3 Alasan Barcelona Rekrut Joao Cancelo dari Al Ahli
Aktivitas Barcelona di bursa transfer Januari menjadi sorotan setelah klub bergerak cepat merespons persoalan di lini belakang pada lanjutan Liga Spanyol. (Photo by CARLOS COSTA / AFP)(AFP/CARLOS COSTA)
09:39
7 Januari 2026

3 Alasan Barcelona Rekrut Joao Cancelo dari Al Ahli

Klub Liga Spanyol (LaLiga), Barcelona, bergerak cepat pada bursa transfer Januari untuk merespons persoalan di lini belakang yang kian mendesak.

Cedera pemain serta keterbatasan opsi bertahan membuat manajemen Blaugrana segera mencari solusi yang aman, efektif, dan minim risiko di tengah kompetisi Liga Spanyol (LaLiga) yang padat.

Pilihan Barcelona akhirnya mengerucut pada nama lama yang sudah akrab dengan atmosfer klub dan tuntutan sepak bola level elite, yakni Joao Cancelo, bek sayap serbabisa yang kini berstatus pemain Al Ahli.

Kesepakatan prinsip telah tercapai dan hanya menunggu pengumuman resmi dari kedua klub di tengah dinamika bursa transfer Januari.

Sekilas, keputusan merekrut Cancelo tampak tak sejalan dengan kebutuhan utama Barcelona yang sebelumnya kehilangan bek tengah kiri akibat cedera Andreas Christensen.

Namun, jika ditelaah lebih dalam, kembalinya Cancelo justru dinilai sebagai langkah paling rasional dan strategis bagi tim asuhan Hansi Flick.

Melansir dari Barca Universal, berikut tiga alasan utama di balik keputusan Barcelona merekrut Joao Cancelo dari Al Ahli.

1. Cancelo Menjawab Kebutuhan Taktis Barcelona

Masalah terbesar Barcelona dalam beberapa pekan terakhir adalah minimnya kedalaman skuad di lini pertahanan.

Cedera dan perubahan posisi memaksa Flick melakukan banyak improvisasi, termasuk menempatkan pemain di luar posisi naturalnya.

Barcelona membutuhkan tambahan di sektor bek kanan karena Jules Kounde terus dimainkan di sisi tersebut setelah Eric Garcia lebih sering diplot sebagai bek tengah atau gelandang bertahan.

Kehadiran Cancelo memberikan opsi alami di kanan, sekaligus membuka kemungkinan Kounde kembali bermain lebih sentral sesuai karakter aslinya.

Di sisi kiri, Cancelo juga menjadi solusi penting. Alejandro Balde praktis tidak memiliki pelapis murni setelah Gerard Martin lebih sering digunakan sebagai bek tengah kiri.

Joao Cancelo (kanan) melakukan selebrasi setelah mencetak gol kelima untuk Barcelona dalam pertandingan Barcelona vs Real Betis pada pekan kelima Liga Spanyol 2023-2024 di Stadion Olimpiade Lluis Companys, Minggu (17/9/2023) dini hari WIB. Barcelona menang telak 5-0 dan memuncaki klasemen Liga Spanyol 2023-2024. (Photo by Josep LAGO / AFP)AFP/JOSEP LAGO Joao Cancelo (kanan) melakukan selebrasi setelah mencetak gol kelima untuk Barcelona dalam pertandingan Barcelona vs Real Betis pada pekan kelima Liga Spanyol 2023-2024 di Stadion Olimpiade Lluis Companys, Minggu (17/9/2023) dini hari WIB. Barcelona menang telak 5-0 dan memuncaki klasemen Liga Spanyol 2023-2024. (Photo by Josep LAGO / AFP)

Kemampuan Cancelo bermain di kedua sisi pertahanan menghadirkan fleksibilitas yang sangat dibutuhkan Barcelona.

Lebih dari itu, kedatangan Cancelo memberi efek domino positif. Gerard Martin bisa fokus mengembangkan peran sebagai bek tengah.

Sementara Eric Garcia dan Kounde kembali memiliki variasi posisi di jantung pertahanan.

Dalam jadwal LaLiga yang ketat, fleksibilitas seperti ini menjadi aset krusial.

2. Komitmen Joao Cancelo pada Proyek Barcelona

Selain aspek teknis, faktor non-taktis juga berperan besar dalam transfer ini.

Joao Cancelo menunjukkan komitmen kuat untuk kembali memperkuat Barcelona meski harus menerima pengorbanan finansial signifikan.

Agar kesepakatan ini terwujud, pengorbanan diperlukan dari semua pihak yang terlibat, termasuk Al-Hilal, Barcelona, dan sang pemain sendiri.

Cancelo mendapatkan sekitar 17 juta euro (setara Rp 333,7 miliar) per musim, angka yang jauh melebihi batasan anggaran Barcelona saat ini.

Untuk sisa paruh musim, ia diperkirakan akan mendapatkan sekitar 8,5 juta euro atau sekitar Rp 166,8 miliar bebas pajak.

Dengan memilih Barcelona, ia menerima pemotongan gaji yang drastis , hanya mendapatkan sekitar 3 juta euro bersih untuk periode yang sama.

Secara praktis, itu berarti pengurangan gaji lebih dari 50%.

Komitmen Cancelo mempercepat jalannya negosiasi. Ia secara jelas menyatakan keinginan hengkang pada Januari.

Meskipun Inter Milan juga menunjukkan ketertarikan dengan tawaran finansial serupa, Cancelo lebih memilih proyek olahraga Barcelona serta kenyamanan bermain di lingkungan yang sudah dikenalnya.

3. Peluang Langka di Bursa Transfer Januari

Mencari bek berkualitas pada bursa transfer Januari bukan perkara mudah. Opsi yang tersedia umumnya mahal atau sulit dilepas klub asalnya.

Barcelona sempat mempertimbangkan bek tengah berpengalaman seperti Stefan de Vrij, tetapi keterbatasan biaya dan situasi kontrak menjadi penghalang.

Dalam konteks ini, Cancelo muncul sebagai peluang langka dengan risiko rendah dan potensi dampak tinggi.

Skema peminjaman disusun agar tetap berada dalam batas keuangan ketat Barcelona, dengan total biaya yang tidak melebihi 5 juta euro (setara Rp 98 miliar).

Angka tersebut membuat transfer Cancelo jauh lebih masuk akal dibandingkan opsi lain yang menuntut investasi besar tanpa jaminan adaptasi cepat.

Keunggulan lain adalah pemahaman Cancelo terhadap filosofi permainan Barcelona.

Ia tidak memerlukan masa adaptasi, tidak perlu mempelajari ulang sistem, dan sudah terbukti mampu memenuhi tuntutan permainan berbasis penguasaan bola.

Bagi Flick, yang sebelumnya bahkan harus menurunkan gelandang seperti Marc Casado sebagai bek sayap di ajang piala, kedatangan Cancelo lebih terasa sebagai kebutuhan mendesak ketimbang kemewahan.

Tag:  #alasan #barcelona #rekrut #joao #cancelo #dari #ahli

KOMENTAR