Karena Alasan Ini Ruben Amorim Dipecat Petinggi Man United
Pelatih Ruben Amorim bereaksi usai pertandingan pekan ke-19 Premier League Man United vs Wolves di Stadion Old Trafford, Manchester, pada Rabu (31/12/2025) dini hari WIB.(AFP/OLI SCARFF)
13:35
6 Januari 2026

Karena Alasan Ini Ruben Amorim Dipecat Petinggi Man United

Pelatih asal Portugal, Ruben Amorim resmi berpisah dengan Manchester United pada Senin (5/1/2026) waktu setempat.

Manchester United memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan Ruben Amorim sehari setelah Setan Merah bermain imbang 1-1 menghadapi Leeds United.

Ruben Amorim telah meninggalkan perannya sebagai Pelatih Kepala Manchester United karena pencapaiannya yang dinilai kurang maksimal oleh para petinggi klub.

          Lihat postingan ini di Instagram                      

Sebuah kiriman dibagikan oleh Manchester United (@manutd)

Rumor pemecatan Amorim memang sudah cukup lama berhembus sejak 14 bulan lamanya semenjak ia menggantikan Erik Ten Hag yang dicopot pada November 2024.

Selama menjadi juru taktik Setan Merah, Amorim hanya memenangkan 24 dari 63 pertandingan yang dipimpinnya dengan hanya mencatatkan 15 kemenangan di Premier League.

Pada musim ini, Amorim hanya mampu membawa Manchester United berada di posisi keenam klasemen sementara dengan torehan 8 kemenangan dari 20 pertandingan musim ini.

Alasan Man United Pecat Amorim

Laporan dari Sky Sports mengatakan jika Ruben Amorim sempat terlibat cekcok dengan direktur sepak bola Jason Wilcox pada Jumat (2/1/2026) lalu.

Para petinggi Manchester United merasa respons Amorim dalam pertemuan yang membahas pendekatan taktis itu sangat negatif dan emosional.

Ruben Amorim dianggap keras kepala karena menolak untuk menyesuaikan taktik dengan kondisi yang berbeda serta evolusi tim.

Selain itu, ada ketidaksepahaman antara Ruben Amorim dan manajemen terkait rencana untuk memperkuat tim pada jendela transfer Januari ini.

Berbagai sumber menyebutkan bahwa klub telah menghabiskan sekitar 250 juta pound (Rp5,6 triliun) di era Amorim dan rencana awalnya adalah memperkuat lini tengah pada musim panas mendatang.

Para petinggi United merasa tim masih berada di posisi yang aman untuk mengamankan tempat di kompetisi Eropa.

Karena sikap negatif Amorim, terutama dengan pernyataan emosional yang berulang kali di media, mereka merasa posisinya telah menjadi tidak dapat dipertahankan.

Para petinggi klub masih percaya pada para pemain United saat ini. Namun, mereka menilai jika optimisme tersebut tidak dimiliki oleh Amorim.

Setelah serangkaian hasil buruk, komentar negatif Amorim yang berulang kali kepada media, hingga puncaknya cekcok dengan Jason Wilcox, pemecatan adalah keputusan yang harus diambil.

Reaksi pelatih Manchester United, Ruben Amorim, pada laga Brentford vs Man United di Gtech Community Stadium pada Sabtu (27/9/2025).AFP/JUSTIN TALLIS Reaksi pelatih Manchester United, Ruben Amorim, pada laga Brentford vs Man United di Gtech Community Stadium pada Sabtu (27/9/2025).

Respons Amorim Usai Dipecat

Sebuah video yang diunggah oleh pakar transfer Fabrizio Romano merekam momen saat Amorim meninggalkan kediamannya di kawasan Cheshire bersama sang istri, Maria Joao Diogo. 

Pelatih berusia 40 tahun itu tampak tersenyum dan bersemangat meski baru saja didepak dari Old Trafford. 

Amorim diketahui keluar rumah untuk berjalan santai di tengah salju dan sempat menyapa serta berbincang singkat dengan para fotografer yang menunggunya.

Sebelumnya, Ruben Amorim disebut tak terkejut dengan apa yang telah terjadi dan sudah menduga hal itu akan terjadi.

Amorim telah berjuang lama untuk bertahan tanpa dukungan dari jajaran manajemen klub dan merasa frustrasi selama melatih Setan Merah.

Meski begitu, Amorim tetap optimistis Manchester United akan finis di zona Liga Champions pada akhir musim nanti.

Pelatih 40 tahun itu selalu memberikan pendapat jujurnya dan menegaskan bahwa ia merasa United membutuhkan satu atau dua pemain berpengalaman di bursa transfer Januari ini, khususnya seorang striker berpengalaman di Premier League.

Tag:  #karena #alasan #ruben #amorim #dipecat #petinggi #united

KOMENTAR