



Pahami Mitigasi Bencana Gempa Bumi Seperti yang Terjadi di Gresik dan Tuban
Baru-baru ini, telah terjadi gempa bumi di wilayah laut utara Jawa yang berpusat di Tuban hingga menjalar ke pulau Bawean Gresik, tepatnya pada Jum’at (22/3) lalu.
Tuban dan Gresik, khususnya Bawean menjadi area yang terdampak parah atas gempa bumi yang berlangsung. Ratusan rumah terpantau mengalami kerusakan.
Hingga Sabtu (23/3) kemarin, gempa bumi susulan masih terasa dengan skala yang beragam di Gresik maupun Tuban.
Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan saat terjadi gempa bumi agar tetap selamat selama bencana.
Dikutip dari bpbd.jogjaprov.go.id, Minggu (24/3), dijelaskan terdapat beberapa mekanisme mitigasi bencana khususnya gempa bumi.
Pra gempa bumi
Gempa memang sulit untuk diprediksi kapan terjadi. Oleh karenanya, semua orang diharapkan memiliki pengetahuan mekanisme penyelamatan diri jika bencana ini terjadi.
Mulai dari menyiapkan rencana penyelamatan diri jika gempa terjadi. Termasuk rute mana saja yang tercepat dalam evakuasi.
Melakukan latihan untuk menghindari reruntuhan seperti merunduk, perlindungan kepala, berpegangan maupun bersembunyi di bawah meja.
Menyediakan alat pemadam kebakaran, alat keselamatan standar dan persediaan obat-obatan di tempat tinggal maupun area lainnya.
Selain itu, mengantisipasi dengan konstruksi rumah yang kokoh terhadap guncangan gempa bumi.
Serta perlu memperhatikan daerah-daerah yang rawan gempa dan aturan terkait penggunaan lahan yang ditetapkan oleh pemerintah.
Ketika gempa bumi berlangsung
Terdapat beberapa hal yang perlu dilakukan jika terjadi gempa khususnya ketika berada di suatu bangunan seperti rumah, sekolah, maupun bangunan bertingkat.
- Berlindung di bawah meja dapat dilakukan untuk menghindari jatuhnya benda.
- Lindungilah kepala dengan bantal, helm atau berdiri di bawah pintu.
- Jika posisi sedang masak, matikan kompor serta mematikan semua peralatan yang menggunakan listrik untuk mencegah kebakaran.
- Jika hendak keluar rumah, perhatikan sekitar tentang benda-benda material yang mungkin jatuh. Tetap lindungi kepala.
- Segera menuju ke lapangan terbuka, hindari berdekatan dengan tiang, pohon, sumber aliran listrik maupun gedung yang potensi roboh.
- Jangan menggunakan lift apabila sudah ada guncangan. Gunakan tangga darurat untuk evakuasi keluar bangunan.
- Jika terlanjur menggunakan elevator, tekan semua tombol atau gunakan interphone untuk panggilan kepada pengelola gedung.
- Kenali bagian bangunan yang terkandung struktur kuat seperti pada sudut bangunan.
- Jika ada petugas keamanan, ikuti intruksi untuk evakuasi.
Adapun mitigasi bencana ketika sedang di dalam kendaraan mobil yang perlu dilakukan saat gempa bumi terjadi.
- Ketika gempa bumi berlangsung dengan skala yang besar, pengemudi akan kehilangan kontrol pada mobil
- Segera jauhi persimpangan, pinggirkan mobil ke kiri bahu jalan dan berhentilah.
- Ikuti intruksi petugas berwenang dengan memperhatikan linggungan sekitar, atau melalui alat komunikasi lain seperti gawai maupun radio.
Jika terdapat peringatan tsunami yang akan terjadi, segera melakukan evakuasi ke lokasi yang lebih tinggi.
Pasca gempa bumi
Kemudian ada pula beberapa hal yang perlu dilakukan setelah gempa bumi berlangsung.
- Tetap waspada terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi.
- Ketika berada di suatu bangunan, segera evakuasi diri setelah gempa bumi berhenti.
- Jika berada di dalam rumah, tetap berada di bawah meja yang kokoh dan kuat.
- Perhatikan keberadaan api untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran.
- Berdirilah di tempat yang terbuka jauh dari gedung dan instalasi listrik dan air.
- Jika di luar bangunan dengan tebing yang mengelilingi, hindari area yang rawan longsor.
- Jika berada di mobil, menepi di pinggir jalan dan tetap berada di mobil. Serta hindari berhenti di bawah maupun di atas jembatan atau rambu lalu lintas.
***
Tag: #pahami #mitigasi #bencana #gempa #bumi #seperti #yang #terjadi #gresik #tuban