Skor Inter Vs Arsenal 1-3: Cristian Chivu Sebut Nerazzurri Mati Kutu
Striker Arsenal, Viktor Gyokeres, merayakan gol ketiga timnya pada pertandingan Liga Champions UEFA, fase liga hari ke-7, antara Inter Milan dan Arsenal di stadion San Siro di Milan, Italia utara, pada 20 Januari 2026.(AFP/STEFANO RELLANDINI)
06:32
21 Januari 2026

Skor Inter Vs Arsenal 1-3: Cristian Chivu Sebut Nerazzurri Mati Kutu

Cristian Chivu memberikan komentar usai laga Inter vs Arsenal berakhir dengan skor 1-3 untuk kemenangan tim tamu.

Pertandingan Inter vs Arsenal digelar di Stadion San Siro, Milan, pada Rabu (21/1/2026) dini hari WIB.

Arsenal berhasil mencetak tiga gol melalui brace Gabriel Jesus pada menit ke-10 dan 31 serta Viktor Gyokerese menit ke-84. 

Sementara itu, Inter hanya mampu mencetak satu gol lewat tendangan jarak jauh Petar Sucic pada menit ke-18.

Hasil ini memastikan Arsenal masih menjaga rekor sempurnanya di Liga Champions tetap berlanjut yaitu dengan 7 kemenangan beruntun.

Sedangkan bagi Inter, kekalahan ini menjadi yang ketiga musim ini di Liga Champions dan membuat posisi mereka turun ke peringkat ke-8 klasemen sementara fase liga.

Pelatih kepala Inter Milan asal Rumania, Cristian Chivu, bereaksi selama pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Atalanta dan Inter Milan di Bergamo pada 28 Desember 2025.AFP/ISABELLA BONOTTO Pelatih kepala Inter Milan asal Rumania, Cristian Chivu, bereaksi selama pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Atalanta dan Inter Milan di Bergamo pada 28 Desember 2025.

Inter Mati Kutu di Hadapan Arsenal

Setelah pertandingan, Cristian Chivu mengaku kagum dengan cara bermain Meriam London yang sangat sulit untuk diredam oleh para pemain Nerazzurri.

Menurutnya, Arsenal memiliki cara bermain yang lebih baik dari mereka. Meski beberapa kali melakukan percobaan, pada akhirnya berakhir dengan kebuntuan.

"Mereka lebih kuat dalam hal intensitas, teknik, kecepatan, cakupan, dan ide dalam menyerang lini pertahanan." 

"Kami mencoba untuk tetap dalam permainan dan menampilkan performa yang baik di babak pertama; saat skor 1-1, kami seharusnya bisa mencetak gol. Kami kurang beruntung dengan gol dari situasi bola mati; bola membentur mistar gawang dan mengenai kepala pemain," kata Chivu kepada Sky dikutip dari Tutto Mercato Web.

Chivu mengatakan jika pergantian pemain yang dilakukan Arteta justru menimbulkan masalah baru bagi pertahanan Inter. Terbukti, Gyokeres mampu memperlebar keunggulan Meriam London menjadi 3-1.

"Pada babak kedua, mereka meningkatkan konsentrasi, dan kami kesulitan menciptakan peluang. Mereka juga melakukan pergantian pemain yang menimbulkan masalah," sambungnya.

Chivu membandingkan situasi saat kalah menghadapi Atletico Madrid dan Liverpool. Menurutnya, melawan Arsenal benar-benar membuat tim didikannya mati kutu karena tak mampu berbuat banyak. 

"Kami tidak memiliki kesempatan. Pada babak pertama, kami memiliki peluang. Jika kami bisa memberikan sesuatu yang lebih melawan Liverpool dan Atletico, malam ini kami tidak bisa, malam ini tidak mungkin," jelasnya.

Siap Tampil di Babak Playoff

Kekalahan dari Arsenal membuat posisi Inter saat ini keluar dari zona 16 besar dan berpotensi tampil di babak playoff.

Meski begitu, Chivu menegaskan jika ia tak mau mempermasalahkan hal itu dan menyatakan siap bertanding di babak playoff.

"Saya tidak pernah khawatir; kami tahu ini tidak akan mudah. Saya bertanggung jawab atas peningkatan intensitas dan keberanian. Kami menantikan pertandingan besok, tetapi kami akan siap untuk babak playoff jika kami lolos," tegasnya. 

Chivu tak mau melihat ke belakang dan menegaskan jika ia siap menghadapi pertandingan berikutnya.

"Dua pertandingan lebih atau kurang tidak banyak berpengaruh. Kita tidak perlu khawatir tentang itu; tim-tim lain di Eropa bermain seperti kita. Saya tidak mengeluh; jika kita harus memainkan dua pertandingan lagi, kita akan menghadapinya," kata Chivu.

Berkaca dari kekalahan melawan Arsenal, Chivu mengambil pelajaran berarti dengan menghadapi dalah satu tim terbaik di Eropa saat ini.

"Mari kita melangkah maju dengan keyakinan, menerima tantangan untuk bermain terbuka melawan tim yang dapat menimbulkan masalah dengan pemain seperti Saka dan Trossard. Saya akan mengambil pujian atas atas keberanian dan pertumbuhan yang telah kami tunjukkan akhir-akhir ini," tutupnya. 

Tag:  #skor #inter #arsenal #cristian #chivu #sebut #nerazzurri #mati #kutu

KOMENTAR