7 Tren Fashion 60-an yang Kembali Hits di 2026, Wajib Coba
- Tren fashion selalu berputar, dan di tahun 2026, gaya klasik dari era 1960-an kembali mencuri perhatian. Mulai dari mini dress hingga aksesori mencolok, berbagai elemen khas dekade tersebut kini hadir dengan sentuhan modern.
Menurut stylist Anna Khitrina, tren fashion 60-an sangat erat dengan kebebasan berekspresi.
“Gaya ini mencerminkan kebebasan baru bagi perempuan pada masanya,” kata dia, seperti disadur Parade, Rabu (25/3/2026).
Baca juga: Max Alexander Jadi Desainer Termuda di Paris Fashion Week 2026
7 tren fashion 60-an yang kembali populer di 2026
1. Mini dress
Mini dress menjadi salah satu ikon paling kuat dari era 1960-an. Dress pendek dengan potongan A-line memberikan kesan youthful sekaligus berani.
“Gaya ini sangat mencerminkan semangat kebebasan pada dekade tersebut,” ungkap Khitrina.
Dalam konteks modern, mini dress tetap relevan karena mampu memberikan siluet ramping dan mudah dipadukan dengan berbagai aksesori, mulai dari boots hingga heels.
Di 2026, mini dress hadir dengan warna pastel hingga bold, menjadikannya pilihan untuk tampilan kasual hingga semi-formal.
Baca juga: Taylor Swift Tampil Total dengan Fashion 90-an di Video Musik Opalite
2. Gaya menswear
Tren lain yang kembali populer adalah gaya menswear untuk perempuan, seperti setelan jas dan celana panjang.
Inspirasi ini berasal dari desain ikonik tahun 60-an yang dipopulerkan oleh Yves Saint Laurent. Menurut Khitrina, tampilan ini memberikan kesan kuat dan percaya diri.
“Gaya ini mencerminkan kebebasan bergerak yang sebelumnya tidak dimiliki perempuan,” ujarnya.
Kini, setelan ini banyak dipakai untuk tampilan profesional maupun kasual chic, memberikan kesan modern sekaligus sophisticated.
Baca juga: Tren Rambut Bixie Kembali Populer, Ini Gaya Andalan Zendaya
Ilustrasi blazer yang bisa dikenakan untuk acara kasual dan formal.
3. Pola sederhana
Berbeda dari tren yang penuh detail, era 60-an juga dikenal dengan pola sederhana seperti garis atau kotak-kotak. Model seperti shift dress dengan motif minimal menjadi favorit.
“Gaya sederhana ini justru menonjolkan statement pieces,” tutur Stylist Andrea Walker-Leidy.
Di 2026, tren ini cocok bagi mereka yang menyukai gaya clean dan effortless.
4. Material futuristik
Era 60-an juga dikenal dengan eksperimen material futuristik seperti vinyl, kulit mengilap, hingga kain metalik. Tren ini muncul seiring berkembangnya gaya “Space Age”.
“Material seperti ini menciptakan kesan futuristik yang kuat,” jelas Khitrina.
Dalam versi modern, bahan-bahan ini digunakan untuk memberikan aksen edgy pada outfit sehari-hari. Misalnya, jaket kulit mengilap atau rok dengan detail metalik yang membuat tampilan lebih standout.
Baca juga: Jaket Adidas Bergaya Mandarin Laris Saat Imlek, Dibanderol hingga Rp 6 Jutaan
5. Elevated casual ala Jackie Kennedy
Gaya kasual yang tetap elegan juga menjadi ciri khas fashion 60-an. Sosok seperti Jackie Kennedy Onassis dikenal memadukan busana sederhana dengan aksesori yang tepat.
“Tampilannya selalu terlihat santai namun tetap berkelas,” terang Walker-Leidy.
Di 2026, tren ini terlihat dalam padu padan basic items seperti kaus, celana panjang, dan sunglasses besar.
6. Motif floral
Motif bunga menjadi salah satu elemen yang tak pernah lekang oleh waktu. Pada era 60-an, floral hadir dalam warna cerah dan ukuran besar.
Khitrina menyebutkan, gaya ini mencerminkan sisi feminin yang kuat. Dalam tren saat ini, motif floral kembali populer dengan sentuhan lebih modern dan fleksibel untuk berbagai kesempatan. Mulai dari dress hingga blouse, motif ini memberikan kesan segar dan romantis.
Baca juga: 7 Cara Menemukan Gaya Pribadi agar Penampilan Lebih Percaya Diri
7. Aksesori bold
Tak lengkap rasanya membahas fashion 60-an tanpa aksesori mencolok. Mulai dari oversized sunglasses, anting besar, hingga belt statement menjadi pelengkap utama.
“Aksesori berani memberikan karakter kuat pada tampilan,” kata Khitrina.
Di tahun 2026, aksesori bold kembali menjadi tren, terutama untuk mempertegas gaya personal.
Tren lama dengan sentuhan baru
Kembalinya tren fashion 60-an di tahun 2026 menunjukkan bahwa gaya klasik selalu memiliki tempat di dunia mode.
Namun, yang membuatnya menarik adalah bagaimana tren tersebut diadaptasi dengan sentuhan modern.
Dengan memahami karakter tiap tren, siapa pun bisa tampil stylish tanpa kehilangan identitas pribadi.
Baca juga: 4 Cara Padu Padan Sepatu Loafers untuk Gaya Kasual Sehari-hari