Harapan Bima Sakti untuk Asisten Lokal John Herdman di Timnas Indonesia
Pelatih Persela Lamongan, Bima Sakti, menaruh harapan besar terhadap keterlibatan pelatih lokal dalam struktur kepelatihan Timnas Indonesia di bawah komando pelatih anyar, John Herdman.
Menurut Bima Sakti, kolaborasi antara pelatih asing dan pelatih dalam negeri menjadi sarana penting untuk transfer ilmu sekaligus peningkatan kualitas sumber daya kepelatihan nasional.
Bima Sakti menilai, kehadiran asisten lokal di Timnas Indonesia bukan hanya soal pendampingan teknis.
Namun, juga investasi jangka panjang bagi sepak bola nasional.
Ia berharap, proses seleksi yang tengah dilakukan PSSI benar-benar membuka ruang bagi pelatih Indonesia untuk berkembang.
PSSI secara resmi menunjuk John Herdman sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia pada Januari 2026.
Pelatih asal Inggris tersebut kini tengah menyusun tim kepelatihan, termasuk mencari asisten lokal yang akan mendampinginya dalam mengelola skuad Garuda.
Sejauh ini, Herdman baru membawa satu staf asing, yakni pelatih fisik Cesar Meylan.
Situasi ini membuka peluang bagi pelatih Indonesia untuk bergabung dan belajar langsung dari pelatih dengan pengalaman internasional.
Pengalaman Bima Sakti sebagai Asisten Pelatih Asing
Bima Sakti merupakan salah satu pelatih lokal yang pernah merasakan langsung bekerja sebagai asisten pelatih asing di Timnas Indonesia.
Ia mendampingi Luis Milla pada periode 2017–2018, pengalaman yang menurutnya sangat berharga dalam memahami standar kepelatihan modern.
Selain Bima Sakti, sejumlah nama pelatih lokal juga pernah mengisi peran serupa, seperti Widodo C Putro yang menjadi asisten Alfred Riedl, Eddy Paryono bersama Ivan Kolev, Yeyen Tumena saat era Simon McMenemy, hingga Nova Arianto yang mendampingi Shin Tae-yong.
Pengalaman-pengalaman tersebut menjadi bukti bahwa pelatih lokal mampu beradaptasi dan berkontribusi di level tertinggi tim nasional.
Pelatih Timnas Indonesia Bima Sakti memberi instruksi pada pemainnya pada pertandingan babak penyisihan grup A Piala Dunia U-17 2023 melawan timnas Panama di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Senin (13/11/2023). Kedua tim bermain imbang 1-1. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/aww.
Komitmen Bima Sakti pada Level Klub
Saat ditemui awak media usai laga Persela Lamongan melawan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Minggu (18/1/2026), Bima Sakti menegaskan komitmennya saat ini bersama klub.
“Saya masih punya kontrak dengan Persela, saya punya komitmen ya,” ucap Bima di mixed zone Stadion Maguwoharjo, Sleman, dikutip dari BolaSport, Minggu (18/1/2026).
Mantan pemain Helsinborg dan Persema itu kini menangani Persela Lamongan di Championship Liga 2 2025-202626, setelah lama berkecimpung di Timnas Indonesia kelompok usia, termasuk membawa Timnas U17 Indonesia tampil di Piala Dunia U17 2023.
Harapan untuk Pelatih Lokal Lain
Meski tak menutup peluang kembali ke tim nasional di masa depan, Bima Sakti justru mendorong agar PSSI memberi kesempatan kepada pelatih lokal lain yang berpotensi.
“Mungkin bisa mencari asisten lain, yang bisa lebih baik, yang bisa menimba ilmu, transfer ilmu,” lanjutnya.
“Dan semakin banyak pelatih lokal yang bisa bekerja sama dengan pelatih timnas, semakin baik,” urainya.
Pernyataan tersebut menegaskan pandangan Bima Sakti bahwa kemajuan Timnas Indonesia tidak bisa dilepaskan dari peningkatan kapasitas pelatih lokal melalui kerja sama langsung dengan pelatih asing.
Dalam proses seleksi yang tengah berjalan, sejumlah nama pelatih lokal disebut masuk radar PSSI sebagai kandidat asisten John Herdman.
Beberapa di antaranya adalah Zulkifli Syukur, Ahmad Amiruddin, dan Kurniawan Dwi Yulianto.
Tag: #harapan #bima #sakti #untuk #asisten #lokal #john #herdman #timnas #indonesia