Maguire Buka-bukaan Soal Kelemahan Amorim yang Buat MU Inkonsisten
- Bek Manchester United, Harry Maguire, mengungkapkan kelemahan Ruben Amorim yang menyebabkan Setan Merah tampil tidak konsisten di bawah kepemimpinan juru latih asal Portugal tersebut.
Manchester United kini berada dalam fase lebih baik dengan pelatih interim, Michael Carrick.
Sejak Michael Carrick menggantikan Amorim yang dipecat, Manchester United menunjukkan performa mengesankan di Liga Inggris 2025-2026.
Maguire dkk meraih empat kemenangan beruntun dan satu hasil imbang dalam lima pertandingan terakhir di liga.
Sepanjang melatih Setan Merah, Amorim bahkan tak bisa mencatatkan empat kemenangan berurut.
Setan Merah pun masuk ke dalam empat besar klasemen sementara.
Baca juga: Sir Jim Ratcliffe Dikecam Fans Man United usai Sebut Inggris Dijajah Imigran
Letak Kesalahan Amorim
Dalam suasana positif ini, Maguire menjelaskan kesalahan yang dilakukan Amorim saat melatih kubu Old Trafford tersebut.
Salah satu kesalahan itu adalah kegagalan Amorim dalam mengorganisir pertahanan tim, yang membuat Manchester United tampil inkonsisten sepanjang musim 2025-2026.
Maguire menegaskan bahwa Carrick langsung memperbaiki sistem bertahan The Red Devils saat pertama kali datang.
Terbukti dalam lima laga terakhir, pertahanan Setan Merah sulit untuk ditembus oleh lawan.
Reaksi pelatih Manchester United, Ruben Amorim, pada laga Brentford vs Man United di Gtech Community Stadium pada Sabtu (27/9/2025).
Selain bertahan, permainan tanpa bola Manchester United juga menunjukkan peningkatan signifikan, membuat tim tersebut sulit untuk dikalahkan.
"Saya pikir kami nyaman mendominasi dengan bola, tetapi juga tanpa bola dan menjadi ancaman," ujar Maguire kepada Metro.
Baca juga: Marcus Rashford Betah di Barcelona, Man United Siap Melepas
"Kami berhasil unggul lebih dulu melawan Manchester City, dan kami senang bisa meredam tekanan serta merasa nyaman saat mempertahankan kotak penalti kami."
"Saya rasa itulah hal utama yang membaik dalam tiga laga terakhir (melawan Man City, Arsenal, Tottenham Fulham). Kami bertahan di kotak penalti jauh lebih baik daripada sebelumnya."
"Sebelumnya, di era Amorim, pertahanan kami di kotak penalti tidak cukup bagus, setiap kali bola masuk ke kotak penalti, lawan selalu punya peluang."
"Namun dalam tiga pertandingan terakhir, urgensinya jauh lebih besar," tambahnya.
Perbaikan dari Semua Lini
Selain itu, Maguire juga menegaskan bahwa perbaikan dalam pertahanan bukan hanya tanggung jawab para pemain bertahan, melainkan juga dari para gelandang.
Di bawah kepemimpinan Carrick, penampilan bertahan Manchester United terbilang sangat baik dengan hanya kebobolan lima gol dari lima laga.
Catatan ini bukan hanya berkat Carrick, tetapi juga karena kontribusi Steve Holland yang merupakan anggota staf kepelatihan.
Baca juga: Benjamin Sesko Sesali Hasil Imbang Lawan West Ham Meski Jadi Pahlawan Man United
Holland sebelumnya dikenal sebagai asisten pelatih yang menerapkan gaya bermain bertahan yang solid.
Ia pernah bekerja sama dengan pelatih-pelatih ternama seperti Jose Mourinho, Roberto Di Matteo, Antonio Conte, dan Gareth Southgate, yang semuanya memiliki pendekatan permainan mirip, yaitu mengutamakan pertahanan kokoh dan serangan cepat.
Tag: #maguire #buka #bukaan #soal #kelemahan #amorim #yang #buat #inkonsisten