Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta (OSO) dan tujuh pimpinan partai politik nonparlemen meresmikan Sekber GKSR. (Istimewa)
Sekber GKSR Diresmikan, 8 Partai Nonparlemen akan Perjuangkan 17 Juta Suara Pemili 2024
- Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta (OSO) dan tujuh pimpinan partai politik nonparlemen meresmikan Sekretariat Bersama (Sekber) Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat (GKSR) pada Kamis (8/1). Sekber ini terletak di Jalan H.O.S Tjokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat. OSO mengatakan, sekber ini dibuat berdasarkan keputusan bersama 8 partai nonparlemen. Partai tersebut yakni Partai Hanura, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Perindo, Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Partai Buruh, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Ummat, dan Partai Berkarya. Koalisi ini akan memperjuangkan suara pemilih yang hilang pada 2024. Suara tersebut menjadi tidak terwadahi akibat 8 partai tidak mendapat kursi di DPR RI. "Kalau koalisi itu ada yang jadi ketua bertanggung jawab dan mempunyai hak veto. Kalau kerja sama politik itu tidak ada hak veto," ujar OSO. Eks Ketua DPD RI ini menyampaikan, melalui kerja sama politik seluruh partai memiliki hak yang sama. Termasuk dalam hal menyampaikan usulan dan gagasan terkait upaya menyelesaikan persoalan hilangnya suara pemilih dalam Pemilu. Mantan Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan (MPR) itu menyoroti besarnya jumlah suara rakyat yang tidak terakomodasi, atau sekitar 17 juta suara tidak terkonversi menjadi kursi di DPR. Angka tersebut, kata OSO, tidak boleh dianggap sepele. "Satu suara saja nggak boleh hilang, apalagi 17 juta. Ini kalau dibiarkan, bisa menjadi 50 persen," imbuhnya. OSO menilai, perlu ada pertanggungjawaban politik terhadap setiap suara sah yang masuk ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Apalagi, rakyat sudah begitu antusias menyalurkan suaranya melalui mekanisme demokrasi. Sekber GKSR mengusung simbol kepalan tangan bersatu. Menurut dia, gerakan ini menjadi wadah bagi suara rakyat yang tidak terwakili di parlemen. "Ini satu kekuatan yang mewakili rakyat yang 17 juta suaranya tidak terakomodir. Jangan main-main dengan 17 juta itu. Kalau orang punya perasaan punya hati, pasti dia nggak rela suaranya hilang sampai 17 juta," tegasnya. Sekber GKSR ini, kata OSO, akan digunakan sebagai tempat merumuskan pandangan partai-partai nonparlemen atas isu-isu terkini. Seperti Parliamentary Threshold hingga isu penyelenggaraan Pilkada langsung atau via DPRD. "Kita baru resmikan ini, seperti apa sikap Sekber terhadap isu terkini, itu akan didiskusikan secara setara di Sekber. Termasuk menyiapkan langkah dan strateginya," tandasnya.
Editor: Sabik Aji Taufan
Tag: #sekber #gksr #diresmikan #partai #nonparlemen #akan #perjuangkan #juta #suara #pemili #2024