City Vs Liverpool 4-0
Pelatih Liverpool, Arne Slot, angkat bicara usai timnya kalah telak dari Manchester City dalam lanjutan Piala FA (FA Cup) 2025-2026, Sabtu (4/4/2026) malam WIB.
Laga babak delapan besar Piala FA 2025-2026 antara Man City vs Liverpool tersaji di Stadion Etihad.
Duel Man City vs Liverpool berakhir dengan skor 4-0, untuk kemenangan tim tuan rumah.
Gol-gol Manchester City ke gawang Liverpool diceak oleh Erling Haaland (39'pen, 45+2', 57') dan Antoine Semenyo (50').
Hasil ini membuat Manchester City berhak melanjutkan langkah ke babak semifinal Piala FA 2025-2026, sedangkan Liverpool harus tersingkir.
Baca juga: Hasil Man City Vs Liverpool 4-0: Haaland Hattrick, Mo Salah Gagal Cetak Gol Penalti
Meski secara statistik penguasaan bola dan jumlah tembakan tergolong berimbang.
Tercatat, Manchester City mencatatkan 11 tembakan dengan tujuh di antaranya tepat sasaran, sementara Liverpool juga melepaskan 11 tembakan dengan lima yang mengarah ke gawang.
Penguasaan bola juga cukup berimbang, 51 persen bagi Man City dan 49 persen bagi kubu tim tamu.
Selain itu, kemenangan ini mempertegas dominasi tim Manchester Biru yang tercatat selalu menang dalam tiga pertemuan terakhir kontra rivalnya tersebut.
Arne Slot tidak dapat menyembunyikan rasa kecewanya terhadap performa lini belakang timnya pada periode krusial.
Menurut pelatih asal Belanda tersebut, Liverpool sebenarnya tampil cukup solid sebelum akhirnya kehilangan fokus dan membiarkan lawan mencetak gol secara beruntun.
"Kekecewaan atas hasilnya, kekecewaan karena tersingkir, dan sangat kecewa dengan 20 menit di mana kami kebobolan empat gol," kata Slot dikutip dari BBC Sport.
Baca juga: HT Skor Man City Vs Liverpool 2-0, Erling Haaland Cetak Dwigol
Ia menambahkan bahwa standar pertahanan yang ditunjukkan anak asuhnya pada periode tersebut sangat jauh dari harapan untuk memenangkan laga sekelas perempat final.
"Dengan cara kami bertahan pada periode itu, Anda tidak akan pernah bisa memenangkan pertandingan sepak bola," lanjutnya.
Kiper Manchester City, James Trafford, menyelamatkan penalti striker Liverpool, Mohamed Salah, pada laga perempat final Piala FA Inggris antara Manchester City dan Liverpool di Stadion Etihad di Manchester, barat laut Inggris, pada 4 April 2026.
Sisi Positif di Balik Kekalahan Telak
Kendati skor akhir menunjukkan dominasi total tuan rumah, Slot menilai ada aspek-aspek permainan timnya yang patut diapresiasi, terutama sebelum insiden penalti yang membuka keran gol lawan.
Ia melihat timnya mampu menciptakan beberapa peluang matang dan sempat mengimbangi permainan Man City.
"Saya menyukai banyak hal yang saya lihat hari ini. Kami melakukan banyak hal dengan sangat baik saat menguasai bola maupun tidak, menciptakan beberapa peluang bagus," tegas Slot.
"Kami menjaga mereka agar terhindar dari bahaya. Hingga momen penalti itu, ada banyak hal yang patut dipuji."
Namun, pujian tersebut seketika sirna ketika memasuki fase di mana konsentrasi pemain mulai menurun.
"20 menit berikutnya, untuk ukuran tim Liverpool, pertahanan mereka jauh dari kata cukup baik," tambah pelatih yang menggantikan posisi Jurgen Klopp tersebut.
Baca juga: Prakiraan Susunan Pemain Manchester City Vs Liverpool di Piala FA
Evaluasi Penyelesaian Akhir dan Pertahanan Kotak Penalti
Masalah efisiensi kembali menjadi sorotan utama bagi Liverpool. Kegagalan mengeksekusi penalti melalui Mohamed Salah serta beberapa peluang emas lainnya dianggap sebagai kesalahan yang berulang dalam beberapa laga terakhir.
Striker Manchester City, Erling Haaland, mencetak gol pembuka dari titik penalti pada laga perempat final Piala FA Inggris antara Manchester City dan Liverpool di Stadion Etihad di Manchester, barat laut Inggris, pada 4 April 2026.
Slot menekankan perlunya perbaikan mendalam di kedua ujung lapangan.
"Ada banyak kesalahan yang berulang. Salah satunya adalah kita menyia-nyiakan peluang, yang lainnya adalah secara umum kita tidak banyak kebobolan tetapi beberapa peluang yang kita dapatkan berujung gol."
"Itu mungkin karena seberapa banyak kita melakukan serangan. Kita harus meningkatkan pertahanan di dalam kotak penalti dan itu juga terlihat hari ini," jelasnya.
Mengakhiri keterangannya, Slot menunjuk awal babak kedua sebagai momen terburuk timnya dalam laga tersebut.
"Kalah 2-0 memang telak, tetapi Anda masih punya peluang jika bisa mencetak gol di babak kedua," terang pelatih berusia 47 tahun itu.
"Namun, itu adalah penampilan terburuk kami dalam pertandingan, 10 menit pertama babak kedua ketika kami kebobolan dua gol. Hal-hal seperti itu perlu kami perbaiki."