Kapan Idul Adha 2026 Tiba? Ini Perkiraan Tanggalnya
Umat Islam melaksanakan Shalat Idul Adha 1446 Hijriah di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Semarang, Jawa Tengah, Jumat (6/6/2025). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/nym]
18:23
24 Maret 2026

Kapan Idul Adha 2026 Tiba? Ini Perkiraan Tanggalnya

Umat Muslim telah rampung merayakan eforia Idul Fitri 2026 setelah berpuasa sebulan penuh di bulan Ramadan yang jatuh pada Februari hingga Maret 2026. Ternyata setelah semarak perayaan Idul Fitri 2026 redup, umat Islam akan kembali bersuka cita dengan satu kali lebaran lagi di tahun ini Lebaran tersebut tak lain dan tak bukan Lebaran Idul Adha.

Alhasil, umat Islam dituntut untuk mempersiapkan kurban terbaik sekaligus melakukan amalan-amalan yang dianjurkan sembari menanti lebaran selanjutnya.

Lantas, kapan Idul Adha 2026 tiba?

Siapkan hati, kurban terbaik, dan perbanyak ibadah sebelum Idul Adha tiba

Menjelang Idul Adha, umat Muslim dianjurkan melakukan persiapan spiritual dan material agar ibadah lebih bermakna.

Salah satu fokus utama adalah memilih hewan kurban terbaik. Kurban terbaik adalah hewan yang memenuhi syariat yakni sebagai berikut.

  • Sehat
  • Tidak cacat (seperti buta, pincang, atau sangat kurus),
  • Telah cukup umur.

Hewan yang sah untuk kurban adalah hewan ternak (bahimatul an'am), meliputi kambing, domba, sapi, kerbau, dan unta. 

Berkaca pada masyarakat Indonesia, sapi dan kambing menjadi pilihan utama karena ketersediaannya yang melimpah.

Sebaliknya, unta sangat jarang ditemukan karena faktor iklim dan distribusi.

Begitu pula dengan domba gibas yang berbulu tebal yang dapat ditemukan di timur tengah.

Meski secara syariat sangat utama dan merupakan jenis hewan yang disembelih menggantikan Nabi Ismail, keberadaannya di pasar lokal tidak sebanyak kambing kacang atau sapi potong.

Adapun dari segi kualitas, pilihlah hewan yang paling gemuk dan berdaging banyak sebagai bentuk ketakwaan maksimal kepada Allah SWT.

Selain itu, niat yang ikhlas tanpa mengharap pujian menjadi pondasi utama dalam berkurban.

Terdapat pula amalan sunnah yang sangat dianjurkan.

Pada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, umat Muslim disarankan memperbanyak zikir, takbir, dan sedekah.

Secara khusus, terdapat Sunnah Puasa Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah yang memiliki keutamaan menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.

Bagi mereka yang hendak berkurban, disunnahkan pula untuk tidak memotong kuku dan rambut sejak memasuki awal bulan Dzulhijjah hingga hewan kurbannya disembelih.

Saat hari raya tiba, disarankan untuk mandi sebelum salat Id, mengenakan pakaian terbaik, dan tidak makan terlebih dahulu sebelum melaksanakan salat Idul Adha.

Estimasi Idul Adha 2026 dan mekanisme penetapannya

Penentuan Idul Adha mengacu pada jatuhnya tanggal 10 Dzulhijjah 1447 Hijriah.

Namun, tanggal pasti di Indonesia biasanya menunggu hasil keputusan resmi melalui Sidang Isbat yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama.

Sidang Isbat merupakan forum pengambilan keputusan yang melibatkan berbagai elemen, mulai dari ulama, pakar astronomi, hingga organisasi kemasyarakatan Islam.

Keputusan dalam Sidang Isbat didasarkan pada dua metode utama, yaitu rukyatul hilal (pengamatan langsung terhadap bulan sabit) dan hisab (perhitungan matematis astronomis).

Petugas di berbagai titik pemantauan di seluruh wilayah Indonesia akan melaporkan apakah hilal sudah terlihat atau belum sebagai tanda masuknya bulan Dzulhijjah.

Jika hilal terverifikasi, maka posisi tanggal 1 Dzulhijjah ditetapkan, yang kemudian menjadi acuan penentuan hari raya sepuluh hari setelahnya.

Proses ini dilakukan untuk menjaga kebersamaan dan kepastian hukum syari dalam beribadah bagi seluruh umat Muslim di Indonesia, sehingga perayaan Idul Adha dapat dilaksanakan secara khidmat dan serentak sesuai dengan ketetapan pemerintah.

Adapun jika merujuk pada kalender hijriah dan perkiraan astronomi, Idul Adha tahun 2026 diprediksi akan jatuh pada tanggal 27 Mei 2026.

Kontributor : Armand Ilham

Editor: Farah Nabilla

Tag:  #kapan #idul #adha #2026 #tiba #perkiraan #tanggalnya

KOMENTAR