Puncak Keberangkatan Idul Adha Diprediksi 26 Mei, Kemenhub Siapkan Pengawasan
Ilustrasi mudik Lebaran.(tribratanews.jabar.polri.go.id)
08:39
23 Mei 2026

Puncak Keberangkatan Idul Adha Diprediksi 26 Mei, Kemenhub Siapkan Pengawasan

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan mengingatkan operator transportasi umum dan masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan menjelang libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Mobilitas masyarakat diperkirakan meningkat di sejumlah ruas jalan dan simpul transportasi selama periode libur Iduladha tahun ini.

Puncak arus keberangkatan diproyeksikan terjadi pada 26 Mei 2026. Arus balik diperkirakan mencapai puncaknya pada 1 Juni 2026.

Baca juga: Harga Tiket Pesawat Domestik Berpotensi Naik, Kemenhub Beri Penjelasan

Kementerian Perhubungan memperkuat sejumlah langkah pengamanan dan pengaturan lalu lintas untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas tersebut.

Langkah itu dilakukan melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga, penempatan personel di titik strategis, peningkatan pengawasan operasional, serta sosialisasi keselamatan kepada masyarakat.

“Kami selalu berusaha menjamin keselamatan masyarakat, salah satunya peningkatan pengawasan angkutan umum atau rampcheck di terminal dan pool bus hingga sosialisasi keselamatan berkendara,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, dalam keterangan resmi, Jumat (22/5/2026).

“Untuk rampcheck sendiri, kami rutin lakukan di 115 terminal tipe A (TTA), pada periode 1 Januari hingga 15 Mei 2026 kami telah melakukan lebih dari 1,4 juta pemeriksaan bus AKAP yang berangkat dari TTA,” lanjutnya.

Aan mengingatkan pengguna transportasi umum agar memilih angkutan yang memenuhi aspek keselamatan.

Masyarakat juga bisa menggunakan aplikasi Mitra Darat untuk memeriksa informasi dan kelaikan angkutan umum.

Baca juga: Kecelakaan KA Bekasi Timur Bikin Kemenhub Berbenah, 172 Pelintasan Bakal Ditutup

Bus yang telah lulus ramp check juga dapat dikenali dari stiker pada kaca depan kendaraan.

Stiker tersebut menjadi tanda kendaraan telah memenuhi aspek kelaikan jalan.

Aan juga berpesan kepada masyarakat yang akan bepergian menggunakan kendaraan pribadi agar mempersiapkan perjalanan dengan baik.

Masyarakat perlu memastikan kendaraan dalam kondisi baik.

Pengemudi juga harus berada dalam kondisi sehat dan prima sebelum melakukan perjalanan.

“Penting bagi masyarakat untuk betul-betul mempersiapkan perjalanan jika bepergian menggunakan kendaraan pribadi, dengan melakukan perawatan berkala di bengkel tepercaya guna memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan. Kemudian, selalu rencanakan rute perjalanan sejak awal dan pastikan pengemudi benar-benar sehat serta tidak kurang tidur,” katanya.

Aan menyarankan pengendara beristirahat secara berkala setiap dua hingga empat jam sekali.

Istirahat berkala dinilai penting untuk mengurangi risiko kecelakaan akibat kelelahan berkendara.

Aan juga mengimbau pengguna jalan agar tertib dan mematuhi aturan lalu lintas.

“Kami sarankan untuk beristirahat secara berkala dan tidak memaksakan untuk mengemudi lebih dari empat jam tanpa istirahat. Pengguna kendaraan pribadi harus selalu disiplin seperti patuhi aturan yang berlaku, menggunakan seatbelt, pakai helm berstandar nasional, hingga mematuhi batas kecepatan dan sesuaikan kecepatan dengan kondisi cuaca serta jalan,” imbaunya.

Aan juga menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi antar-pemangku kepentingan dalam menghadapi peningkatan mobilitas selama libur Iduladha.

Korlantas Polri telah menyiapkan personel untuk manajemen operasional lalu lintas.

Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) juga telah memastikan kemantapan ruas jalan tol dan non-tol.

Layanan patroli, gerbang tol, kamera pengawas atau CCTV, hingga rest area juga dioptimalkan.

PT ASDP Indonesia Ferry menyiapkan 75 kapal untuk mendukung kelancaran penyeberangan lintas Merak-Bakauheni.

Kapal tersebut juga disiapkan sebagai bagian dari mitigasi saat cuaca buruk.

Kementerian Perhubungan juga menyiapkan standar operasional prosedur dan langkah penanganan cepat untuk mengantisipasi lonjakan antrean akibat operasional truk di Pelabuhan Ketapang.

Langkah tersebut akan digunakan jika terjadi kondisi darurat atau khusus di lapangan.

Aan menambahkan, kesiapan pemerintah perlu didukung kepatuhan seluruh pengguna jalan.

Operator dan awak angkutan umum juga diminta ikut menjaga keselamatan selama periode libur panjang.

Menurut Aan, kepatuhan bersama menjadi kunci penting untuk menekan potensi kecelakaan lalu lintas saat mobilitas masyarakat meningkat.

“Kami imbau seluruh operator angkutan umum dan masyarakat yang akan bepergian saat libur Iduladha untuk terus utamakan keselamatan selama perjalanan. Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama, baik pemerintah dan pengguna jalan untuk mewujudkan perjalanan yang aman, nyaman, lancar, serta selamat sampai tujuan,” tegas dia.

Tag:  #puncak #keberangkatan #idul #adha #diprediksi #kemenhub #siapkan #pengawasan

KOMENTAR