Allegri Main ''Petak Umpet'' di AC Milan, Kata Scudetto Berisiko
Pelatih AC Milan asal Italia, Massimiliano Allegri, bereaksi selama pertandingan sepak bola Serie A Italia antara AC Milan dan Lecce di stadion San Siro di Milan, Italia utara, pada 18 Januari 2026.(AFP/STEFANO RELLANDINI)
09:16
24 Januari 2026

Allegri Main ''Petak Umpet'' di AC Milan, Kata Scudetto Berisiko

- Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, dianggap telah memilih pendekatan yang bijak dengan selalu bersikap merendah menyikapi peluang timnya raih gelar juara.

Sejak awal kompetisi, Allegri terus menekankan bahwa target utama Milan di Serie A musim ini adalah mengakhiri musim di posisi 4 besar agar bisa kembali berlaga di Liga Champions.

Menariknya, I Rossoneri tampil mengesankan di Serie A. Setelah mengalami kekalahan 1-2 dari Cremonese di laga perdana, mereka tidak pernah kalah dalam 20 pertandingan berikutnya.

Saat ini, Mike Maignan dan rekan-rekan bahkan menjadi pesaing terdekat bagi pemuncak klasemen, Inter Milan.

Namun, Allegri tetap menolak untuk menganggap timnya sebagai salah satu calon juara.

"Kapan saya akan berhenti bicara soal target kami adalah 4 besar? Jika kami sudah memastikan diri berada di 4 besar secara matematis," ungkap Allegri dilansir dari Milannews pekan lalu.

"Per hari ini, poin yang dibutuhkan untuk lolos ke Liga Champions adalah 74, jadi kami masih membutuhkan banyak angka," tambahnya.

Sikap merendah Allegri ini dianggap tepat oleh pelatih legendaris Liga Italia, Fabio Capello. Capello, yang pernah mengantarkan AC Milan meraih 4 gelar Serie A dan 1 Liga Champions di tahun 1990-an.

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, berbicara dalam konferensi pers usai laga Arsenal vs AC Milan di National Stadium Singapura, 23 Juli 2025.KOMPAS.com/Sem Bagaskara Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, berbicara dalam konferensi pers usai laga Arsenal vs AC Milan di National Stadium Singapura, 23 Juli 2025.

Max Allegri Berpengalaman

Capello merasa Allegri memahami strategi yang diperlukan dalam kompetisi ini.

"Normal bagi Max untuk bermain petak umpet soal peluang menjadi juara," kata Capello yang kini berusia 79 tahun.

"Dia terlalu berpengalaman untuk memahami risiko mengucapkan kata scudetto di hadapan publik," lanjutnya.

"Ketika menaiki tangga begitu tinggi, jika Anda berhenti terbang dan jatuh, Anda akan merasa lebih sakit," jelasnya.

Capello juga berpendapat bahwa dua pertandingan mendatang akan menjadi momen krusial bagi Milan.

Dua Laga Menentukan

Menurutnya, hasil dari dua laga tersebut akan sangat menentukan apakah Rossoneri dapat terus bersaing di puncak klasemen.

AC Milan akan menjalani dua laga tandang melawan tim-tim papan atas seperti AS Roma dan Bologna.

Sementara itu, Inter Milan akan menghadapi dua tim yang berada di zona bawah klasemen, yaitu Pisa dan Cremonese.

Inter baru saja meraih kemenangan besar atas Pisa dengan skor 6-2 pada Sabtu (24/1/2026) dini hari WIB, yang membuat mereka unggul 6 poin dari Milan.

"Laga tandang melawan Roma dan Bologna akan benar-benar memperlihatkan kepada kita seberapa jauh Milan bisa melangkah," tutur Capello.

"Ada risiko mereka tertinggal semakin jauh dari Inter yang melawan Pisa dan Cremonese," tambahnya.

"Itu sebabnya saya pikir dua pertandingan ke depan akan krusial. Milan harus bisa menjaga jarak," pungkas mantan pelatih Roma, Juventus, Real Madrid, dan Timnas Inggris ini.

Tag:  #allegri #main #petak #umpet #milan #kata #scudetto #berisiko

KOMENTAR