Apa Beda Undertone dan Skintone? Kunci agar Tak Salah Pilih Makeup hingga Pakaian
Sering kali orang bingung membedakan antara skintone dan undertone ketika memilih kosmetik atau produk skincare.
Skintone adalah warna kulit yang langsung terlihat dari luar, sedangkan undertone merupakan warna dasar di balik permukaan kulit yang memberikan kesan khas.
Perbedaan ini penting dipahami supaya tidak salah pilih warna riasan atau bahkan pakaian yang akhirnya terlihat aneh di wajah maupun penampilan.
Di Indonesia yang memiliki beragam warna kulit dan iklim tropis, pemahaman ini menjadi semakin relevan karena sinar matahari mudah mengubah penampilan kulit.
Singkatnya, skintone bisa naik turun tergantung kondisi, tapi undertone cenderung tetap sepanjang hidup.
Mengetahui kombinasi keduanya akan sangat membantu dalam memilih warna pakaian, makeup, hingga pewarna rambut agar terlihat lebih serasi dan alami.
Ilustrasi wanita sedang makeup (Freepik/Partystock)Apa Itu Skintone?Skintone adalah warna permukaan kulit yang kita lihat sehari-hari, juga dikenal sebagai overtone.
Warna ini ditentukan oleh kadar melanin, pigmen alami yang dihasilkan tubuh untuk melindungi kulit dari sinar ultraviolet. Semakin tinggi kadar melanin, semakin gelap warna kulitnya.
Biasanya skintone dikategorikan menjadi fair (sangat terang), light (terang), medium (sedang), tan (sawo matang), dan deep (gelap).
Di Indonesia, sebagian besar penduduk memiliki skintone medium hingga deep akibat faktor keturunan dan lingkungan yang panas.
Skintone bersifat fleksibel dan bisa berubah. Paparan sinar matahari, perubahan musim, atau perawatan seperti chemical peeling dapat membuatnya lebih gelap atau lebih cerah sementara.
Contohnya, kulit yang biasanya medium bisa tampak lebih gelap setelah berjemur di pantai karena reaksi melanin terhadap cahaya UV.
Apa Itu Undertone?Undertone adalah warna dasar yang terletak di lapisan lebih dalam kulit, di bawah epidermis.
Berbeda dengan skintone, undertone tidak mudah berubah meski kulit terbakar matahari atau memudar karena musim.
Warna dasar ini ditentukan sejak lahir dan memberi nuansa khusus pada keseluruhan penampilan kulit.
Terdapat tiga jenis undertone utama, yakni sebagai berikut.
- Warm (hangat): Memiliki nuansa kuning, keemasan, atau peach. Kulit biasanya terlihat sehat dengan sentuhan golden.
- Cool (dingin): Mengandung nuansa pink, merah, atau kebiruan. Kulit cenderung tampak lebih rosy atau seperti porselen.
- Neutral: Perpaduan antara warm dan cool, tidak ada dominasi kuning atau pink yang kuat.
Melansir dari Healthline, undertone dipengaruhi oleh pigmen lain seperti karoten dan hemoglobin selain melanin.
Itulah sebabnya dua orang dengan skintone yang mirip bisa terlihat sangat berbeda saat memakai warna yang sama.
Cara Membedakan dan MengidentifikasiCara paling mudah membedakan keduanya adalah dengan mengamati apakah warna kulit berubah seiring waktu sementara nuansa dasarnya tetap sama. Itu artinya undertone-nya stabil.
Berikut beberapa tes sederhana yang bisa dilakukan di rumah.
- Tes urat nadi: Perhatikan urat di pergelangan tangan di bawah cahaya alami. Jika hijau atau olive, kemungkinan warm. Jika biru atau ungu, condong ke cool. Campuran keduanya menandakan neutral.
- Tes perhiasan: Perhiasan emas biasanya lebih cocok untuk undertone warm, sementara perak lebih flattering untuk cool.
- Tes kain putih: Tempelkan kain putih bersih di samping wajah yang bebas makeup. Jika wajah terlihat ke-pink-an, cool. Jika kekuningan, warm.
Melansir dari American Academy of Dermatology dan Healthline, skintone lebih gampang dilihat langsung di cermin atau foto tanpa filter.
Bandingkan dengan area kulit yang jarang terpapar matahari, seperti bagian dalam lengan atas.
Mengapa Penting Memahami Keduanya?Memahami skintone dan undertone sangat membantu saat memilih foundation agar warnanya menyatu sempurna, bukan hanya sekadar matching di permukaan.
Kesalahan undertone sering membuat wajah terlihat kusam, abu-abu, atau terlalu jingga.
Dalam berpakaian, undertone juga menentukan warna yang paling pas. Cool undertone biasanya cocok dengan warna biru, ungu, dan pink dingin.
Sedangkan warm undertone lebih serasi dengan mustard, orange, dan olive green.
Melansir dari Paula's Choice, pemahaman ini juga bermanfaat untuk perawatan kulit. Beberapa undertone lebih mudah mengalami kemerahan atau noda hitam setelah iritasi.
Berkonsultasi dengan dokter kulit akan memberikan rekomendasi yang lebih tepat sesuai kondisi kulit masing-masing.
Dengan mengenal keduanya, kita bisa lebih percaya diri dalam merawat dan menonjolkan keindahan kulit alami. Coba lakukan tes sederhana di rumah dan lihat sendiri hasilnya.
Tag: #beda #undertone #skintone #kunci #agar #salah #pilih #makeup #hingga #pakaian