Qodari: Prabowo Sosok Langka yang Dekat dengan Putin, Trump, dan Xi Jinping
Presiden Prabowo Subianto (dok. KSP)
20:12
31 Mei 2026

Qodari: Prabowo Sosok Langka yang Dekat dengan Putin, Trump, dan Xi Jinping

Posisi tawar Indonesia di kancah internasional dinilai berada pada titik yang sangat strategis. Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Muhammad Qodari, menyoroti keunikan gaya diplomasi Presiden Prabowo Subianto yang mampu merangkul para pemimpin negara adidaya yang seringkali berada dalam posisi berseberangan.

Diplomasi personal ini dianggap bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah keuntungan strategis bagi kepentingan nasional Indonesia di tengah tensi global yang dinamis.

"Bapak Presiden Prabowo adalah figur yang unik, mungkin satu-satunya di dunia yang bisa memiliki hubungan yang sangat baik dengan kekuatan-kekuatan besar adidaya, beliau punya hubungan yang baik dengan Presiden Putin dari Rusia, dengan Presiden Donald Trump dari AS maupun dengan Xi Jinping dari RRC," kata Qodari dalam jumpa pers Persiapan PT Danantara Sumberdaya Indonesia di Jakarta, Minggu.

Kedekatan Prabowo dengan figur-figur kunci seperti Vladimir Putin, Donald Trump, hingga Xi Jinping dipandang sebagai instrumen penting. Menurut Qodari, harmoni hubungan ini menjadi fondasi kuat bagi stabilitas dan pertumbuhan Indonesia ke depan.

"Semua ini tentu kita merasakan manfaatnya dalam konteks situasi dan kondisi pada hari ini maupun pada konteks masa depan," ujarnya.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari (kiri) menyapa wartawan sebelum pelantikan pejabat baru dalam Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4/2026). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/app/tom]Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari (kiri) menyapa wartawan sebelum pelantikan pejabat baru dalam Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4/2026). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/app/tom]

Lebih jauh, Qodari membedah bahwa kesuksesan sebuah negara tidak hanya bertumpu pada kekuatan ekonomi atau militer saja, tetapi juga pada "modal sosial" yang dimiliki pemimpinnya. Kemampuan membangun kepercayaan personal dengan kepala negara lain merupakan aset tak berwujud yang nilainya setara dengan investasi politik lainnya.

"Kita tahu bahwa modal sosial itu tidak kalah pentingnya dibandingkan dengan modal-modal yang lain, baik itu modal ekonomi maupun modal politik dalam hal membangun hubungan baik dan kerja sama antar negara," jelas Qodari.

Dengan posisi tersebut, pemerintah optimis bahwa Indonesia akan semakin kuat dalam negosiasi internasional, mulai dari sektor perdagangan, investasi masuk, hingga kerja sama strategis lainnya. Modal diplomasi ini diharapkan mampu membawa Indonesia menjadi pemain kunci yang disegani dalam tatanan baru dunia.

Editor: Bella

Tag:  #qodari #prabowo #sosok #langka #yang #dekat #dengan #putin #trump #jinping

KOMENTAR