Apa Doa 1 Ramadan Sesuai Ajaran Rasulullah? Ini Bacaan Arab, Latin, dan Artinya
Apa Doa untuk Hari Pertama Ramadan? (freepik)
20:13
15 Februari 2026

Apa Doa 1 Ramadan Sesuai Ajaran Rasulullah? Ini Bacaan Arab, Latin, dan Artinya

Ramadan bukan sekadar pergantian waktu dalam kalender Hijriah. Ini adalah momen istimewa yang dinanti jutaan umat Muslim di seluruh dunia.

Bulan penuh ampunan, rahmat, dan keberkahan ini selalu disambut dengan hati berdebar dan doa-doa terbaik.

Salah satu amalan yang dianjurkan ketika memasuki awal Ramadan adalah membaca doa khusus yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Hari pertama Ramadan ibarat gerbang pembuka. Jika diawali dengan niat dan doa yang baik, maka perjalanan ibadah selama satu bulan pun diharapkan menjadi lebih terarah.

Momentum awal ini juga menjadi waktu terbaik untuk meluruskan niat berpuasa semata-mata karena Allah, memohon ampunan atas dosa-dosa yang lalu, berkomitmen memperbaiki kualitas ibadah, dan meninggalkan kebiasaan buruk.

Ilustrasi doa agar usaha lancar di bulan Ramadhan (Freepik) Perbesar Ilustrasi doa 1 Ramadan. (Freepik)

Rasulullah SAW mengajarkan sebuah doa agar dipanjatkan ketika melihat hilal yakni bulan sabit penanda awal bulan Hijriah, termasuk saat memasuki bulan Ramadan atau 1 Ramadan. Doa tersebut berbunyi:

اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْأَمْنِ وَالْإِيمَانِ، وَالسَّلَامَةِ وَالْإِسْلَامِ، رَبِّي وَرَبُّكَ اللَّهُ

Allahumma ahillahu 'alaina bil yumni wal imani was salamati wal islam. Rabbi wa rabbukallah

Artinya: "Ya Allah, tampakkanlah bulan ini kepada kami dengan keamanan dan keimanan, keselamatan dan keislaman. Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah."

Doa ini diriwayatkan dalam beberapa kitab hadis, di antaranya oleh Imam Tirmidzi. Isi doanya begitu dalam dan penuh makna.

Tidak hanya memohon agar Ramadan datang, tetapi juga agar bulan tersebut membawa keamanan, memperkuat iman, serta menjaga keselamatan lahir dan batin.

Makna Mendalam di Balik Doa

Jika dicermati, ada beberapa poin penting dalam doa tersebut:

1. Memohon Keamanan (Al-Amn)

Keamanan bukan hanya berarti bebas dari konflik atau bahaya fisik, tetapi juga ketenangan hati. Memasuki Ramadan, seorang Muslim berharap bisa beribadah dengan tenang tanpa gangguan.

2. Memohon Keimanan (Al-Iman)

Ramadan adalah bulan peningkatan kualitas iman. Dengan doa ini, kita memohon agar Allah meneguhkan hati dalam menjalankan puasa, salat tarawih, tadarus, dan ibadah lainnya.

3. Memohon Keselamatan (As-Salamah)

Keselamatan mencakup kesehatan fisik dan spiritual. Puasa membutuhkan tubuh yang kuat dan hati yang bersih.

4. Memohon Keislaman (Al-Islam)

Artinya memohon agar seluruh amal yang kita lakukan benar-benar selaras dengan ajaran Islam dan diterima oleh Allah SWT.

Kalimat penutup "Rabbi wa rabbukallah" (Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah) menunjukkan pengakuan tauhid yang tegas.

Bahkan ketika berbicara kepada bulan sebagai makhluk ciptaan Allah, Rasulullah SAW tetap menegaskan bahwa hanya Allah satu-satunya Tuhan.

Sering kali Ramadan berlalu begitu saja tanpa perubahan berarti. Padahal, Rasulullah SAW bersabda bahwa orang yang merugi adalah mereka yang mendapati Ramadan namun tidak memperoleh ampunan.

Karena itu, doa di hari pertama bukan sekadar ritual, melainkan bentuk kesiapan hati menyambut bulan suci.

Amalan Hari Pertama Ramadan

Selain membaca doa menyambut hilal, ada beberapa amalan yang dianjurkan pada hari pertama Ramadan:

1. Memperbarui Niat Puasa

Niat puasa wajib dilakukan pada malam hari sebelum fajar. Niat ini bisa diucapkan dalam hati, namun melafalkannya juga diperbolehkan untuk membantu menghadirkan kesungguhan.

2. Memperbanyak Istighfar

Awal Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperbanyak istighfar sebagai bentuk pembersihan diri.

3. Membuat Target Ibadah

Misalnya target khatam Al-Qur’an, memperbanyak sedekah, atau memperbaiki salat wajib dan sunnah.

4. Memperbaiki Hubungan dengan Sesama

Meminta maaf kepada keluarga, teman, dan rekan kerja sebelum atau saat awal Ramadan akan membuat ibadah lebih ringan dan hati lebih lapang.

Ramadan Bukan Sekadar Rutinitas

Sering kali kita terjebak pada rutinitas tahunan: sahur, puasa, berbuka, tarawih, lalu kembali ke aktivitas biasa. Padahal, Ramadan adalah sekolah spiritual yang seharusnya membentuk karakter baru.

Demikian itu doa untuk hari pertama ramadhan untuk diamalkan. Doa yang diajarkan Nabi SAW di awal Ramadan menjadi pengingat bahwa bulan ini adalah anugerah.

Tidak semua orang diberi kesempatan bertemu Ramadan. Karena itu, ketika Allah masih mempertemukan kita dengan bulan suci, itu adalah tanda kasih sayang-Nya.

Hari pertama Ramadan harus disambut dengan rasa syukur, harap, dan tekad. Bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi menahan amarah, menjaga lisan, dan memperbaiki hati. Doa yang diajarkan Rasulullah SAW saat melihat hilal adalah:

"Allahumma ahillahu ‘alaina bil-amni wal iman, was-salamati wal Islam, Rabbi wa rabbukallah."

Doa sederhana namun penuh makna ini mengajarkan kita untuk tidak hanya menyambut Ramadan secara fisik, tetapi juga secara spiritual.

Semoga saat Ramadan tiba, kita bisa memulainya dengan doa, niat yang lurus, serta semangat memperbaiki diri.

Karena Ramadan bukan hanya tentang satu bulan, melainkan tentang perubahan yang bertahan sepanjang tahun.

Kontributor : Mutaya Saroh

Editor: Nur Khotimah

Tag:  #ramadan #sesuai #ajaran #rasulullah #bacaan #arab #latin #artinya

KOMENTAR