Pasokan Bata Presisi Dikirim untuk Huntap Korban Banjir Padang
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mengirimkan 36.000 bata interlock presisi guna mendukung pembangunan hunian tetap (huntap) untuk masyarakat di Kampung Talang, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat(Dok. Semen Indonesia)
08:04
24 Februari 2026

Pasokan Bata Presisi Dikirim untuk Huntap Korban Banjir Padang

– Percepatan pemulihan pascabencana banjir di Sumatera Barat mulai diarahkan pada penyediaan hunian tetap bagi masyarakat terdampak. Upaya tersebut dilakukan melalui dukungan material konstruksi yang dinilai mampu mempercepat proses pembangunan rumah layak huni.

Secara bertahap, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mengirimkan 36.000 bata interlock presisi guna mendukung pembangunan hunian tetap (huntap) untuk warga di Kampung Talang, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat yang terdampak bencana hidrometeorologi pada November 2025.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, dalam situasi pascabencana, masyarakat membutuhkan hunian yang aman dan layak dalam waktu yang cepat. Bata interlock presisi disebut sebagai solusi konstruksi yang presisi, kuat, dan mampu mempercepat proses pembangunan huntap.

“Ini adalah bentuk nyata peran SIG dalam mendukung pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat yang terdampak,” ujar Vita dalam keterangan resmi, Selasa (24/2/2026).

Ia menambahkan, bata interlock presisi merupakan produk derivatif yang dikembangkan perusahaan sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam percepatan dan pemerataan pembangunan infrastruktur perumahan serta penguatan kawasan permukiman yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Baca juga: Otoritas Pasar Modal Salurkan Rp 3,96 Miliar untuk Pemulihan Bencana Banjir di Sumatera

Dukungan material untuk percepatan pembangunan huntap

Menurut Vita, pembangunan huntap menggunakan bata interlock presisi telah dimulai melalui kolaborasi Kamar Dagang dan Industri Sumatra Barat bersama Kamar Dagang dan Industri Indonesia di Kampung Talang, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang sebagai lokasi awal penerapan teknologi tersebut bagi korban bencana.

SIG juga memastikan pasokan bata interlock presisi yang diproduksi melalui PT Semen Padang berada pada level memadai untuk mendukung program pembangunan huntap. Ketersediaan material menjadi faktor penting agar proses konstruksi tidak terhambat dan target pembangunan dapat dicapai sesuai rencana.

Untuk tipe rumah 36, kapasitas pasokan disebut mampu mendukung pembangunan hingga 120 unit huntap per bulan. Potensi distribusi produk ini pun tidak hanya difokuskan di Sumatera Barat, tetapi juga dapat menjangkau wilayah Sumatera Utara dan Aceh apabila kebutuhan pembangunan hunian meningkat.

Sebelumnya, bata interlock presisi telah diaplikasikan pada sejumlah proyek percontohan, termasuk pembangunan rumah contoh tipe 36 di kawasan strategis nasional Ibu Kota Nusantara, serta rumah contoh tipe 36 dan tipe 57 di Bambu Apus, Jakarta Timur. Hasil penerapan pada proyek-proyek tersebut menunjukkan efisiensi waktu konstruksi sekaligus kualitas bangunan yang dinilai optimal.

Baca juga: Danantara Mulai Bangun Huntap Korban Banjir Sumatera, Titik Awal Sumbar

Inovasi material dan aspek keberlanjutan

Selain fokus pada pemulihan pascabencana, Vita menjabarkan bahwa aspek sosial dan lingkungan turut menjadi perhatian perusahaan dalam menjalankan operasional. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

SIG juga mengembangkan inovasi semen hijau yang diklaim memiliki emisi karbon lebih rendah hingga 38 persen dibandingkan semen konvensional. Produk tersebut turut memiliki tingkat kandungan dalam negeri tinggi, yakni lebih dari 90 persen, sehingga dinilai berkontribusi pada penguatan industri nasional.

"Sehingga dengan menggunakan semen hijau SIG, berarti ikut berpartisipasi dalam upaya menurunkan emisi untuk menjaga kelestarian lingkungan dan di sisi lain mendukung kemajuan industri dalam negeri,” tutup dia.

Pengiriman bata interlock presisi untuk pembangunan huntap di Padang menjadi bagian dari rangkaian langkah pemulihan pascabencana yang tidak hanya berfokus pada rekonstruksi fisik, tetapi juga pada percepatan pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat terdampak.

Dengan ketersediaan material konstruksi yang dinilai efisien, pembangunan hunian diharapkan dapat berjalan lebih cepat sehingga warga dapat segera menempati tempat tinggal yang aman dan permanen.

Tag:  #pasokan #bata #presisi #dikirim #untuk #huntap #korban #banjir #padang

KOMENTAR