Cak Imin Akan Rapat dengan Dubes, Matangkan Pengiriman 500.000 Lulusan SMK ke Luar Negeri
Menko PM Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan Menteri P2MI Mukhtarudin dalam jumpa pers di Kemenko PM, Jakarta, Selasa (24/2/2026). (KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA)
16:14
24 Februari 2026

Cak Imin Akan Rapat dengan Dubes, Matangkan Pengiriman 500.000 Lulusan SMK ke Luar Negeri

Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar menyebutkan, rencana mengirim pekerja lulusan SMA dan SMK ke luar negeri terus dimatangkan.

Cak Imin, sapaan akrabnya, akan segera bertemu dengan para duta besar untuk membahas prospek keberangkatan para lulusan SMA dan SMK tersebut.

"Saya dan Pak Menteri P2MI akan segera rapat dengan duta-duta besar melalui online maupun langsung, menyangkut prospek pasar dan persiapan pemberangkatan tenaga kerja skilled, minimal lulusan SMK dan SMA, untuk bisa bekerja sebanyak-banyaknya di sektor-sektor yang memberi keuntungan banyak kepada para pekerja kita," ujar Cak Imin dalam jumpa pers di Kemenko PM, Jakarta Pusat, Selasa (24/2/2026).

Baca juga: 500.000 Lulusan SMK Disiapkan Kerja di Luar Negeri, Penempatan di Jepang hingga Timur Tengah

Cak Imin menyampaikan, para dubes di berbagai negara harus segera melaporkan kepada pemerintah, berapa persiapan TKI asal RI yang bisa direkrut.

Ia memastikan, para pekerja yang dapat direkrut minimal lulusan SMA/SMK.

"Di bawah SMK/SMA kita tidak ikut merekomendasikan," ucap Cak Imin.

Cak Imin melanjutkan, pemerintah juga sedang menyiapkan skill para calon TKI dengan lembaga-lembaga pelatihan swasta maupun kementerian.

Baca juga: Deindustrialisasi Prematur dan Rentannya Nasib Lulusan SMK

Pemerintah juga mendorong peningkatan mutu kurikulum yang berkelas internasional untuk SMK dan lembaga pelatihan.

"Kita akan minta supaya SMK yang memang menyiapkan pekerja migran di luar negeri mengikuti standar, sertifikat yang memang satu ekosistem antara lembaga pelatihan, sertifikasi, dan pembiayaan pelatihan," kata Cak Imin.

"Antara lain welder, hospitality, tenaga kesehatan, dan lain-lain," imbuh dia.

Menurut rencana, para pekerja itu akan dikontrak selama 203 tahun di luar negeri.

Baca juga: Pemerintah Buka 300.000 Peluang Kerja Lulusan SMK di 2026, ke Jepang hingga Turki

Lulusan SMK dikirim ke luar negeri

Sebelumnya, Cak Imin menyampaikan pemerintah siap memberangkatkan sebanyak 500.000 lulusan SMK bekerja ke luar negeri. 

Cak Imin mengatakan, pemberangkatan tersebut melalui program SMK Go Global yang diinisiasi Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI).

Untuk program tersebut, dia menyebut, pemerintah menyiapkan anggaran senilai Rp 2,6 triliun.

"Anggarannya Rp 2,6 miliar dengan jumlah 500 ribu orang yang berangkat akhir tahun ini. (Tahun 2026) itu lebih besar lagi,” kata Cak Imin di KP2MI, Jakarta Selatan, 12 November 2026.

Tag:  #imin #akan #rapat #dengan #dubes #matangkan #pengiriman #500000 #lulusan #luar #negeri

KOMENTAR