Wamensos Tegaskan Rekrutmen Murid Sekolah Rakyat Berbasis DTSEN, Bukan Pendaftaran
Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menegaskan, perekrutan siswa-siswi Sekolah Rakyat bukan berbasis pendaftaran, tetapi melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Agus mengatakan, Sekolah Rakyat merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk anak-anak dari keluarga miskin pada desil 1 dan desil 2 sehingga rekrutmennya didasarkan pada DTSEN.
"Sekolah Rakyat ini bukan berbasis pendaftaran, tetapi berbasis rekrutmen menggunakan data DTSEN, sehingga benar-benar menyasar mereka yang paling membutuhkan," kata Agus Jabo dalam keterangannya, Jumat (10/4/2026).
Baca juga: Seskab Teddy Bertemu Mensos Gus Ipul, Bahas Bansos dan Prestasi Siswa Sekolah Rakyat
Agus Jabo menekankan bahwa integrasi program berbasis data ini penting menjadi fondasi utama dalam memastikan seluruh intervensi sosial berjalan tepat sasaran.
"Kami ingin memastikan seluruh program sosial terintegrasi, tepat sasaran, dan berdampak nyata melalui penguatan koordinasi pusat dan daerah,” kata dia.
Jika terjadi kendala di lapangan, Wamensos meminta Pemerintah Daerah untuk berkoordinasi lebih lanjut dengan unit teknis terkait di Kementerian Sosial.
Baca juga: Menteri PU: Progres Pembangunan 104 Sekolah Rakyat 15,5 Persen, Bakal Tampung 112.000 Siswa
Direktur Pemberdayaan Sosial Masyarakat Adrianus Ala menambahkan, pemerintah pusat sudah berkomitmen membantu Pemerintah Daerah jika ada kesulitan dalam rekrutmen Sekolah Rakyat.
"Kami akan mendorong pembentukan kelompok masyarakat berbasis DTSEN, sehingga intervensi pemberdayaan dapat lebih terarah dan menyasar desil 1 hingga 4," ujarnya.
Adrianus menegaskan, DTSEN menjadi penguatan pemberdayaan melalui pembentukan kelompok masyarakat yang berbasis data.
Baca juga: Keriwausahaan di Sekolah Rakyat
Sebelumnya, perekrutan siswa Sekolah Rakyat juga pernah disampaikan Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dalam sebuah pertemuan dengan Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol TNI Teddy Indra Wijaya di kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, pada Senin (6/4/2026).
Teddy mengatakan, Mensos menyampaikan perkembangan penyelenggaraan Sekolah Rakyat yang berbasis DTSEN.
"Selain itu, turut disampaikan perkembangan penyaluran bantuan sosial yang terus diupayakan semakin tepat sasaran dengan berpedoman pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN)," ujar Teddy.
Tag: #wamensos #tegaskan #rekrutmen #murid #sekolah #rakyat #berbasis #dtsen #bukan #pendaftaran