Dua Modal Persib Tatap Putaran Kedua: Pertahanan Kokoh dan Keangkeran GBLA
- Persib Bandung menutup putaran pertama Super League 2025-2026 dengan catatan pertahanan paling rapat.
Persib Bandung hanya kebobolan 11 gol dari 17 pertandingan, menjadikannya tim dengan jumlah kebobolan paling sedikit sejauh musim ini.
Catatan tersebut bahkan lebih baik dibanding musim lalu, saat Persib kemasukan 12 gol pada fase serupa.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menilai lini belakang memiliki peran penting dalam persaingan gelar Super League.
Ia mengakui produktivitas gol membantu tim meraih kemenangan, tetapi konsistensi pertahanan memberi fondasi lebih kuat dalam kompetisi panjang.
“Jika melihat hasil dan klasemen, tentu yang paling penting adalah pertahanan berjalan dengan baik,” ujar Bojan Hodak dikutip dari Kompas.com.
“Jadi sejauh ini pertahanan kami yang terbaik di liga.”
Ia kembali menegaskan pandangannya soal keseimbangan tim.
“Tentu saja ini adalah kunci. Karena serangan bisa memenangkan pertandingan. Tapi pertahanan bisa memenangkan gelar juara,” kata pelatih asal Kroasia tersebut.
Keangkeran GBLA Jadi Kekuatan Tambahan
Kekacauan di pertahanan Persija Jakarta, penyerang Persib Bandung Uilliam Barros mengambil keuntungan pada laga pekan ke-17 Super League 2025-2026, Minggu (11/1/2026) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Selain pertahanan solid, Persib juga membawa modal kuat dari performa kandang, Stadion Gelora Bandung Lauta Api (GBLA).
Statistik menunjukkan Maung Bandung menyapu bersih delapan laga kandang dengan kemenangan.
Dari jumlah itu, gawang Persib yang dijaga Teja Paku Alam melalui tujuh pertandingan itu dengan clean sheet.
Satu-satunya gol kebobolan di kandang terjadi saat menghadapi Borneo FC Samarinda, itu pun ketika gawang Persib dijaga Fitrah Maulana.
Dukungan Bobotoh di Gelora Bandung Lautan Api kerap memberi tekanan tersendiri bagi tim tamu.
“Tentunya ketika stadion penuh, tidak mudah untuk bermain di sini,” ujar Bojan Hodak. “Ketika tim tamu datang, mereka merasa bergetar.”
Ia menambahkan suasana stadion kerap memengaruhi mental lawan.
“Ketika mendengar gemuruh stadion itu kadang membuat mental pemain lawan turun, nyaris semua lawan merasakan itu,” tuturnya.
Kedua catatan ini, pertahanan kokoh dan rekor di kandang, bisa menjadi modal Persib untuk menatap putaran kedua Super League 2025-2026.
Tekanan Putaran Kedua Super League 2025-2026
Memasuki putaran kedua Super League 2025-2026, Persib diprediksi menghadapi tekanan lebih besar.
Posisi Persib di puncak klasemen Super League dapat membuat setiap lawan datang dengan motivasi tinggi.
Selain itu, ekspektasi suporter juga terus mengiringi langkah tim asuhan Bojan Hodak.
Ia menyadari situasi tersebut sudah menjadi bagian dari keseharian Persib musim ini.
“Di Persib, setiap pertandingan itu selalu ada tekanan,” ujarnya.
“Orang-orang selalu menaruh ekspektasi yang tinggi. Terutama karena sekarang kami mulai bisa memenangkan setiap pertandingan.”
Menurut Bojan, kondisi tersebut bukan hal baru bagi timnya.
“Tapi ini adalah sesuatu hal yang membuat kami sudah terbiasa. Sebab kami sudah sehari-hari hidup seperti ini dalam tiga tahun. Jadi ini hal yang normal di Persib,” ucapnya.
Tag: #modal #persib #tatap #putaran #kedua #pertahanan #kokoh #keangkeran #gbla