Gedung MUI di Bundaran HI Akan Dibangun dari Nol, Kini Sedang Proses Desain
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (10/2/2026). (KOMPAS.com/Rahel Narda)
19:10
10 Februari 2026

Gedung MUI di Bundaran HI Akan Dibangun dari Nol, Kini Sedang Proses Desain

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang baru akan dibuat dari nol.

Adapun gedung baru MUI itu rencananya akan dibangun di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat.

"Iya (pembangunannya dari nol)," kata Prasetyo di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Menurutnya, proses pembangunan gedung baru itu sedang tahap proses desain.

Sementara terkait anggaran Gedung MUI itu, Prasetyo mengaku angka pastinya belum ditetapkan.

Baca juga: PBNU Dukung Prabowo Bangun Gedung untuk MUI di Bundaran HI: Pelayanan Umat Harus Maksimal

"Belum, belum. Kalau angkanya belum. Kan baru proses desain," ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan gedung itu akan menggunakan lahan bekas Kedutaan Besar Inggris yang luasnya sekitar 4.000 meter persegi.

"Tanahnya itu (eks Kedutaan Besar Inggris)," ucapnya.

Saat ditanya lebih lanjut soal mekanisme pendanaannya, ia mengatakan ada beberapa opsi baik lewat Kementerian Agama (Kemenag) maupun melalui skema lain.

"Kalau itu kan masalah cara menyalurkan saja. Bisa dari lewat Kemenag, bisa tidak lewat Kemenag juga bisa," kata Prasetyo.

Baca juga: MUI Sambut Rencana Prabowo Bangun Gedung Baru di Bundaran HI

Pembangunan Gedung Umat

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengumumkan pengalokasian lahan seluas 4.000 meter persegi bagi pembangunan pencakar langit MUI bertajuk "Gedung Umat" pada Sabtu (7/2/2026). Menurut Presiden, gedung tersebut akan dibangun setinggi 40 lantai.

Terpisah, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengungkapkan, lokasi yang ditetapkan sebagai situs pembangunan Gedung MUI ini adalah Eks Kedutaan Besar (Kedubes) Inggris, di Jalan MH Thamrin No 75, Jakarta Pusat.

Nusron memerinci bahwa lokasi yang disiapkan Presiden Prabowo Subianto adalah bangunan ikonik di jantung Jakarta yang akan difungsikan untuk kepentingan bersama.

“Gedung yang dulunya adalah Kedubes Inggris. Di samping Jalan Thamrin itu, di samping Hotel Grand Hyatt. Gedung itu nanti akan dijadikan kantor bersama. Antara BAZNAS, Badan Wakaf Indonesia (BWI), MUI, BPKH (Badan Pengelola Keuangan Haji), dan instansi-instansi keumatan lain," jelas Nusron.

Tag:  #gedung #bundaran #akan #dibangun #dari #kini #sedang #proses #desain

KOMENTAR