Google Search Kini Mirip ChatGPT, Link Website Tak Lagi Jadi Prioritas
- Google untuk pertama kalinya dalam lebih dari 25 tahun merombak tampilan kotak pencariannya.
Perubahan besar ini diumumkan dalam ajang Google I/O 2026 yang berlangsung Selasa (20/5/2026) di markas Google, dan disebut sebagai salah satu transformasi terbesar sejak mesin pencari ini pertama kali hadir pada akhir 1990-an.
Kotak pencarian yang selama ini dikenal dengan desain sederhana kini dibuat lebih panjang dan lebih canggih untuk mendukung pencarian berbasis AI. Google menyebut desain barunya ini sebagai "Intelligent Search Box".
Baca juga: Pegawai Google Ditangkap, Pakai Data Internal untuk Judi di Polymarket
Makin mirip ChatGPT
Berbeda dari versi lamanya yang dirancang untuk kata kunci singkat, kotak pencarian baru ini mampu menerima pertanyaan panjang, percakapan natural, hingga input multimodal seperti gambar, video, file, dan tab browser.
Dengan kata lain, cara penggunaan Google Search kini semakin mirip berinteraksi dengan chatbot AI seperti ChatGPT.
Pengguna kini bisa mengunggah foto dan meminta Google menjelaskan isinya, mencari lokasi, membandingkan produk, hingga meringkas dokumen, semua tanpa perlu mengetik kata kunci secara manual. Google juga mengintegrasikan kotak pencarian baru ini dengan model AI Gemini 3.5 Flash.
VP Search Google, Elizabeth Reid, menyebut pembaruan ini sebagai evolusi besar yang menyesuaikan diri dengan cara pengguna modern mencari informasi. "Ini adalah peningkatan terbesar pada search box ikonik kami sejak debutnya lebih dari 25 tahun lalu," kata Reid.
Dari mesin pencari menjadi mesin jawaban
Perubahan ini sekaligus menandai pergeseran mendasar Google Search, dari sekadar mesin pencari menjadi apa yang disebut TechCrunch sebagai "mesin jawaban" berbasis AI.
Google kini ingin pengguna tidak lagi sekadar menemukan tautan, melainkan langsung mendapatkan jawaban, rekomendasi, hingga tindakan otomatis dari AI.
Sebagai dampaknya, tampilan klasik "10 link biru" yang selama ini menjadi ciri khas Google Search mulai dikurangi porsinya.
Sebagai gantinya, hasil pencarian kini lebih banyak menampilkan AI Overview, ringkasan otomatis, dan kartu interaktif yang disusun berdasarkan konteks pengguna.
Google juga memperkenalkan fitur "Search Live" yang memungkinkan pengguna melakukan percakapan dua arah langsung dengan Google Search, termasuk mengajukan pertanyaan lanjutan tanpa harus mengetik ulang konteks dari awal.
Tak hanya itu, Google turut menghadirkan "search agents", yakni agen AI yang bisa menjalankan tugas tertentu secara otomatis. Mulai dari memantau harga tiket pesawat, stok barang, ketersediaan apartemen, hingga jadwal tertentu, semua bisa dilakukan tanpa pengguna perlu mencari ulang secara manual.
TechCrunch menilai perubahan ini sebagai tanda bahwa "Google Search seperti yang dikenal selama ini telah berakhir", karena pengalaman pencariannya kini semakin menyerupai chatbot AI dan asisten digital.
Meski begitu, Google memastikan hasil pencarian tradisional berbasis tautan tetap tersedia di bawah jawaban AI. Perubahan ini akan digulirkan secara bertahap ke pengguna global mulai pekan ini.
Baca juga: Sudah Hapus Banyak File, Kenapa Storage Google Drive Tetap Penuh?
Dapatkan update berita teknologi dan gadget pilihan setiap hari. Mari bergabung di Kanal WhatsApp KompasTekno.
Caranya klik link https://whatsapp.com/channel/0029VaCVYKk89ine5YSjZh1a. Anda harus install aplikasi WhatsApp terlebih dulu di ponsel.
Tag: #google #search #kini #mirip #chatgpt #link #website #lagi #jadi #prioritas