Cak Imin soal Penonaktifan PBI JK: Ekonominya Sudah Meningkat
Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, saat ditemui di Wihara Avalokitesvara, Taman Sari, Jakarta Barat, Minggu (15/2/2026). (KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI)
19:06
16 Februari 2026

Cak Imin soal Penonaktifan PBI JK: Ekonominya Sudah Meningkat

- Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pemberdayaan Masyarakat (PM) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menegaskan bahwa, mereka yang dinonaktifkan dari kepesertaan Kesehatan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) adalah orang mampu, sehingga tak berhak atas PBI.

Cak Imin menegaskan bahwa jatah orang mampu ini dialihkan ke warga dari kalangan desil 1-5 dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) atau orang-orang miskin dan tidak mampu. 

"Masih ada yang dinonaktifkan, ini harus ada penjelasan bahwa penonaktifan itu karena masih ada yang tidak berhak menerima karena sudah maju atau ekonominya sudah meningkat," ujar Cak Imin dalam jumpa pers di kantor Kemenko PM, Jakarta, Senin (16/2/2026).

Baca juga: Percepat Ground Check 11 Juta PBI Nonaktif, BPS Gandeng Mitra Statistik

"Sehingga dinonaktifkan dalam kerangka agar penerima bantuan iuran ini tepat sasaran, yaitu penerima bantuan iuran pada desil 1 sampai 5," sambungnya.

Cak Imin berpesan kepada para pemerintah daerah untuk mencoret orang-orang yang mampu dari kepesertaan BPJS PBI.

Namun, dia mengakui bahwa data orang-orang yang berhak menerima bantuan PBI ini juga masih dinamis.

"Dalam konteks yang berhak menerima inilah dinamika data akan terus berkembang. Kita membutuhkan konsolidasi terus-menerus terutama pihak kepala daerah untuk lebih proaktif lagi bersama kami dalam terus melakukan penanganan dan pembaharuan data ini," jelas Cak Imin.

Menurut Cak Imin, data mengenai penerima bantuan sangat dinamis karena kondisi sosial ekonomi mereka kerap mengalami perubahan.

Selain itu, ada juga penerima bantuan yang sudah meninggal dunia.

"Ada yang lahir, ada yang naik kelas, ada yang turun kelas. Dinamika data yang terus-menerus itulah menuntut kami semua untuk tidak pernah berhenti mengkonsolidasikan. Termasuk hari ini, kami mengkonsolidasikan seluruh data-data sosial ekonomi terutama data Jaminan Kesehatan Nasional khusus para Penerima Bantuan Iuran," imbuhnya.

Tag:  #imin #soal #penonaktifan #ekonominya #sudah #meningkat

KOMENTAR