Andre Rosiade Ungkap Ada ''Pemain'' Tambang Ilegal di Sumbar
- Anggota DPRD asal Sumatera Barat (Sumbar) mengungkap adanya "pemain" dalam praktik penambangan ilegal di Sumatera Barat (Sumbar).
Ia mengungkap sejumlah daerah yang ditempati pada "pemain" tambang ilegal, seperti di Pasaman Barat, Solok Selatan, hingga Sijunjung.
"Jadi ada berapa pengusaha, di Pasaman ada pemainnya, di Pasaman Barat ada pemainnya. Di Solok Selatan ada pemainnya, di Kabupaten Sijunjung ada pemainnya. Ini ada pemain-pemainnya," ujar Andre di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (12/1/2026).
Alat Berat dan Dugaan Adanya Bekingan
Para "pemain" tersebut, kata Andre, juga melibatkan orang-orang yang memiliki puluhan alat berat dalam aktivitas tambang ilegal.
"Ini pemain-pemain ada orang daerah situ maupun orang luar yang biasanya punya alat berat. Alat beratnya ada minimal 10 sampai puluhan," ujar Andre.
Di samping alat berat, ia menduga adanya pihak yang membekingi aktivitas tambang ilegal di daerah-daerah tersebut.
"Ya mungkin saja ada yang membeking. Tugas saya sebagai anggota DPR, itu mungkin ya. Tugas saya sebagai anggota DPR yang mendapatkan mandat dari rakyat, menerima aspirasi dari masyarakat," terang politikus Partai Gerindra ini.
Oleh karena itu, ia pada hari ini mendatangi Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri.
Tujuannya mendatangi Bareskrim Polri untuk menyampaikan adanya aktivitas tambang ilegal di daerah pemilihannya.
Aktivitas tambang ilegal disebutnya sudah berlangsung lama, meski dilihatnya belum menimbulkan kerusakan masif.
"Tambang ilegal itu kalau di Sumbar itu menurut analisis kami kerusakan besar seperti di berbagai tempat tidak ada," ujar Andre.
Bareskrim Turunkan Tim
Usai berkoordinasi dengan Andre, Dittipidter Bareskrim Polri menurunkan tim ke Sumbar untuk menyelidiki dugaan praktik penambangan ilegal di wilayah tersebut.
"Kami sudah diperintahkan oleh pimpinan, tadi Pak Wakabareskrim memerintahkan kami, dan kami sudah menurunkan tim ke Sumatera Barat untuk melakukan penegakan hukum terkait tambang ilegal, terutama di sana kan banyak emas," kata Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Brigjen Pol Mohammad Irhamni.
Ia menjelaskan, penanganan kasus tambang ilegal akan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan polda maupun polres setempat.
"(Penanganan) bisa gabungan (polda dan polres setempat). Tim kami sudah di sana, koordinasi dengan polda dan polres setempat tentunya," ujar Irhamni.
Terkait kemungkinan keterlibatan korporasi besar dalam praktik tambang ilegal di Sumatera Barat, Irhamni menyatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan.
"Kami sedang melakukan penyelidikan. Belum tentu. Bisa iya, bisa tidak," jelas Irhamni.
Tag: #andre #rosiade #ungkap #pemain #tambang #ilegal #sumbar