Drama Liga Champions Berlanjut, Prestianni Akan Gugat Vinicius dan Mbappe
Penyerang Benfica Gianluca Prestianni menutupi mulutnya saat berdebat dengan penyerang Real Madrid Vinicius Junior yang mengeluhkan dugaan penghinaan rasis pada laga leg pertama playoff babak knockout Liga Champions UEFA antara SL Benfica dan Real Madrid CF di Estadio da Luz di Lisbon pada 17 Februari 2026.(AFP/PATRICIA DE MELO MOREIRA)
07:50
24 Februari 2026

Drama Liga Champions Berlanjut, Prestianni Akan Gugat Vinicius dan Mbappe

- Winger Benfica, Gianluca Prestianni, dikabarkan bakal melayangkan tuntutan terhadap dua penyerang Real Madrid, Vinicius Junior dan Kylian Mbappe.

Hal ini muncul jelang pertemuan Real Madrid vs Benfica di leg kedua Liga Champions 2025-2026.

Sebelumnya, Prestianni terseret kasus dugaan rasis pada leg pertama play-off 16 besar Liga Champions 2025-2026. Pemain berusia 20 tahun itu dituduh melakukan tindakan rasial terhadap Vinicius Junior.

Tuduhan muncul setelah beberapa pemain Real Madrid, termasuk Kylian Mbappe, menyebut Prestianni mengucapkan kata ‘mono’ atau monyet kepada Vinicius.

Isu tersebut membuat pemain asal Argentina itu menjadi sorotan dan menerima banyak hujatan di media sosial.

Baca juga: Jadwal Playoff Liga Champions Leg Kedua: Ada Real Madrid Vs Benfica

Selain tekanan publik, Prestianni juga mendapat sanksi sementara dari UEFA. Ia dipastikan absen saat Benfica bertandang ke markas Real Madrid di Santiago Bernabeu pada leg kedua.

"Badan Kontrol, Etika dan Disiplin UEFA (CEDB) hari ini memutuskan untuk menangguhkan sementara Gianluca Prestianni untuk pertandingan kompetisi klub UEFA berikutnya," bunyi pernyataan UEFA.

Siap Tempuh Jalur Hukum

Merasa dirugikan, Prestianni memilih mengambil langkah hukum. Ia menilai tudingan tersebut tidak benar dan telah mencoreng namanya.

Dilansir BolaSport.com, Selasa (24/2/2026), dari laporan El Chiringuito, Prestianni bersama kuasa hukumnya akan mengajukan tuntutan ke UEFA dan FIFA.

Baca juga: Benfica Protes Skors UEFA terhadap Prestianni Jelang Duel Real Madrid

Penyerang Real Madrid Kylian Mbappe bereaksi pada laga leg pertama babak play-off knockout Liga Champions UEFA antara SL Benfica dan Real Madrid CF di Estadio da Luz di Lisbon pada 17 Februari 2026.AFP/PATRICIA DE MELO MOREIRA Penyerang Real Madrid Kylian Mbappe bereaksi pada laga leg pertama babak play-off knockout Liga Champions UEFA antara SL Benfica dan Real Madrid CF di Estadio da Luz di Lisbon pada 17 Februari 2026.

Ia juga berencana melaporkan Vinicius dan Mbappe ke Pengadilan Portugal.

Langkah ini diambil karena ia menganggap pernyataan kedua pemain Real Madrid tersebut sebagai kebohongan. 

Prestianni menilai reputasinya terdampak akibat tuduhan tersebut.

Baca juga: Endrick Punya Misi: Reuni dengan Mbappe dan Angkat Trofi UCL

Klarifikasi dan Respons Benfica

Prestianni sudah membantah melakukan aksi rasial. Usai leg pertama, ia menyebut telah terjadi kesalahpahaman.

"Sayangnya (dia) salah paham dengan apa yang dia kira telah didengarnya," bunyi klarifikasi atas tudingan rasis tersebut.

Dalam laporan lanjutan, Prestianni mengaku kepada UEFA bahwa ia sempat mengucapkan kata bernada homofobik seperti ‘gay’ atau ‘banci’ kepada Vinicius.

Benfica turut merespons keputusan UEFA. Klub menilai hukuman sementara itu tidak adil karena proses penyelidikan masih berjalan.

"Klub menyesalkan kehilangan pemain tersebut sementara proses masih dalam penyelidikan dan akan mengajukan banding atas keputusan UEFA ini," respons Benfica.

"Meskipun tenggat waktu yang dimaksud kemungkinan tidak akan berdampak praktis pada leg kedua babak play-off Liga Champions," lanjutnya.

Tag:  #drama #liga #champions #berlanjut #prestianni #akan #gugat #vinicius #mbappe

KOMENTAR