10 Tips Nyaman Pakai Heels untuk Perempuan 50+
- Memakai sepatu hak tinggi atau heels masih menjadi pilihan banyak perempuan untuk tampil lebih elegan dan percaya diri, termasuk di usia 50 tahun ke atas.
Namun, perubahan kondisi tubuh seperti berkurangnya bantalan alami pada kaki hingga masalah sendi membuat penggunaan heels perlu lebih diperhatikan.
Menurut podiatris Daniel Pledger, heels memang berisiko jika tidak digunakan dengan tepat.
“Heels dapat menyebabkan bunion, hammertoe, dan masalah kaki lainnya,” ujarnya, seperti dikutip Best Life, Senin (6/4/2026).
Meski begitu, bukan berarti perempuan di usia matang harus berhenti memakai heels. Berikut 10 tips agar perempuan 50 tahun ke atas tetap nyaman memakai heels.
Baca juga: Tips Membeli Sepatu Branded Second, Jangan Tertipu Produk Palsu
10 Tips nyaman pakai heels untuk perempuan 50+
1. Pilih tinggi hak yang tidak berlebihan agar tetap stabil
Tinggi hak sepatu sangat memengaruhi kenyamanan. Heels yang terlalu tinggi bisa memberikan tekanan berlebih pada kaki dan meningkatkan risiko cedera.
“Pilih tinggi hak sekitar 2,5 hingga 5 cm untuk stabilitas yang lebih baik,” kata owner dari Flow Feet Orthopedic Shoes, Derek Roach.
Dengan tinggi yang moderat, tekanan pada bagian depan kaki bisa berkurang sehingga lebih nyaman digunakan dalam waktu lama.
2. Gunakan hak yang lebih tebal untuk keseimbangan
Selain tinggi, bentuk hak juga penting. Hak yang terlalu tipis seperti stiletto membuat keseimbangan lebih sulit dijaga.
“Hak yang lebih tebal dapat memberikan tinggi tanpa memberikan tekanan berlebih pada tubuh,” jelas Liza Egbogah BSc, DC, DOMP, seorang ahli kiropraktik, osteopati, pakar postur tubuh, serta perancang sepatu dan tas tangan ternama.
Hak model block heels atau chunky heels menjadi pilihan ideal karena lebih stabil dan aman.
Baca juga: Sejarah Terciptanya High Heels, Awalnya Dipakai Laki-laki, Kini Dikenakan Perempuan
Perempuan memakai high heels
3. Perhatikan posisi hak pada sepatu
Tidak banyak yang menyadari bahwa posisi hak juga memengaruhi keseimbangan saat berjalan.
Menurut retailer alas kaki Inggris, Schuh, Jonny Gilpin, jika hak berada terlalu di belakang, keseimbangan akan berkurang karena distribusi berat tidak merata.
Memilih sepatu dengan posisi hak yang lebih ke tengah membantu menjaga postur dan mengurangi risiko jatuh.
Baca juga: 5 Rekomendasi Sepatu Heels Merek Lokal, Harga Mulai Rp 100 Ribuan
4. Pilih ujung sepatu yang tidak sempit agar jari bebas bergerak
Heels dengan ujung runcing memang terlihat elegan, tetapi bisa menekan jari kaki dan menyebabkan masalah seperti bunion.
“Ujung sepatu yang terlalu sempit dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan masalah kaki dalam jangka panjang,” tambah Roach.
Sebagai alternatif, pilih toe box yang lebih lebar atau model terbuka agar kaki bisa bergerak lebih bebas.
5. Gunakan model heels yang lebih nyaman dan stabil
Tidak semua heels harus tinggi dan tipis. Ada banyak model yang lebih ramah untuk kaki, seperti wedges, platform, kitten heels, hingga ankle boots.
Wedges sebagai pilihan yang kuat dan stabil serta cocok untuk berbagai gaya. Model ini memberikan tinggi tanpa mengorbankan kenyamanan, sehingga cocok untuk penggunaan sehari-hari.
Baca juga: Tren Sepatu Bergeser ke Lifestyle, Konsumen Cari yang Nyaman Dipakai
6. Pertimbangkan ukuran yang sedikit lebih besar
Seiring usia, kaki cenderung membengkak terutama setelah aktivitas seharian. Karena itu, memilih ukuran sedikit lebih besar bisa menjadi solusi.
Memilih setengah hingga satu ukuran lebih besar dapat memberikan ruang bagi kaki untuk mengembang. Hal ini membantu menghindari rasa sempit dan nyeri saat memakai heels dalam waktu lama.
7. Pilih desain yang memiliki dukungan tambahan
Kesehatan kaki sangat dipengaruhi oleh struktur sepatu. Heels dengan bantalan dan dukungan lengkungan kaki akan jauh lebih nyaman.
“Carilah heels dengan insole yang menopang dan bantalan untuk menjaga kesehatan kaki,” tutur Roach.
Tambahan strap di pergelangan kaki juga membantu meningkatkan stabilitas saat berjalan.
Baca juga: Hindari Asal Pilih Sepatu Perempuan di Usia 40-an, Ini Risikonya
8. Gunakan bantalan tambahan untuk kenyamanan ekstra
Jika heels yang dimiliki terasa kurang nyaman, kamu bisa menambahkan bantalan seperti gel pad atau insole silikon.
“Bantalan silikon dapat membantu mendistribusikan berat tubuh secara lebih merata,” ucap dokter spesialis kaki yang berbasis di California, Abby Towfigh.
Dengan begitu, tekanan tidak hanya terfokus pada satu titik, terutama di bagian depan kaki.
9. Biasakan sepatu sebelum dipakai lama
Memakai heels baru langsung untuk acara panjang bisa menyebabkan lecet dan nyeri. Sangat disarankan agar kamu menggunakan sepatu baru secara bertahap di rumah sebelum dipakai lama.
Cara ini membantu sepatu menyesuaikan dengan bentuk kaki sehingga lebih nyaman saat digunakan.
10. Lakukan peregangan kaki sebelum dan sesudah memakai heels
Perawatan kaki tidak berhenti setelah melepas sepatu. Peregangan penting untuk menjaga otot tetap rileks. Selain itu, memijat kaki juga dapat membantu mengurangi ketegangan setelah beraktivitas.
Baca juga: 4 Cara Merawat Sepatu Kulit agar Tetap Awet dan Tidak Kusam