Kemenhub dan Chandra Pelabuhan Nusantara Teken Konsesi Pelabuhan Banten 56 Tahun
Sejumlah kendaraan pemudik antre memasuki kapal di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, Kamis (19/3/2026). Berdasarkan data Posko Merak pada periode 18 Maret 2026 pukul 00.00 hingga 18.00 WIB, total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara pada H-3 Lebaran mencapai 124.105 orang, sementara total kendaraan yang telah diseberangkan sebanyak 34.384 unit. ANTARA FOTO/Angga Budhiyanto/rwa.
14:12
27 Mei 2026

Kemenhub dan Chandra Pelabuhan Nusantara Teken Konsesi Pelabuhan Banten 56 Tahun

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menilai investasi sektor kepelabuhanan di Banten berperan penting bagi perekonomian daerah dan efisiensi logistik nasional.

Kemenhub melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten menggandeng PT Chandra Pelabuhan Nusantara dalam kerja sama konsesi.

Kerja sama tersebut berfokus pada pengusahaan jasa kepelabuhanan di Terminal Chandra Pelabuhan Nusantara, Pelabuhan Banten.

“Ini adalah langkah strategis pemerintah untuk mengoptimalkan layanan kepelabuhanan sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, dalam keterangan resmi, Rabu (27/5/2026).

Baca juga: Kemenhub Canangkan Zona Integritas, Tekankan Layanan Bersih

Masyhud mengatakan kerja sama tersebut diharapkan meningkatkan kualitas infrastruktur transportasi laut.

Kerja sama ini juga diharapkan menambah pendapatan negara melalui pembayaran pendapatan konsesi sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Masa konsesi disepakati selama 56 tahun. Besaran fee konsesi ditetapkan 5 persen dari pendapatan bruto.

Masyhud menekankan investasi sektor kepelabuhanan, khususnya di Banten, memiliki peran vital bagi perekonomian lokal.

“Infrastruktur yang memadai akan berdampak langsung pada efisiensi logistik nasional,” ujarnya.

“Dengan investasi yang tepat, kita dapat meningkatkan infrastruktur dan layanan kepelabuhanan, yang tentunya akan membawa banyak manfaat bagi masyarakat dan perekonomian lokal setempat," jelas Masyhud.

Baca juga: Puncak Keberangkatan Idul Adha Diprediksi 26 Mei, Kemenhub Siapkan Pengawasan

Menurut Masyhud, kerja sama tersebut juga memberi jaminan legalitas dan kenyamanan investasi bagi swasta selaku Badan Usaha Pelabuhan (BUP).

“Sinergi ini adalah upaya untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian bangsa khususnya di Provinsi Banten, serta memberikan kepastian hukum dan kepastian berusaha atas kegiatan pengusahaan jasa kepelabuhanan yang dilakukan oleh Badan Usaha Pelabuhan PT Chandra Pelabuhan Nusantara," tambahnya.

Direktur PT Chandra Pelabuhan Nusantara, Edi Riva'i, menyampaikan apresiasi kepada Kemenhub, khususnya Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dan KSOP Kelas I Banten.

Ia menyebut kerja sama ini menjadi bentuk sinergi yang terjalin dengan baik.

“Pengembangan pelabuhan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi negara melalui peningkatan efisiensi logistik nasional, penguatan daya saing industri dalam negeri, peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, serta kontribusi terhadap penerimaan negara dan pertumbuhan ekonomi nasional," kata Edi.

Edi mengatakan konsesi ini menjadi landasan penting bagi perusahaan untuk memperkuat kepastian usaha.

Konsesi tersebut juga dinilai dapat meningkatkan kualitas layanan operasional pelabuhan secara berkelanjutan.

Sebagai bagian dari Chandra Asri Group, perusahaan berkomitmen mengelola fasilitas kepelabuhanan secara andal, aman, dan efisien.

Perusahaan juga akan mengedepankan prinsip keberlanjutan.

“Kami berkomitmen untuk menjalankan operasional pelabuhan dengan senantiasa mengedepankan prinsip Good Corporate Governance, keselamatan kerja, kepatuhan terhadap regulasi, perlindungan lingkungan, serta kontribusi nyata terhadap pembangunan nasional," lanjut Edi.

Tag:  #kemenhub #chandra #pelabuhan #nusantara #teken #konsesi #pelabuhan #banten #tahun

KOMENTAR