Castor Oil Diklaim Bisa Menutrisi Rambut, Benarkah?
Ilustrasi perempuan pakai minyak rambut(Freepik)
11:35
12 Februari 2026

Castor Oil Diklaim Bisa Menutrisi Rambut, Benarkah?

- Memiliki rambut panjang, tebal, dan berkilau, menjadi dambaan banyak orang. Tak heran jika berbagai bahan alami kerap digunakan untuk merawat mahkota kepala. Salah satu yang direkomendasikan adalah castor oil atau minyak jarak.

Namun, benarkah minyak jarang bisa memubat rambut panjang, tebal, sehat, dan berkilau? Berikut penjelasannya, dilansir dari Byrdie, Kamis (12/2/2026).

Minyak jarak untuk perawatan rambut

Apa itu minyak jarak?

Minyak jarak adalah minyak yang kaya nutrisi dan diperoleh dari biji tanaman jarak (Ricinus communis). Tanaman ini bisa ditemukan beberapa daerah di Indonesia, seperti di Cirebon, Jawa Barat.

Namun, minyak jarak lebih banyak ditemukan di India, Amerika Selatan, Afrika, dan China, karena memang dibudidayakan di sana.

Baca juga: 5 Manfaat Castor Oil, Redakan Reumatik hingga Hilangkan Ketombe

Minyak yang dihasilkan umumnya berwarna kuning pucat atau hampir bening, dengan aroma ringan yang tidak menyengat.

Minyak ini telah lama digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari pengobatan, kebutuhan rumah tangga, hingga farmasi. Dalam dunia perawatan kulit dan kosmetik, minyak ini dikenal karena potensi sifat penyembuhannya.

Manfaat minyak jarak untuk rambut

Ilustrasi cara membuat rambut cepat panjang.Shutterstock/Prostock-studio Ilustrasi cara membuat rambut cepat panjang.

Penggunaan castor oil untuk rambut sudah tercatat sejak sekitar 4000 SM di Mesir Kuno. Sejak dulu, minyak ini dipercaya memiliki banyak manfaat, mulai dari memperkuat helai rambut, mendukung pertumbuhan rambut, hingga menutrisi kulit kepala yang kering.

Meski kecil kemungkinan minyak jarak secara langsung “menumbuhkan” rambut, minyak ini dianggap mampu menciptakan kondisi kulit kepala yang lebih sehat, yang pada akhirnya mendukung pertumbuhan rambut yang lebih optimal.

Baca juga: Manfaat Minyak Jarak: Fakta Ilmiah di Balik Klaim Viral

Berikut ragam manfaatnya:

1. Menutrisi rambut

"Minyak jarak membantu menutrisi dan memperkuat rambut," kata ahli kimia kosmetik Ginger King.

Selaras, dokter kulit Rachel Nazarian, MD menjelaskan, minyak jarak berbeda dari kebanyakan minyak lainnya yang didominasi lemak.

Minyak jarak memiliki kandungan nutrisi yang lebih kompleks. Di dalamnya terdapat kombinasi protein, vitamin, asam lemak, dan antioksidan, yang mana komponen ini juga banyak ditemukan dalam suplemen rambut populer.

Karena itu, minyak jarak sering diklaim mampu merawat kulit kepala dan folikel rambut yang rapuh, sekaligus mendorong pertumbuhan rambut yang lebih sehat dan kuat.

Baca juga: Masih Pakai Minyak Telon untuk Anak? Hati-hati Kandungannya

2. Berpotensi membantu mengatasi rambut rontok

Meski belum ada bukti ilmiah yang benar-benar kuat mengenai mekanisme kerja minyak jarak pada pertumbuhan rambut, minyak ini tetap memiliki tempat tersendiri di industri kecantikan.

"Minyak jarak bisa membantu dalam kondisi tertentu yang berkaitan dengan kerontokan rambut," tutur dr. Nazarian.

3. Memiliki sifat antimikroba

Dalam konteks perawatan kulit kepala, pakar rambut dan kulit kepala sekaligus pendri Philip B. Haircare, Philip B, menyebutkan, minyak jarak memiliki sifat antimikroba yang berpotensi membantu mengatasi pertumbuhan bakteri atau jamur berlebih.

“Memang benar, pertumbuhan jamur bisa memicu peradangan di kulit kepala yang merusak rambut, dan minyak jarak bisa membantu mengatasinya,” jelas dia.

4. Membantu mengatasi kulit kepala mengelupas

Bagi mereka yang mengalami ketombe atau pengelupasan akibat kulit kepala kering, minyak jarak bisa memberikan manfaat.

Baca juga: Mengenal Penyebab Ketombe Rambut dan Tips Pilih Sampo 

Ilustrasi rambut rusakDok. Shutterstock/Anna Zheludkova Ilustrasi rambut rusak

“Minyak jarak dikenal sebagai metode pembersihan kulit yang efektif sekaligus lembut,” kata dr. Nazarian.

"Karena sifat polarisasinya, minyak ini mampu menarik kotoran dan membantu membersihkan kulit kepala dengan lebih optimal," lanjut dia.

5. Melindungi rambut dari kerusakan dan patah

Kandungan asam risinoleat yang tinggi dipercaya dapat membantu melancarkan sirkulasi darah di kulit kepala. Efek ini berpotensi menutrisi folikel rambut, memperkuat helai rambut, dan mengurangi risiko rambut patah.

Selain itu, minyak jarak bersifat humektan, artinya mampu mengunci kelembapan dan kilau rambut. Rambut yang terhidrasi dengan baik, artinya bukan kering, rusak, atau mudah bercabang, cenderung tumbuh lebih sehat.

6. Meningkatkan penyerapan produk lain

Selain manfaat langsung untuk kulit kepala, dr. Nazarian menyebutkan bahwa minyak jarak dipercaya dapat membantu meningkatkan penyerapan produk perawatan rambut lain.

Jika digunakan sebagai bagian dari rutinitas perawatan rambut, produk lain berpotensi bekerja lebih efektif.

Baca juga: Hindari Mencatok Rambut yang Basah, Ini Dampaknya

Hair oil menjadi kebutuhan utama untuk semua jenis rambut.Pexels/NATALIYA VAITKEVICH Hair oil menjadi kebutuhan utama untuk semua jenis rambut.

Apakah minyak jarak cocok untuk semua jenis rambut?

Minyak jarak paling cocok digunakan oleh mereka yang memiliki kulit kepala kering atau mudah mengelupas, serta rambut yang rapuh.

Karena berbentuk minyak, penggunaannya bisa terasa berlebihan bagi pemilik rambut yang sudah cenderung berminyak.

Namun, dr. Nazarian mengingatkan, minyak ini bisa menjadi iritan bagi sebagian orang. Jika digunakan dalam jumlah sangat kecil dan diaplikasikan secara lokal, minyak jarak mungkin membantu pertumbuhan di area tertentu. Untuk menghindari reaksi alergi, disarankan melakukan uji tempel pada area kecil kulit sebelum mengaplikasikannya pada area sensitif.

Baca juga: 7 Cara Mendukung Pertumbuhan Rambut agar Lebih Kuat dan Panjang

Tag:  #castor #diklaim #bisa #menutrisi #rambut #benarkah

KOMENTAR