Peptide Bisa Atasi Penipisan Rambut? Kenali Manfaat dan Jenisnya
Ilustrasi rambut menipis.(-)
12:05
12 Mei 2026

Peptide Bisa Atasi Penipisan Rambut? Kenali Manfaat dan Jenisnya

- Peptide merupakan bahan aktifyang sedang populer di dunia skincare karena dapat memproduksi kolagen dan menjaga kesehatan lapisan pelindung kulit. Namun, tahukah kamu bahwa peptide ternyata juga berpotensi mengatasi masalah penipisan rambut?

Kerontokan rambut adalah masalah umum yang mengganggu pria dan wanita. Akan tetapi, seberapa efektif peptide dalam membuat rambut lebih tebal dan bervolume?

Peptide untuk mengatasi penipisan rambut

Apa itu peptide?

Dokter kulit sekaligus pendiri DermWorks di Florida, AS, Jenna Queller, menerangkan, peptide adalah rangkaian pendek asam amino yang berperan sebagai "kurir informasi" antarsel di dalam tubuh.

Baca juga: Kapan Harus Ganti Skincare? Kenali 4 Tandanya

Dalam produk perawatan kulit maupun rambut, molekul ini berkomunikasi dengan sel-sel tubuh, memberikan instruksi agar sel tersebut menjalankan fungsinya dengan baik.

"Ia bertugas memberi sinyal, seperti memperbaiki kerusakan, mengurangi peradangan, atau mendukung siklus pertumbuhan yang sehat," ujar dr. Queller, melansir Today, Selasa (12/5/2026).

Manfaat peptide untuk rambut

Perihal peran peptide saat diaplikasikan pada kepala, dokter kulit di Texas, AS, Elizabeth Bahar Houshmand menjelaskan, peptide topikal membantu menghidrasi kulit kepala dan mengurangi peradangan.

Hal ini penting karena kondisi dasar kulit yang sehat memengaruhi kekuatan akar. Sebab, Kondisi kulit kepala yang lembap dan bebas dari iritasi merupakan fondasi utama bagi pertumbuhan helai rambut yang lebih kuat dan berkilau.

Baca juga: Mengatasi Rambut Berketombe dengan Menyehatkan Kulit Kepala

"Zat ini dapat membantu memperbaiki area kulit kepala, memperkuat batang rambut, mengurangi peradangan di sekitar folikel, dan memberi sinyal pada jalur yang terlibat dalam pertumbuhan rambut," tutur dr. Queller.

Namun, apakah peptide sungguh manjur untuk pertumbuhan rambut? Jawabannya adalah bisa jadi. Meskipun tidak sekuat obat resep klinis, bahan ini tetap menyimpan potensi.

"Dengan memberi kelembapan dan menciptakan dasar kulit yang lebih baik, bahan ini membentuk lingkungan ideal yang membuat akar lebih aktif, memperlancar sirkulasi, dan memperpanjang fase tumbuhnya rambut," jelas dr. Houshmand.

Pada akhirnya, proses ini akan mengarah pada peningkatan pertumbuhan. Namun, potensi maksimal ini hanya didapat jika diagnosis secara konsisten.

Dalam pengaplikasiannya, penggunaan produk seperti serum rambut atau tonik yang mengandung peptide juga sebaiknya dilakukan secara merata agar penyerapannya ke dalam kulit kepala lebih maksimal.

Selain itu, bahan ini lebih bermanfaat bagi kamu yang baru mengalami tanda awal kerontokan, bukan untuk penipisan parah.

Baca juga: 7 Cara Efektif Mengatasi Rambut Rontok di Usia 40-an, Jangan Ikat Rambut Terlalu Kencang

Jenis peptide untuk pertumbuhan rambut

Terdapat beragam varian peptide dan tidak semuanya akan bekerja secara optimal untuk menjaga kesehatan rambut dan kulit kepala.

Oleh karena itu, dr. Queller menyarankan agar kamu mencari jenis spesifik, bahkan beberapa bakal menghasilkan perawatan yang lebih maksimal jika dikombinasikan.

"Bersama-sama, peptide ini mendukung siklus pertumbuhan rambut, meningkatkan kesehatan folikel, dan menyempurnakan tampilan kepenuhan dan ketebalan, terutama pada penipisan awal atau kerontokan yang menyebar," jelas dia.

Copper peptide

Varian ini merupakan turunan paling populer. Kegunaannya adalah membantu memperkuat folikel, mendorong aliran darah, serta mendukung pertumbuhan rambut yang lebih tebal dan sehat.

Baca juga: Rambut Rontok atau Patah? Ini Bedanya Menurut Dokter

Signal peptide

Varian yang sering tertera sebagai palmitoil tetrapeptida-20 atau asetil tetrapeptida-3 ini berfungsi untuk meningkatkan produksi keratin, membantu batang rambut menjadi lebih kuat dan lebih penuh.

Biomimetic anti-inflammatory dan glutathione-linked peptide

Keduanya bekerja untuk mengurangi peradangan dan stres oksidatif di kulit kepala, menciptakan lingkungan yang lebih sehat yang dapat mencegah kerontokan lebih lanjut.

Jadi tidak ada salahnya mencoba mencari produk perawatan rambut yang mengandung bahan tersebut. Namun, jika kamu merasakan gatal atau iritasi setelahnya, segeralah berkonsultasi dengan dokter.

Baca juga: Retinol dan Peptide: Rahasia Kulit Sehat

Tag:  #peptide #bisa #atasi #penipisan #rambut #kenali #manfaat #jenisnya

KOMENTAR