Dipanggil Prabowo, Airlangga Laporkan Respons Positif Pengusaha soal Ekspor Lewat PT DSI
Menteri Perekonomian (Menko) Airlangga Hartarto di Kompleks Istana, Jakarta, Jumat (22/5/2026). (KOMPAS.com/Rahel)
18:14
22 Mei 2026

Dipanggil Prabowo, Airlangga Laporkan Respons Positif Pengusaha soal Ekspor Lewat PT DSI

- Menteri Perekonomian (Menko) Airlangga Hartarto mengungkap respons asosiasi pengusaha positif terkait kebijakan pemerintah soal ekspor melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).

Airlangga melaporkan hasil sosialisasi yang dilakukan kementeriannya ini kepada Presiden RI Prabowo Subianto di Kompleks Istana, Jakarta, Jumat (22/5/2026).

"Hampir dari seluruh asosiasi baik dalam maupun luar negeri mereka mengapresiasi kebijakan yang diambil oleh pemerintah dan mereka siap untuk bekerja sama dengan badan yang dibentuk oleh pemerintah," ucap Airlangga singkat.

Baca juga: Airlangga Imbau Investor Tenang dan Percaya Kebijakan Pemerintah soal PT DSI

Diketahui, Kementerian Koordinator Perekonomian menggelar sosialisasi kebijakan ekspor sumber daya alam (SDA) strategis kepada asosiasi pengusaha di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (21/5/2026) kemarin.

Adapun pemerintah membentuk BUMN baru, PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI), yang akan mulai bekerja pada 1 Juni.

PT DSI nantinya akan bekerja langsung di bawah BPI Danantara dengan fokus mengelola transaksi ekspor sejumlah komoditas sumber daya alam strategis.

"Pak Menteri Investasi/Kepala BKPM sudah membentuk yang namanya PT Danantara Sumber Daya Indonesia. Nanti dijelaskan lebih lanjut," ujar Menteri Koordinator Airlangga Hartarto dalam jumpa pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Baca juga: Alasan Eks Bos Vale Dipilih Jadi Dirut PT DSI, Pengalamannya Banyak dan Bisa Bahasa Indonesia

Implementasi ekspor lewat PT DSI ini akan dimulai pada 1 Juni.

Selama tiga bulan ke depan hingga 31 Desember 2026, PT DSI akan berfungsi sebagai penilai sekaligus perantara antara penjual dan pembeli untuk komoditas tertentu yang diekspor ke luar negeri.

Setelahnya, PT DSI baru akan bekerja secara penuh mulai Januari 2027, yang fungsinya membeli langsung komoditas dari eksportir, memegang barang, sekaligus menanggung risiko perdagangan sebelum menjualnya ke pasar internasional.

Tujuan kebijakan ini adalah agar tidak lagi ada manipulasi data atau underinvoicing serta mengoptimalkan devisa hasil ekspor ke Indonesia.

Tag:  #dipanggil #prabowo #airlangga #laporkan #respons #positif #pengusaha #soal #ekspor #lewat

KOMENTAR