Laras Faizati Resmi Bebas Dari Rutan Pondok Bambu! Pakai Kaos 'Kritik Bukan Kriminal' dan Siap Lanjut Suarakan Isu HAM
- Aktivis muda Laras Faizati akhirnya resmi menghirup udara bebas. Laras keluar dari Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur, pada Kamis (25/1) malam sekitar pukul 19.00 WIB.
Mengenakan baju ungu bertuliskan "Kritik Bukan Kriminal", Laras tampak sumringah saat disambut oleh keluarga, kerabat, dan tim kuasa hukumnya. Kebebasan ini menjadi babak baru bagi Laras setelah terjerat kasus hukum terkait aksi demo Agustus 2025.
Bagi Laras, momen keluar dari jeruji besi bukan sekadar prosedur hukum, melainkan kembalinya hak-hak dasarnya sebagai warga negara. Ia merasa bersyukur bisa kembali ke masyarakat untuk melanjutkan perjuangannya.
"Alhamdulillah aku hari ini dinyatakan bebas bersyarat, dan sudah keluar dari rutan. Rasanya hari ini kayak mendapatkan kemerdekaan kembali sebagai seorang rakyat Indonesia, sebagai seorang pemuda, sebagai seorang perempuan juga," ujar Laras ditemui JawaPos.com, Kamis (15/1).
Meski sempat mendekam di balik jeruji besi, ambisi Laras untuk berkontribusi pada isu sosial tidak padam. Ia berencana lanjut mendalami bidang Hubungan Internasional, komunikasi, dan media, sembari tetap menyuarakan hak asasi manusia (HAM).
Trauma dan Harapan pada Negara
Di balik senyumnya, Laras tak menampik adanya luka psikologis akibat kasus yang menimpanya. Ia mengakui ada ketakutan dan trauma yang membekas, bukan hanya pada dirinya, tetapi juga keluarga.
"Jujur, tentu aku ada ketakutan dan ada trauma ya. Karena disini yang terjerat itu bukan cuma aku, tapi banyak teman-teman pemuda dan perempuan juga. Dan yang terefek itu bukan aku doang, tapi juga keluarga dan teman-teman," tuturnya.
Laras menekankan bahwa keberanian perempuan untuk bersuara sangat bergantung pada jaminan keamanan dari negara. Ia berharap tidak ada lagi aktivis muda yang mengalami nasib serupa di masa depan.
"Negara harus bisa membangun ruang yang aman untuk kita bersuara, untuk kita berdaulat, untuk kita berekspresi. Dan semoga kasus aku pun akan menjadi refleksi ke depannya. Tidak akan ada lagi laras-laras yang perempuan atau pemuda yang sudah dibungkam," tegasnya.
Tag: #laras #faizati #resmi #bebas #dari #rutan #pondok #bambu #pakai #kaos #kritik #bukan #kriminal #siap #lanjut #suarakan