Bakom Ungkap Kebijakan WFH ASN Hemat Anggaran Perjalanan Dinas Rp 1,94 T
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI, M Qodari.(YouTube Sekretariat Presiden)
20:26
10 Juni 2026

Bakom Ungkap Kebijakan WFH ASN Hemat Anggaran Perjalanan Dinas Rp 1,94 T

- Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI Muhammad Qodari mengungkapan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap Jumat menghemat anggaran perjalanan nilai senilai Rp 1,94 triliun.

“Penghematan paling signifikan merujuk pada data Kementerian PANRB terjadi pada anggaran perjalanan dinas secara nasional, yaitu Rp 1,94 triliun,” ujar Qodari dalam jumpa pers di kantornya, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (10/6/2026).

Baca juga: WFH ASN Berlanjut Dua Bulan ke Depan

Berdasarkan data Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) per 26 Mei 2026, hingga 25 Mei 2026, baru 143 dari 726 atau 20 persen instansi pemerintah yang menyampaikan laporan evaluasi pelaksanaan kebijakan tersebut.

Rinciannya terdiri dari 15 kementerian, 20 lembaga pemerintah pusat, dan 108 pemerintah daerah.

Dari jumlah tersebut, terdapat delapan pemerintah provinsi, 23 pemerintah kota, dan 77 pemerintah kabupaten.

“Ini kalau 20 persen yang melaporkan, (hemat anggaran perjalanan dinas) hampir Rp 2 triliun, berarti kalau 100 persen kali lima ya, Pak ya? Rp 10 triliun. Ya, koreksi ya, matematika sederhana ini,” ujar dia.

Baca juga: WFH ASN Setiap Jumat Dinilai Mampu Mengurai Mobilitas di Kota Besar

Selain itu, terdapat penghematan biaya utilitas sebesar Rp 65 miliar, yang terdiri dari penghematan listrik Rp 34 miliar, bahan bakar minyak (BBM) kendaraan dinas Rp 20 miliar, dan penggunaan air Rp 11 miliar.

Adapun langkah efisiensi yang paling banyak diterapkan instansi pemerintah adalah pembatasan penggunaan fasilitas kantor oleh 113 instansi, pembatasan kendaraan dinas oleh 109 instansi, serta pembatasan perjalanan dinas oleh 106 instansi.

Sementara itu, sebanyak 73 instansi menerapkan peningkatan penggunaan transportasi umum dan pembatasan kegiatan di luar jam kerja.

Perang belum berakhir, WFH ASN diperpanjang

Diberitakan sebelumnya, pemerintah resmi memperpanjang kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap hari Jumat untuk dua bulan ke depan mulai Mei lalu.

Pemerintah beralasan, keputusan tersebut dilakukan mengingat kondisi ekonomi global yang dipenuhi ketidakpastian akibat konflik bersenjata di Timur Tengah yang belum mereda.

"Di mana perang belum berakhir, maka juga akan dilanjutkan work from home untuk dua bulan ke depan," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, seusai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Tag:  #bakom #ungkap #kebijakan #hemat #anggaran #perjalanan #dinas

KOMENTAR