Pemakaman Ali Khamenei Digelar Juni, Jutaan Pelayat dari Berbagai Negara Diperkirakan Hadir
Pemerintah Republik Islam Iran saat ini tengah mempersiapkan prosesi pemakaman berskala besar untuk melepas kepergian mendiang Pemimpin Tertinggi, Ayatollah Ali Khamenei.
Upacara penghormatan terakhir bagi tokoh sentral negara tersebut rencananya akan diselenggarakan di tiga kota utama, yakni Teheran, Qom, dan Mashhad.
Rangkaian prosesi pemakaman ini diperkirakan menjadi salah satu perhimpunan umat Islam dan penganut Syiah terbesar yang pernah tercatat dalam sejarah.
Wakil Wali Kota Teheran untuk Urusan Sosial dan Budaya, Mohammad-Amin Tavakolizadeh, memberikan rincian terkait rencana pemakaman tersebut pada Selasa.
Ia menjelaskan bahwa jenazah Ayatollah Ali Khamenei nantinya akan dikebumikan di dekat Makam Imam Reza di Kota Mashhad.
Ayatollah Ali Khamenei (Wikimedia Commons/4nn1l2)Terkait jadwal pelaksanaan, otoritas setempat telah menetapkan bahwa prosesi pemakaman akan berlangsung pada akhir Zulhijjah 1447 Hijriah hingga awal Muharram 1448 Hijriah, yang bertepatan dengan pertengahan Juni mendatang.
Tavakolizadeh memastikan rangkaian penghormatan terakhir akan dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut.
Khusus di Teheran, prosesi penghormatan dan doa bersama dijadwalkan berlangsung selama sedikitnya 24 jam penuh.
Diperkirakan Dihadiri Jutaan Pelayat
Kota Mashhad, yang telah ditetapkan sebagai lokasi peristirahatan terakhir mendiang, kini bersiap menyambut gelombang besar pelayat dari berbagai penjuru.
Pemerintah setempat memperkirakan jutaan pelayat tidak hanya datang dari dalam negeri, tetapi juga dari sejumlah negara seperti Pakistan, Afghanistan, India, dan Bangladesh.
“Upacara pemakaman Ali Khamenei akan menjadi perhimpunan umat Islam dan Syiah terbesar sedunia,” ujar Tavakolizadeh dikutip dari Antara.
Ia juga menyoroti bagaimana suasana duka mendalam tersebut telah melampaui batas-batas Iran.
Menyusul penetapan masa berkabung resmi di Irak yang diikuti pelaksanaan upacara pemakaman simbolis di berbagai kota, ia meyakini gelombang duka serupa akan terjadi di negara-negara lain.
Tavakolizadeh menilai suasana berkabung juga akan menyelimuti negara-negara Islam yang memiliki ikatan kuat dengan Iran, seperti Pakistan, Afghanistan, dan Yaman.
Latar Belakang Peristiwa
Sebagai informasi, Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, disebut gugur pada akhir Februari lalu.
Ia menjadi korban dalam sebuah serangan yang menargetkan kediaman sekaligus tempat kerjanya di pusat Kota Teheran.
Peristiwa tersebut disebut terjadi pada hari pertama kampanye militer atau serangan gabungan yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari.
Merespons kematian pemimpin spiritual mereka, angkatan bersenjata Iran kemudian meluncurkan serangan balasan dalam skala besar.
Rentetan rudal balistik dan drone tempur diarahkan ke berbagai titik strategis milik Amerika Serikat dan Israel di kawasan Timur Tengah.
Sebagai bagian dari strategi pertahanan dan tekanan geopolitik, militer Iran juga memberlakukan blokade ketat terhadap Selat Hormuz sejak awal konflik.
Hingga kini, otoritas Iran disebut masih mempertahankan kendali penuh terhadap lalu lintas pelayaran di jalur maritim strategis tersebut.
Mereka hanya mengizinkan kapal-kapal dagang dari negara tertentu untuk melintas dengan syarat mematuhi regulasi keamanan yang ditetapkan angkatan laut Iran.
Tag: #pemakaman #khamenei #digelar #juni #jutaan #pelayat #dari #berbagai #negara #diperkirakan #hadir