Empati Lingkungan Bisa Ringankan Tekanan Mental Anak, Ini Kata Psikolog
Tekanan mental tidak hanya muncul dari kondisi internal anak, tetapi juga dipengaruhi oleh lingkungan sekitar, termasuk keluarga, teman, dan masyarakat.
Psikolog menekankan bahwa empati dan dukungan sosial dapat membantu anak melewati masa-masa sulit dan mencegah gangguan kesehatan mental berkembang.
Psikolog klinis anak Reti Oktania, M.Psi., Psikolog, menjelaskan bahwa anak-anak sangat peka terhadap suasana di sekitarnya.
Ketegangan di rumah, sekolah, atau lingkungan sosial dapat memicu kecemasan, perasaan putus asa, hingga depresi.
“Anak bisa merasakan ketidakpastian dan tekanan, meski orang dewasa tidak secara langsung membicarakan masalah mereka. Lingkungan yang empatik sangat membantu anak merasa aman,” kata Reti.
Baca juga: Ketakutan Menikah di Kalangan Anak Muda: Wajar atau Perlu Diwaspadai?
Anak peka terhadap lingkungan sosial
Reti menambahkan bahwa anak dapat menangkap ketegangan atau konflik di sekitar mereka, bahkan tanpa diberitahu.
Anak yang merasa diabaikan atau dihakimi cenderung menarik diri, merasa kesepian, atau bahkan menyalahkan diri sendiri.
“Peran orang dewasa sangat penting. Kehadiran yang mendengarkan, menanyakan kabar, dan menunjukkan perhatian bisa sangat meringankan beban psikologis anak,” jelasnya, saat duhubungi Kompas.com, baru-baru ini.
Tindakan nyata yang bisa dilakukan lingkungan
Menurut Reti, masyarakat tidak perlu menunggu masalah berat terjadi untuk memberikan dukungan. Beberapa langkah sederhana bisa membantu:
- Saling menyapa dan menanyakan kabar anak – perhatian kecil bisa membuat anak merasa didengar.
- Hindari komentar negatif atau menghakimi – kata-kata yang tidak tepat justru bisa memperburuk tekanan mental anak.
- Memberikan bantuan sesuai kemampuan – misalnya membantu anak dengan kebutuhan belajar atau kegiatan sosial, tanpa membebani mereka secara finansial atau emosional.
“Kadang, hanya dengan bertanya ‘Apa kabar hari ini?’ atau ‘Bagaimana sekolahmu?’ sudah membuat anak merasa diperhatikan dan aman,” ujar Reti.
Lingkungan yang empatik mencegah dampak negatif tekanan mental
Lingkungan yang empatik tidak hanya membantu anak yang sudah menunjukkan tanda stres, tetapi juga berfungsi sebagai pencegahan.
Anak yang merasa aman, didengar, dan didukung lebih mampu menghadapi tantangan, mengembangkan keterampilan sosial, dan menjaga kesejahteraan mentalnya.
“Lingkungan yang peduli dan empatik adalah salah satu perlindungan utama bagi kesehatan mental anak. Dukungan ini sangat berperan dalam membangun ketahanan psikologis mereka,” tutup Reti.
Tag: #empati #lingkungan #bisa #ringankan #tekanan #mental #anak #kata #psikolog