Skor Inter Vs Pisa 6-2, Chivu: Itu Kesalahan Saya
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu memberikan komentar soal pertandingan Inter vs Pisa yang berakhir dengan skor 6-2 pada lanjutan giornata ke-22 Liga Italia 2025-2026.
Laga Inter vs Pisa berlangsung di Stadion San Siro, Milan, pada Sabtu (24/1/2026) dini hari WIB.
Inter Milan sempat dikejutkan oleh dua gol Pisa yang dicetak lebih dulu melalui brace Stefano Moreo pada menit ke-11 dan ke-23.
Perubahan strategi yang dilakukan oleh Chivu akhirnya membuahkan hasil usai Nerazzurri sukses comeback melalui gol Piotr Zielinski (39'pen), Lautaro Martinez (41'), Pio Esposito (45+2'), Federico Dimarco (82'), Ange-Yoan Bonny (86'), dan Henrikh Mkhitaryan (90+3').
Kemenangan ini membuat posisi Inter di puncak klasemen sementara Serie A masih aman dengan koleksi 52 poin.
Meski menang, ada perasaan tak nyaman di hati Chivu karena tim asuhannya kebobolan dua kali yang mana satu di antaranya hasil kesalahan dari Yann Sommer.
Chivu mengatakan jika kebobolan tersebut juga merupakan andil darinya dan bukan semata-mata karena kesalahan Sommer.
"Sebuah pertandingan berlangsung selama 100 menit dan bisa dibalikkan. Pendekatan kami tidak buruk, kami mencetak gol sendiri melalui serangan balik, tetapi itu kesalahan saya karena terkadang saya saya menimbulkan masalah bagi Sommer. Kemudian kami kebobolan dari bola mati," kata Chivu dikutip dari Tutto Mercato Web.
Federico Dimarco (kanan) merayakan gol dengan Alessandro Bastoni dalam pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara Inter Milan vs Pisa di Stadion San Siro di Milan pada 23 Januari 2026. (Foto oleh Piero CRUCIATTI / AFP)
Perubahan Jadi Kunci
Chivu memuji penampilan para pemain Pisa yang mampu memanfaatkan peluang dari situasi tertekan.
Beruntung Inter mampu membalikkan keadaan sebelum jeda turun minum sebelum bangkit pada babak kedua.
"Pisa memiliki pemain-pemain yang kuat dan mereka mengeksekusi tendangan sudut itu dengan sangat baik."
"Setelah itu, kami kami menunjukkan kebanggaan kami dan berhasil membalikkan keadaan sebelum jeda babak pertama," tegasnya.
Dengan gelontoran tiga gol pada babak kedua, Chivu mengatakan jika mentalitas para pemainnya juga mengambil peran.
Selain itu, strategi Chivu juga dinilai berjalan dengan memasukkan Federico Dimarco, Ange-Yoan Bonny, serta Marcus Thuram.
Dimarco dan Yoan Bonny berhasil mencetak satu gol. Sementara Thuram, mampu memberikan satu assist untuk gol Dimarco melalui skema serangan balik yang diinisiasi oleh Yoan Bonny.
"Itu semua tentang sikap Anda, persiapan mental Anda untuk pertandingan. Anda bisa saja tertekan, yang penting adalah bagaimana Anda bereaksi, dan hari ini kami melakukannya dengan sangat baik."
"Penyesalan kami adalah tidak bisa unggul 4-2 lebih cepat, tetapi salut kepada para pemain ini, yang bekerja keras untuk mencapai tujuan mereka," tandasnya.
Fokus Laga Krusial Kontra Dortmund
Ange-Yoan Bonny menjadi sorotan pada laga ini dengan mencetak satu gol (86') dan satu key pass atas gol Federico Dimarco (82').
Setelah pertandingan, ia mengatakan jika kemenangan ini sangat berkesan dan bahagia dengan gol yang berhasil ia ciptakan.
"Kemenangan seperti ini lebih indah," kata Yoan Bonny saat diwawancarai oleh Inter TV dikutip dari Tutto Mercato Web.
"Kami tidak memulai dengan baik, tetapi kemudian keadaan membaik di babak kedua. Golnya? Saya akan menikmati setiap menit yang saya bisa, saya senang dengan gol tersebut dan terutama dengan tiga poin."
Setelah meraih kemenangan pada laga ini, pemain asal Perancis itu menegaskan fokusnya dan tim saat ini kepada laga tengah pekan nanti menghadapi Borussia Dortmund.
"Kita perlu istirahat yang cukup, mempersiapkan diri karena ada pertandingan besar yang akan datang dan kita harus siap," jelasnya.