Cerita John Herdman: Jadi Pelatih Sejak Usia 17 Tahun Karena Gairah Sepak Bola
John Herdman secara resmi diperkenalkan sebagai pelatih Timnas Indonesia pada Selasa (13/1/2026) di Hotel Mulia, Jakarta.(KOMPAS.com/Firzie A. Idris)
19:24
19 Januari 2026

Cerita John Herdman: Jadi Pelatih Sejak Usia 17 Tahun Karena Gairah Sepak Bola

Pelatih asal Inggris, John Herdman mengambil keputusan besar dalam karier kepelatihannya dengan menerima tawaran PSSI untuk melatih Timnas Indonesia.

Karier barunya itu barangkali tak pernah terbayangkan oleh John Herdman usai cukup lama memegang kendali di sepak bola Kanada.

Berbeda dari pelatih pada umumnya, John Herdman tak memiliki karier profesional sebagai seorang pemain yang cukup mentereng.

Meski begitu, kemampuannya sebagai seorang juru taktik tak dapat diragukan. Ia bahkan mampu mencetak sejarah bagi sepak bola Kanada di level Olimpiade dan Piala Dunia.

John Herdman membagikan pengalaman panjangnya sebagai seorang pelatih sepak bola usai resmi menjadi pelatih baru Timnas Indonesia dalam YouTube Timnas Indonesia.

Jadi Pelatih Sejak Usia 17 Tahun

John Herdman memulai karier kepelatihannya sejak usia muda saat masih menjadi mahasiswa dan dosen paruh waktu di Universitas Northumbria.

Dalam pernyataanya, Herdman sudah melatih sejak usia 17 tahun dan mendapatkan lisensi kepelatihan UEFA pada usia 20 tahun.

Herdman juga diketahui pernah bekerja sebagai pelatih pengembangan di akademi muda Sunderland hingga 2001 sebelum memutuskan pindah ke Selandia Baru.

"Saya memulai karier kepelatihan saya pada usia 17 tahun. Saya mendapatkan kualifikasi pertama saya pada usia 18 tahun, lisensi UEFA saya pada usia 20 tahun," ujarnya dikutip dari YouTube Timnas Indonesia.

Herdman tak pernah mundur dari pilihan hidupnya untuk terjun sebagai seorang pelatih sepak bola. Ia menyatakan siap untuk mengerahkan kemampuannya sebagai bentuk komitmennya pada sepak bola.

"Jadi saya memiliki kepribadian yang obsesif. Ketika saya berkomitmen pada sesuatu, saya mengerahkan seluruh kemampuan saya. Itu adalah kekuatan dan kelemahan," tandasnya.

Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, saat menghadiri drawing atau undian ASEAN Championship 2026 di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta, Kamis (15/1/2026).KOMPAS.com/SEM BAGASKARA Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, saat menghadiri drawing atau undian ASEAN Championship 2026 di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Gairah Sepak Bola Membawanya Keliling Dunia

Perjalanan kariernya tak pernah terpikirkan olehnya hingga menguasai empat benua sekaligus selama menjadi seorang pelatih.

Selain berpengalaman melatih tim muda di Inggris, Herdman juga cukup dikenal oleh sepak bola Selandia Baru. Ia pernah melatih Timnas Wanita Selandia Baru sejak 2006 sampai 2011 dan memimpin tim U20 di Kejuaraan Dunia 2006.

Herdman juga membimbing Timnas Wanita Selandia Baru ke Piala Dunia Wanita FIFA pada tahun 2007 dan 2011 serta Olimpiade Musim Panas 2008 di Beijing .

Karena jasanya, John Herdman dianugerahi gelar Pelatih Sepak Bola Terbaik Selandia Baru (2006, 2008).

Kesuksesannya di Selandia Baru berlanjut ke Kanada saat ia memimpin Timnas Wanita Kanada dan Timnas Kanada.

Bersama tim wanita Kanada, ia mampu menyumbangkan medali emas Pan Amerika 2011, dua kali perunggu di Olimpiade 2012 dan 2016, dan peringkat keenam Piala Dunia Wanita 2015.

Usai sukses bersama tim wanita, ia juga berhasil memecahkan sejarah bagi Timnas Kanada dengan lolos ke Piala Dunia 2022 untuk kali perama sejak 36 tahun terakhir.

"Saya pikir komitmen, gairah, dan kepelatihan itu telah membawa saya dari Inggris ke Selandia Baru, Kanada, dan sekarang Indonesia untuk mengalami berbagai budaya." 

"Pada saat yang sama, untuk pergi ke negara-negara yang siap untuk melangkah ke level permainan selanjutnya, di mana saya merasa, Anda tahu, sebagai pelatih, sebagai pemimpin, saya telah mampu membantu, baik itu tim wanita Selandia Baru atau tim pria wanita Kanada, untuk mencapai level selanjutnya," sambungnya.

Kariernya kini berlanjut ke Timnas Indonesia dan bertekad untuk menciptakan sejarah baru bagi skuad Garuda.

Menurut Herdman, posisi Indonesia saat ini sudah sangat layak berada di level tertinggi sepak bola dunia.

"Saya pikir Indonesia sangat menarik karena Anda dapat merasakannya secara nyata bahwa negara ini siap untuk melangkah ke level selanjutnya."

"Mudah-mudahan warisan saya adalah saya dapat membantu proses itu," tuturnya.

Tag:  #cerita #john #herdman #jadi #pelatih #sejak #usia #tahun #karena #gairah #sepak #bola

KOMENTAR