Pergantian Kepemimpinan, BGN Diharapkan Perbaiki Komunikasi Publik
Badan Gizi Nasional (BGN). PPPK BGN 2026. PPPK Badan Gizi Nasional 2026. Gaji PPPK BGN 2026. Gaji PPPK BGN. Gaji SPPG BGN. Gaji SPPG PPPK BGN. Gaji PPPK SPPG BGN.(ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)
14:38
3 Juni 2026

Pergantian Kepemimpinan, BGN Diharapkan Perbaiki Komunikasi Publik

Pakar kebijakan publik Universitas Indonesia, Lina Miftahul Jannah berharap ada cara komunikasi publik yang lebih baik dalam tampuk kepemimpinan baru Badan Gizi Nasional (BGN).

“Termasuk menggunakan basis data kalau bicara sesuatu,” kata Lina kepada Kompas.com melalui telepon, Rabu (3/6/2026).

Lina memberikan contoh, di masa lalu keracunan makan bergizi gratis (MBG) direspons dengan cara membandingkan angka kuantitas.

Padahal yang perlu direspons adalah terkait kualitas makanan yang dibagikan agar peristiwa keracunan tidak terulang lagi.

Baca juga: Kepala BGN Dicopot, KSP: Presiden Ingin Tak Ada Korupsi

Sebab itu, dia berharap agar pejabat BGN yang baru bisa berkomunikasi dengan benar.

“Bukan hanya semata-mata misalnya membela pemerintah, tetapi harus basis data,” ucapnya.

Selain itu, Lina mengatakan perlu adanya transparansi di setiap langkah kebijakan BGN. Misalnya terkait data daerah yang didirikan SPPG.

“Misalnya terkait penyaluran MBG, apakah betul di tempat-tempat yang seharusnya dibutuhkan?” tuturnya.

Dengan cara mengubah pola komunikasi tersebut, Lina meyakini akan ada banyak perubahan besar dalam kebijakan BGN.

Baca juga: Kepala BGN Nanik S Deyang Punya 8 Harta Properti Rp 5,40 Miliar

“Artinya kembali lagi kalau dia tidak mengubah bagaimana cara berkomunikasi, etika pejabat publik, saya pikir enggak akan ada perubahan terhadap BGN,” katanya.

Pergantian Kepala BGN

Sebagai informasi, Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) pada Selasa (2/6/2026).

Baca juga: Penggeledahan di Kantor BGN, Sahroni: Ini Tunjukkan Presiden Gak Main-Main

Dadan digantikan oleh Nanik S. Deyang.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, masalah kedisiplinan dalam menjalankan standar operasional prosedur menjadi alasan pencopotannya.

Dadan juga dinilai tidak bisa memenuhi kualitas makanan dalam MBG yang dibagikan ke masyarakat.

“Termasuk kedisiplinan di dalam menjaga kualitas dari makanan yang seharusnya sudah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional,” ucap Prasetyo.

Baca juga: Penggeledahan Kantor BGN Sudah Sejak Pukul 2 Pagi

Tag:  #pergantian #kepemimpinan #diharapkan #perbaiki #komunikasi #publik

KOMENTAR