Danantara Umumkan Nama-Nama Petinggi PT DSI Pekan Depan
(kiri ke kanan) Kepala Badan Komunikasi Pemerintah M. Qodari, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dan COO Danantara Indonesia Dony Oskaria dalam konferensi pers mengenai PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) di Wisma Danantara, Jakarta, Minggu (31/5/2026).(KOMPAS.com/YOHANA ARTHA ULY)
16:20
31 Mei 2026

Danantara Umumkan Nama-Nama Petinggi PT DSI Pekan Depan

Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria menyatakan, pihaknya akan mengumumkan nama-nama petinggi yang akan bergabung ke dalam susunan manajemen PT Danantara Sumber Daya Indonesia (PT DSI) pada pekan depan.

Saat ini baru ada Luke Thomas Mahony yang ditunjuk sebagai Direktur Utama PT DSI.

"InsyaAllah mudah-mudahan nanti minggu depan akan ada beberapa nama lagi yang akan diumumkan oleh Danantara menjadi bagian daripada tim (PT DSI)," ujar Dony dalam konferensi pers di Wisma Danantara, Jakarta, Minggu (31/5/2026).

Baca juga: Berlaku Besok, Eksportir CPO hingga Batu Bara Harus Lapor ke PT DSI

Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria saat melakukan pertemuan dengan Direktur Strategic Business Development & Portfolio PT Telkom Indonesia, Seno Soemadji di Wisma Danantara, Senin (25/5/2026).Dok. BP BUMN Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria saat melakukan pertemuan dengan Direktur Strategic Business Development & Portfolio PT Telkom Indonesia, Seno Soemadji di Wisma Danantara, Senin (25/5/2026).

Ia menuturkan, saat ini proses seleksi masih dilakukan oleh Danantara untuk mendapatkan nama-nama yang tepat mengisi PT DSI.

Dony memastikan, proses seleksi dilakukan secara ketat.

"Kami sedang melakukan proses seleksi yang ketat berkaitan dengan sumber daya manusia yang nanti akan bergabung dengan DSI. Ini sedang dilakukan proses seleksi yang ketat," kata dia.

Di sisi lain, PT DSI juga sedang mengembangkan sistem teknologi yang diharapkan mampu mendukung tugas perusahaan dalam mengelola sumber daya alam (SDA) secara lebih baik, transparan, dan akuntabel.

Baca juga: Atasi Kebocoran Data, Mahfud MD Dorong PT DSI Perkuat Tata Kelola Ekspor

"Ini amanah besar yang dititipkan oleh masyarakat Indonesia untuk mengelola sumber daya alam kita menjadi memberikan manfaat yang maksimal, karena itu kami dari akan berupaya sebaik mungkin dan dapat diawasi oleh masyarakat Indonesia dalam implementasi program ini," papar Dony.

Adapun PT DSI merupakan BUMN yang baru dibentuk khusus untuk mengelola ekspor sumber daya alam strategis.

Penerapan ekspor satu pintu ini akan dimulai pada 1 Juni 2026 sebagai tahap awal, hingga akhirnya diimplementasikan penuh pada 1 Januari 2027.

Ilustrasi ekspor Indonesia, kegiatan ekspor impor.SHUTTERSTOCK/AVIGATOR FORTUNER Ilustrasi ekspor Indonesia, kegiatan ekspor impor.

Pada tahap awal beroperasi, PT DSI akan mengelola ekspor minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO), batu bara, hingga paduan besi (ferrous alloy).

Baca juga: Lawan Kebocoran Devisa, Tiga Hal Ini Bisa Jadi Indikator Kinerja DSI

Penerapan ekspor satu pintu ini akan dimulai pada 1 Juni 2026 sebagai tahap awal, hingga akhirnya diimplementasikan penuh pada 1 Januari 2027.

Sebelumnya, Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia Pandu Sjahrir mengatakan, rekrutmen sumber daya manusia (SDM) profesional untuk mengisi PT DSI terbuka dari dalam negeri maupun luar negeri.

Danantara pun membidik para trader global untuk bergabung dengan PT DSI, mengingat komoditas yang diperdagangkan cukup strategis dan kompleks.

"Jadi dari sisi sumber daya manusia, recruitment kami juga global. Bukan hanya di Indonesia, semuanya global," ujar Pandu dalam diskusi Economic Insight Series 2026 di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Selasa (26/5/2026).

Baca juga: Wamentan Tegaskan PT DSI Tak Ambil Untung dari Ekspor CPO Satu Pintu

Menurut Pandu, kebutuhan trader di setiap sektor bersifat sangat spesifik.

Pada sektor batu bara, saat ini jumlah trader di tingkat global masih terbatas hanya sekitar 2.000 orang.

PT DSI pun ingin trader yang berpengalaman tersebut bergabung ke perusahaan.

"Sama juga dengan CPO, sebagian besar juga banyak di dalam dan juga di luar negeri. Kita harus recruit global talent," kata dia.

Baca juga: Wamentan: Eksportir yang Selama Ini Tertib Tak Akan Terdampak PT DSI

Selain trader komoditas, PT DSI juga akan mencari tenaga ahli di bidang trade financing atau pembiayaan perdagangan komoditas, yang menurut Pandu masih didominasi tenaga profesional dari luar negeri.

"Untuk trade financing specifically, most of the talent tuh tidak banyak di Indonesia, banyakan di luar negeri. Ini juga kita harus bisa recruit to transfer knowledge of doing financing yang menyangkut komoditas," ungkap Pandu.

Tag:  #danantara #umumkan #nama #nama #petinggi #pekan #depan

KOMENTAR