Hubungan Pemain Barcelona dan Real Madrid Memburuk, Timnas Spanyol Bisa Jadi Korban
Pertandingan El Clasico Real Madrid vs Barcelona pada 26 Oktober 2026 lalu barangkali sudah berakhir di lapangan, namun belum berakhir saat di bawa keluar.
Sebelum laga Real Madrid vs Barcelona berlangsung di Stadion Bernabeu, penggawa kedua tim beberapa kali terlibat perselisihan.
Hubungan antara pemain Barcelona dan Real Madrid dianggap semakin memburuk seteleh pertandingan itu dan memicu kekhawatiran bagi Timnas Spanyol.
Seperti saat Dani Carvajal memaki Lamine Yamal dengan kata-kata kasar saat berada di lapangan yang menyebabkan perseteruan para pemain Real Madrid dan Barcelona.
Sejak saat itu, situasi kedua tim saling memanas menurut laporan dari Diario AS.
Gelandang Timnas Spanyol Pedri merayakan gol keenam La Furia Roja bersama rekan satu timnya pada laga kualifikasi Grup E Piala Dunia FIFA 2026 antara Turkiye dan Spanyol di Stadion Konya Buyuksehir Belediye, Konya, pada 7 September 2025.
Petinggi Federasi Turun Tangan
Mengutip dari Football Espana, selain berselisih dengan Carvajal, Lamine Yamal juga sempat adu cekcok dengan rekannya di Timnas Spanyol, Den Huijsen.
Momen tersebut terjadi saat Barcelona menghadapi Real Madrid di final Piala Super Spanyol pekan lalu di Arab Saudi.
Memanasnya hubungan antara para pemain Timnas Spanyol di Real Madrid dan Barcelona benar-benar merusak performa luar biasa La Roja dalam tiga tahun terakhir.
Karena keretakan antara ketiga pemain tersebut, Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) dikabarkan akan turun tangan mengatasi masalah tersebut.
Belum jelas apakah pembicaraan akan berlangsung antara pejabat Federasi Sepak Bola Spanyol, Lamine Yamal, Carvajal, dan Huijsen, tetapi yang jelas adalah bahwa sebuah solusi diperlukan.
Ketidakharmonisan antar pemain membuat misi Timnas Spanyol untuk bisa meraih gelar juara dunia keduanya terancam di tahun ini.
Spanyol merupakan salah satu tim favorit yang akan mengangkat trofi Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Utara.
Jika La Roja ingin berupaya secara konkret untuk memenangkan Piala Dunia kedua mereka, harus ada keharmonisan sempurna dalam skuad mereka.
Biasa Terjadi di Sepak Bola
Meski kekhawatiran terus muncul terkait performa Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026 imbas keretakan hubungan Carvajal dan Lamine Yamal, sejatinya banyak contoh yang menganggap hal tersebut biasa terjadi.
Mengutip dari World Soccer Talk, sejarah menunjukkan bahwa rekan satu tim dengan masalah pribadi masih dapat tampil efektif di lapangan.
Seperti yang dialami oleh Mohamed Salah dan Sadio Mane yang beberapa kali terlibat perselisihan di Liverpool.
Meski cukup gemilang dan saling melengkapi saat di Liverpool, tak banyak yang tahu jia keduanya tidak memiliki hubungan yang kuat di luar lapangan.
Selain itu, perselisihan juga pernah terjadi antara Álvaro Arbeloa dan Gerard Pique.
Akan tetapi keduanya berhasil berbagi peran di pertahanan La Roja, dan berkontribusi pada kemenangan di Piala Dunia 2010 dan UEFA Euro 2012.
Luis de la Fuente memiliki pekerjaan rumah yang beraat untuk menerapkan manajemen ruang ganti yang efektif yang bisa mencegah masalah pribadi memengaruhi performa di lapangan, karena tidak semua rekan satu tim harus berteman.
Tag: #hubungan #pemain #barcelona #real #madrid #memburuk #timnas #spanyol #bisa #jadi #korban