Sunderland ''Raja Seri'' Premier League, Bikin Lawan Gigit Jari di Stadium of Light
Gelandang Manchester City, Phil Foden, berduel dengan gelandang Sunderland, Granit Xhaka, dalam lanjutan Premier League(Dokumentasi Sunderland)
04:38
4 Januari 2026

Sunderland ''Raja Seri'' Premier League, Bikin Lawan Gigit Jari di Stadium of Light

Sunderland kembali menunjukkan ketangguhan mereka di Premier League musim ini. Berstatus sebagai tim promosi, namun tim berjuluk The Black Cats itu mampu menunjukkan kekuatan mereka di lapangan.

Tim terakhir yang terpeleset adalah Manchester City. Diunggulkan bakal meraih poin penuh, The Citizens justru harus gigit jari setelah gagal mencetak satu pun gol di laga ini dan hanya pulang membawa satu poin dari Stadium of Light.

Musim ini, Sunderland memang sangat tangguh ketika tampil di kandang. Stadium of Light membuktikan diri sebagai "neraka" bagi tim tamu, tak peduli statusnya.

Lihat saja Man City yang datang dengan skuad ratusan juta poundsterling. Namun, realita di lapangan berkata lain. 

Erling Haaland yang biasanya jadi monster di kotak penalti bisa dibuat mati kutu.

Barisan pertahanan Sunderland tampil disiplin bak tentara, menutup setiap celah passing dari Rayan Cherki dkk.

Frustrasi terlihat jelas di wajah manajer The Citizens, Pep Guardiola, melihat anak-anak asuhnya kesulitan merobohkan tembok "beton" berlapis yang dibangun anak-anak The Black Cats.

Bek Sunderland, Nordi MukieleDokumentasi Sunderland Bek Sunderland, Nordi Mukiele

Statistik penguasaan bola memang dimenangkan oleh Man City. Tapi, berbicara soal efektivitas, Sunderland unggul dibandingkan tim tamu.

Sebelum Man City, Leeds United sudah terlebih dulu merasakan sulitnya membawa pulang poin penuh dari stadion berkapasitas 48 ribu penonton itu.

Dua tim teratas klasemen Premier League musim ini, Arsenal dan Aston Villa, pun juga gagal memetik poin penuh dari kandang Sunderland.

Di luar kandang, Brighton and Hove Albion serta Liverpool juga dipaksa berbagi angka oleh The Black Cats.

Status Raja Seri

Hasil ini seolah mengukuhkan status baru Sunderland sebagai "Raja Seri" Premier League musim ini yang telah menorehkan 8 hasil imbang.

Fenomena "hobi seri" ini memang unik. Di satu sisi, suporter bangga karena timnya jadi sulit dikalahkan. 

Mampu menahan imbang tim sekelas Man City, Brighton, dan Leeds berturut-turut adalah bukti mentalitas baja. Sunderland bukanlah promosi yang numpang lewat.

Tapi di sisi lain, status "Raja Seri" ini jadi peringatan tersendiri bagi tim asuhan Regis Le Bris.

Gelandang Sunderland, Granit XhakaDokumentasi Sunderland Gelandang Sunderland, Granit Xhaka

Mengumpulkan satu poin demi satu poin memang bisa mengamankan Sunderland di papan tengah, namun di satu sisi Sunderland tampak "lupa" caranya mendapatkan tiga poin kemenangan.

Ketangguhan Robin Roefs

Keberhasilan Sunderland dalam menahan imbang tim yang lebih tinggi secara kualitas, termasuk Mancity, tak lepas dari aksi heroik Robin Roefs di bawah mistar gawang. 

Dia menampilkan performa impresif dengan melakukan penyelamatan gemilang di masa injury time.

Kiper berpaspor Belanda itu menepis tendangan jarak jauh pemain The Citizens dan itu benar-benar bernilai emas.

Sebab, cerita bakal berbeda andai si kulit bundar masuk ke gawang. Roefs memastikan gawang Sunderland tetap perawan dan satu poin diamankan.

 

Tag:  #sunderland #raja #seri #premier #league #bikin #lawan #gigit #jari #stadium #light

KOMENTAR