Bima Arya Beberkan 3 Tantangan Kepala Daerah, Isu Selat Hormuz Hingga Janji Politik
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto di Plaza Kemendagri, Jakarta, Senin (27/4/2026).(KOMPAS.com/Rahel)
19:06
7 Mei 2026

Bima Arya Beberkan 3 Tantangan Kepala Daerah, Isu Selat Hormuz Hingga Janji Politik

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, Bima Arya Sugiharto mengatakan, kepala daerah saat ini memiliki tantangan yang lebih berat dibandingkan periode sebelumnya.

"Ada tiga tantangan yang dihadapi oleh para kepala daerah hari ini," katanya dalam Rapat Koordinasi Pembangunan Pusat (Rakorbangpus) disiarkan dalam kanal YouTube Bappenas RI, Kamis (7/5/2026)

Tantangan pertama adalah terkait dengan geopolitik Timur Tengah, pecahnya perang Iran melawan Amerika Serikat-Israel berdampak secara langsung terhadap daerah.

"Enggak pernah terjadi sebelumnya Bupati Wali Kota mantengin selat Hormus seperti hari ini, ingin tau ini kapan ini barang selesai," kata Bima.

Baca juga: Wamendagri Sindir Kepala Daerah yang Memilih Mengeluh Ketimbang Berpeluh Laksanakan PSN

"Dampaknya adalah pada efisiensi kita dan sebagainya," ucapnya lagi.

Bima mengatakan, dulu tantangan geopolitik untuk kepala daerah hanya sebatas isu terorisme.

Ada kaitan tapi tak langsung berdampak pada pelaksanaan penyelenggaraan daerah.

Kemudian tantangan kedua adalah mandatori dari pemerintah pusat terkait Proyek Strategis Nasional (PSN).

Mandat ini tak bisa dihapus, karena menjadi salah satu Indikator Kerja Utama (KPI) kepala daerah dalam melaksanakan pemerintahan.

Baca juga: Wamendagri Minta Kepala Daerah Mampu Hadapi Tantangan Nasional dan Global

Meskipun dalam pelaksanaannya, Bima Arya mengatakan "ada kepala daerah yang semangat tapi ada kepala daerah yang memilih mengeluh daripada berpeluh."

Tantangan ketiga adalah janji politik kepada masyarakat yang mereka pimpin.

Bima mengatakan, ada janji elektoral dan ada hal-hal yang paling mendasar yang harus dicukupkan kepala daerah.

"Ini hal yang sangat tidak mudah, sangat tidak mudah," tuturnya.

Sebab itu, Kemendagri mencoba melakukan sinkronisasi agar tiga tantangan ini bisa dijalankan maksimal tanpa ada yang tertinggal.

Baca juga: Wamendagri Sindir Kepala Daerah yang Memilih Mengeluh Ketimbang Berpeluh Laksanakan PSN

"Dan dalam konteks hari ini tiga hal tadi sangat tidak mudah. Tapi bukan berarti tidak bisa, tapi inilah challenge kita hari ini," tandas Bima.

Tag:  #bima #arya #beberkan #tantangan #kepala #daerah #selat #hormuz #hingga #janji #politik

KOMENTAR