KPK Minta Wamen Imipas Silmy Karim Kooperatif Serahkan Diri
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim.(Dok. Kementerian Imipas)
21:18
3 Juni 2026

KPK Minta Wamen Imipas Silmy Karim Kooperatif Serahkan Diri

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim bersikap kooperatif dengan menyerahkan diri ke KPK.

“Kami juga mengimbau agar yang bersangkutan juga bisa kooperatif barangkali bisa menyerahkan diri ke KPK sehingga bisa membantu proses penanganan perkara ini,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih, Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Budi mengatakan, pihaknya masih menelusuri peran Silmy Karim dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjerat sejumlah pejabat di lingkungan Imigrasi Jakarta Barat.

Baca juga: Menteri Imipas Sempat Bertemu Wamen Silmy Karim yang Sedang Diburu KPK

“Sehingga tim tentunya kemudian membutuhkan kehadiran dan juga keterangan dari yang bersangkutan,” ujarnya.

Budi juga bilang, tim mendapatkan informasi bahwa Silmy Karim berada di Indonesia, tepatnya di Jakarta.

“Informasi terakhir yang tim dapatkan, keberadaan SK ada di Jakarta dan sekitarnya,” tuturnya.

Dia mengatakan, saat ini, tim masih melakukan pencarian terhadap Silmy.

“Tim masih terus melakukan pencarian. KPK meminta agar para pihak dapat kooperatif,” ucap dia.

Baca juga: KPK Dapat Info Wamen Imipas Silmy Karim Berada di Jakarta

Secara terpisah, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menteri Imipas) Agus Andrianto mengaku sempat bertemu dan berkomunikasi dengan Wamen Imipas Silmy Karim di kantor Kementerian Imipas, Jakarta, saat Silmy tengah diburu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Agus mengatakan, dalam pertemuan itu, ia sempat memberikan saran kepada Silmy.

“Tadi sempat komunikasi dan saran saya akomodatif,” kata Agus melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Rabu malam.

“(Silmy ada di) Jakarta, karena siang tadi ketemu dengan saya di kantor," ujar dia.

Meski demikian, Agus belum menanggapi soal keberadaan Silmy saat ini.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencari keberadaan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim.

Baca juga: KPK Cari Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar

Pencarian Silmy dilakukan terkait dengan pengembangan Operasi Tangkap Tangan (OTT) Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Ronald Arman Abdullah yang dilakukan sejak Selasa (2/6/2026) malam.

“Tim masih terus melakukan pencarian,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Rabu (3/6/2026).

Budi meminta para pihak untuk kooperatif dalam penanganan perkara tersebut.

“KPK meminta agar para pihak dapat kooperatif,” ujarnya.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap belasan orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait Imigrasi Jakarta Barat, pada Selasa (2/6/2026) malam.

Salah satu yang diamankan adalah Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat Ronald Arman Abdullah.

Baca juga: KPK Tangkap 17 Orang dalam OTT Imigrasi Jakbar, Termasuk Eks Plt Dirjen

“Salah satunya itu (Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat). Dalam progresnya, ada belasan orang yang diamankan dalam rangkaian kegiatan peristiwa tertangkap tangan kali ini,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih, Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Budi mengatakan, dalam OTT itu, KPK juga menyita sejumlah barang bukti di antaranya, mobil, motor, uang tunai, dan logam mulia.

“Dan juga barang bukti yang diamankan ada kendaraan, mobil, motor, dan juga barang bukti dalam bentuk uang tunai, valas ada USD dan SGD, dan juga ada dalam bentuk logam mulia emas,” ujarnya.

Saat ini, kata Budi, tim penyidik masih berada di lapangan dan terus berkembang menuju wilayah Bali dan Jawa Barat.

“Saat ini tim beberapa masih bergerak di lapangan, jadi nanti kami akan update terus perkembangannya termasuk juga barang bukti-barang bukti yang diamankan, nanti kami akan update secara detail untuk jumlahnya,” tuturnya.

Tag:  #minta #wamen #imipas #silmy #karim #kooperatif #serahkan #diri

KOMENTAR