Jelang Muktamar, Gus Ipul Bicara Kriteria yang Cocok Jadi Ketua Umum PBNU
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU Saifullah Yusuf angkat bicara tentang konflik internal PBNU yang melibatkan ketua umumnya Yahya Cholil Staquf dan Rais Aam KH Miftachul Anyar. Selain itu ia juga memberikan klarifikasi tentang isu perebutan tambang yang diduga menjadi pemicu perseteruan di tubuh PBNU. (KOMPAS.com/Haya Syahira )
21:14
7 Mei 2026

Jelang Muktamar, Gus Ipul Bicara Kriteria yang Cocok Jadi Ketua Umum PBNU

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul berbicara terkait kriteria yang cocok menjadi Ketua Umum PBNU selanjutnya jelang Muktamar ke-35 yang dijadwalkan pada Agustus 2026.

Dia mengatakan, kriteria ketua umum berpatokan pada sosok kiai karismatik Abdurrahman Wahid atau Gus Dur yang juga pernah memimpin PBNU.

"Kalau cari model, ya model Gus Dur ya. Sulit, tapi ya tidak harus persis seperti Gus Dur," katanya dalam acara Gaspol Kompas.com, ditayangkan Kamis (7/5/2026).

Dia mengatakan, gaya kepemimpinan Gus Dur seiring waktu dicoba untuk diteruskan oleh para Ketua Umum PBNU lainnya.

Baca juga: 23 PWNU Bertemu Gus Yahya di Jakarta, Ini yang Disampaikan

Dia menyebut Kiai Hasyim Muzadi, Kiai Said Aqil Siradj, dan mengganti penyebutan nama Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dengan kalimat "kepemimpinan sekarang ini".

"Hanya tidak bisa sempurna, tapi upaya itu sebetulnya ada," sambung Gus Ipul.

Gus Ipul mengatakan, dia percaya akan muncul sosok pemimpin dalam Muktamar nanti.

"Saya belum berani sebut nama tapi InsyaAllah NU punya banyak kader yang mampu untuk memimpin ke depan ini sebagai amanat sejarah meneruskan kepemimpinan-kepemimpinan sebelumnya," kata Gus Ipul.

Baca juga: Enggan Calonkan Diri Jadi Ketum PBNU, Gus Ipul: Yang Penting di NU Cari Berkah

Ia sendiri sebagai Ketua Panitia Pelaksana Muktamar ke-35 mengatakan mendapat dorongan untuk maju sebagai calon Ketum PBNU yang baru.

Namun Gus Ipul menegaskan, ia tidak akan maju karena merasa belum memenuhi syarat sebagai Ketua Umum.

"Ada dorongan tapi saya enggak, saya sudah memutuskan untuk tidak maju dan tadi merasa tidak memenuhi syarat. Banyak yang lain lah. Saya kira banyak yang lain yang lebih memenuhi syarat, dan saya akan tetap membantu," ucapnya.

Menurut dia, dalam PBNU yang terpenting adalah mencari keberkahan dalam pelayanan umat.

Baca juga: Muktamar ke-35 PBNU Akan Pilih Ahwa yang Bertugas Tentukan Rais Aam

"Karena yang penting di NU itu cari berkah, yang penting cari berkahnya, kumpul dengan ulama, kumpul dengan kyai, melayani masyarakat melayani umat, berkontribusi untuk bangsa melalui NU. yang kita cari itu berkahnya," tandasnya.

Tag:  #jelang #muktamar #ipul #bicara #kriteria #yang #cocok #jadi #ketua #umum #pbnu

KOMENTAR