Singgung Pilpres 1 Putaran, PDI-P: Suara Rakyat Tak Boleh Dikondisikan
Ketua DPP PDI-P Eriko Sotarduga ditemui di Media Center TPN Ganjar, Jalan Cemara, Jakarta, Rabu (18/10/2023).(KOMPAS.com/NICHOLAS RYAN ADITYA)
11:16
12 Januari 2024

Singgung Pilpres 1 Putaran, PDI-P: Suara Rakyat Tak Boleh Dikondisikan

- Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Eriko Sotarduga menilai, suara rakyat sangat penting untuk menentukan pemimpin Indonesia mendatang.

Eriko berpandangan, tidak boleh ada pengkondisian suara rakyat agar pemilihan presiden (pilpres) 2024 digelar satu putaran semata-mata untuk penghematan.

"Yang paling penting suara rakyat, jangan nanti memilih ini (agar satu putaran) bukan karena suara rakyat tapi karena dikondisikan, itu yang tidak boleh," kata Eriko dalam acara Satu Meja Kompas TV, Kamis (11/1/2024).

Pernyataan Eriko lantas ditimpali oleh Pembawa Acara Satu Meja, Budiman Tanuredjo.

Wakil Pemimpin Umum Harian Kompas ini menggali maksud pengkondisian yang disebut Politikus PDI-P itu.

“Memang ada yang kondisikan?” tanya Budiman.

Eriko lantas menyinggung lembaga survei yang memperlihatkan elektabilitas calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka yang sudah mencapai 48,05 persen.

Menurut dia, angka tingkat keterpilihan capres dan cawapres nomor urut 2 itu akan terus dikondisikan untuk meningkat menjelang hari pencoblosan atau 14 Februari 2024 mendatang.

"48 setengah persen, nanti Januari sudah dekat-dekat 50 persen, nanti awal Februari 60 persen nanti lihat," kata Eriko.

"Bahwa ini memang sudah diarahkan, sah-sah saja lah berusaha untuk satu putaran," ucap Anggota Komisi XI DPR RI itu.

Eriko menilai, tidak ada yang salah dengan target masing-masing kandidat pilpres untuk bisa menang dalam satu putaran.

Bahkan, PDI-P sendiri telah mendapatkan tugas dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri untuk dapat memenangkan Ganjar Pranowo-Mahfud MD dalam satu putaran.

Akan tetapi, suara rakyat harus tetap diserahkan kepada rakyat untuk dapat memilih calon pemimpin yang akan datang.

Politikus PDI-P itu memandang, tidak boleh ada pengkondisian untuk memilih dalam pilpres dengan alasan berhemat.

"Ini kan bukan persoalan mau menghemat, kalau gitu ya ndak usah pemilu kalau mau menghemat ya kan begitu," kata Eriko.

Editor: Irfan Kamil

Tag:  #singgung #pilpres #putaran #suara #rakyat #boleh #dikondisikan

KOMENTAR