Timwas DPR Sidak Kebersihan hingga Uji Rasa Makanan di Dapur Haji Makkah
Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dapur katering haji dengan memeriksa kebersihan hingga rasa makanan yang dihasilkan dapur.
"Kami sengaja datang langsung ke dapur Almusafirun karena ini dapur dengan jarak distribusi paling jauh ke Hotel Al-Hidayah, sekitar 12 kilometer. Kami ingin memastikan kualitas makanan tetap terjaga dan distribusi berjalan tepat waktu meskipun jaraknya cukup jauh," kata Wakil Ketua Komisi VIII DPR sekaligus anggota Timwas Haji DPR, Ansory Siregar, dalam keterangan persnya, dikutip Senin (25/5/2026).
Dapur katering haji yang disidak adalah dapur Almusafirun yang menyuplai konsumsi jemaah haji Indonesia di Hotel Al-Hidayah, Makkah.
Baca juga: Menhaj Cek Dapur Haji 2026 di Madinah, Pastikan Konsumsi Jemaah Higienis dan Bercita Rasa Nusantara
Ansory menjelaskan, alasan Timwas memberi perhatian khusus terhadap enam dapur katering di Hotel Al-Hidayah lantaran jalur distribusinya yang panjang.
Empat dapur katering berada di radius sekitar 2,5 kilometer dari hotel. Sementara dua dapur lainnya berjarak cukup jauh, yakni sekitar 10 hingga 12 kilometer.
Politikus PKS itu menegaskan bahwa faktor jarak tidak boleh menjadi alasan menurunnya kualitas pelayanan konsumsi bagi jemaah haji Indonesia.
Menurutnya, aspek higienitas dan ketepatan distribusi harus menjadi perhatian utama seluruh vendor katering.
"Kami mengapresiasi pelayanan yang sudah berjalan baik saat ini. Namun, mengingat jarak yang cukup jauh sekitar 12 kilometer, kami mengingatkan agar manajemen dapur senantiasa menjaga ritme kerja, ketepatan waktu distribusi, serta penerapan higienitas secara ketat," ungkapnya.
Baca juga: Pelayanan Konsumsi Jemaah Harus Jadi Perhatian Selama Puncak Haji 2026
Timwas juga memeriksa langsung proses produksi makanan, kebersihan area dapur, kesiapan tenaga kerja, hingga sistem pengemasan makanan sebelum didistribusikan ke hotel tempat jemaah menginap.
Selain itu, Timwas juga berdialog dengan manajemen dapur terkait mekanisme pengiriman makanan agar tetap layak konsumsi saat diterima jemaah.
Uji rasa
Timwas DPR RI juga melakukan uji rasa (food tasting) terhadap menu yang disajikan kepada jemaah haji Indonesia.
Timwas mencicipi langsung nasi dan lauk-pauk yang diproduksi Dapur Almusafirun guna memastikan cita rasa sesuai dengan preferensi jemaah Indonesia.
"Hasil pengecekan kami, rasa makanannya cukup baik dan sesuai dengan lidah jemaah Indonesia. Ini penting karena konsumsi menjadi salah satu faktor penunjang kenyamanan jemaah dalam menjalankan ibadah," kata dia.
Tag: #timwas #sidak #kebersihan #hingga #rasa #makanan #dapur #haji #makkah