Posisinya Diserobot Maarten Paes, Kiper Muda Ajax Luapkan Kekecewaan
Kiper timnas Indonesia, Maarten Paes, mengaku memiliki perasaan campur aduk usai menjalani debut bersama Ajax Amsterdam dalam lanjutan Eredivisie. [Instagram]
18:06
24 Februari 2026

Posisinya Diserobot Maarten Paes, Kiper Muda Ajax Luapkan Kekecewaan

Baca 10 detik
  • Joeri Heerkenz kecewa karena Maarten Paes menggantikan posisinya saat Ajax melawan NEC Nijmegen pekan ke-24 Eredivisie.
  • Pelatih Ajax, Fred Grim, memilih Paes sebagai kiper utama karena Vitezslav Jaros cedera, menghasilkan skor imbang 1-1.
  • Heerkenz bertekad membuktikan diri di Jong Ajax, mengubah kekecewaan menjadi motivasi demi menunggu kesempatan bermain kembali.

Debut manis Maarten Paes bersama Ajax Amsterdam ternyata meninggalkan rasa kecewa yang mendalam bagi kiper muda potensial, Joeri Heerkenz.

Penjaga gawang berusia 19 tahun itu secara terbuka mengaku marah dan kecewa setelah posisinya di tim utama diserobot oleh kiper Timnas Indonesia.

Momen ini terjadi saat Ajax bertandang ke markas NEC Nijmegen pada pekan ke-24 Eredivisie Belanda.

Dengan absennya kiper utama, Vitezslav Jaros karena cedera, Heerkenz sangat berharap akan mendapatkan kesempatan untuk mengisi posisi di bawah mistar gawang.

Akan tetapi, Pelatih Ajax yang bernama Fred Grim justru lebih memercayai Maarten Paes untuk melakoni laga debutnya. Ia pun tampil solid dan membantu tim meraih hasil imbang 1-1.

Sementara itu, Heerkenz harus kembali bermain untuk tim muda, Jong Ajax. Kekecewaan ini pun ia luapkan secara terang-terangan usai pertandingan.

"Tentu saja, Anda kecewa karena tidak terpilih (melawan NEC Nijmegen)," kata Joeri Heerkenz kepada ESPN.

Meski begitu, kiper keturunan Belanda-Republik Ceko ini menunjukkan mentalitas yang kuat.

Ia mengaku sudah terbiasa menghadapi kekecewaan dan memilih untuk menjadikannya sebagai bahan bakar motivasi.

"Saya telah mengalami begitu banyak kekecewaan dalam karier saya sehingga saya bisa mengatasinya," ujar Heerkenz.

Baginya yang terpenting saat ini adalah terus membuktikan kualitasnya di level tim muda dan sabar menanti kesempatan emas itu datang.

"Akan tetapi bagi saya, yang penting adalah melakukan apa yang telah saya lakukan bersama Jong Ajax. Kemudian kesempatan itu akan datang dengan sendirinya," ucapnya.

"Saya akan terus bekerja keras dan menunjukkannya kepada Jong Ajax," pungkas Joeri Heerkenz.

Di sisi lain, Maarten Paes langsung menjawab kepercayaan pelatih dengan performa yang mengesankan.

Dalam laga debutnya tersebut, kiper berusia 27 tahun itu tercatat melakukan tujuh penyelamatan gemilang, menunjukkan refleks dan ketenangan yang menjadi modal berharganya.

Editor: Arif Budi

Tag:  #posisinya #diserobot #maarten #paes #kiper #muda #ajax #luapkan #kekecewaan

KOMENTAR