Brooklyn Beckham Tegas Tak Ingin Berdamai, Ungkap Alasan dan Dampaknya bagi Mental
Brooklyn Peltz Beckham bersama sang istri, Nicola Beckham. Brooklyn Beckham mengungkap alasan di balik keputusannya menolak rekonsiliasi dengan orang tuanya, dengan menyebut kesehatan mental dan perlindungan pernikahannya sebagai faktor utama.(Instagram/@brooklynpeltzbeckham)
18:10
20 Januari 2026

Brooklyn Beckham Tegas Tak Ingin Berdamai, Ungkap Alasan dan Dampaknya bagi Mental

Brooklyn Beckham secara terbuka menyatakan tidak ingin berdamai dengan orangtuanya, David dan Victoria Beckham.

Pernyataan itu ia sampaikan melalui unggahan panjang di Instagram pada Senin (19/1/2026), yang sekaligus mengonfirmasi keretakan keluarga yang selama ini hanya beredar sebagai rumor.

Brooklyn menegaskan keputusan tersebut bukan diambil secara emosional, melainkan sebagai langkah sadar untuk melindungi dirinya dan pernikahannya.

Ia menyebut, menjauh dari keluarga justru membuat kondisi mentalnya membaik untuk pertama kalinya.

Mengaku hidup dalam tekanan sejak lama

Dalam pernyataannya, Brooklyn mengaku tumbuh dalam tekanan yang terus-menerus. Ia menyebut orangtuanya kerap mengendalikan narasi tentang dirinya dan keluarga di hadapan publik.

“Sepanjang hidup saya, orangtua saya mengontrol narasi tentang keluarga kami di media,” tulis Brooklyn, seperti dikutip dari The Independent.

Ia menggambarkan kehidupan keluarganya dipenuhi citra yang terlihat harmonis di depan kamera, tetapi menurutnya tidak selalu mencerminkan realitas yang ia alami.

Pernikahan jadi titik balik

Momen kebersamaan keluarga Beckham dengan sang menantu Nicola Peltz. Brooklyn Beckham mengungkap alasan di balik keputusannya menolak rekonsiliasi dengan orang tuanya, dengan menyebut kesehatan mental dan perlindungan pernikahannya sebagai faktor utama.Instagram/@victoriabeckham Momen kebersamaan keluarga Beckham dengan sang menantu Nicola Peltz. Brooklyn Beckham mengungkap alasan di balik keputusannya menolak rekonsiliasi dengan orang tuanya, dengan menyebut kesehatan mental dan perlindungan pernikahannya sebagai faktor utama.

Brooklyn menyebut pernikahannya dengan Nicola Peltz menjadi momen penting yang membuat konflik lama semakin terlihat jelas.

Ia menilai sang istri kerap diperlakukan tidak adil oleh keluarganya, meski mereka telah berupaya menjaga hubungan baik.

“Istri saya terus-menerus tidak dihormati oleh keluarga saya, tidak peduli seberapa keras kami mencoba menyatukan semuanya,” tulis Brooklyn.

Ia juga menolak anggapan bahwa Nicola mengendalikan dirinya, dan menegaskan keputusan menjauh dari keluarga adalah pilihannya sendiri.

Mengaku kesehatan mental membaik setelah menjauh

Salah satu alasan utama Brooklyn menolak rekonsiliasi adalah perubahan signifikan pada kondisi mentalnya. Ia mengaku selama bertahun-tahun hidup dengan kecemasan yang berat.

“Saya tumbuh dengan kecemasan yang luar biasa,” tulisnya. “Untuk pertama kalinya dalam hidup saya, sejak menjauh dari keluarga, kecemasan itu menghilang.”

Brooklyn menyebut ketenangan yang ia rasakan saat ini menjadi bukti bahwa keputusannya bukan langkah impulsif.

Merasa upaya berdamai selalu gagal

Meski akhirnya memilih tidak berdamai, Brooklyn mengklaim dirinya dan Nicola sempat berusaha memperbaiki hubungan.

Ia menyebut beberapa upaya untuk bertemu dan berbicara dengan keluarga justru berakhir dengan penolakan.

Menurut Brooklyn, kondisi tersebut membuatnya merasa rekonsiliasi tidak mungkin tercapai tanpa mengorbankan dirinya sendiri dan pernikahannya.

“Saya berdiri untuk diri saya sendiri untuk pertama kalinya dalam hidup saya,” tulis Brooklyn.

Menutup pintu rekonsiliasi untuk saat ini

Dalam pernyataannya, Brooklyn secara eksplisit menyebut dirinya tidak ingin berdamai dengan keluarga. Ia menegaskan keputusan itu diambil demi ketenangan hidup yang kini ia rasakan.

“Saya tidak ingin rekonsiliasi dengan keluarga saya,” tulisnya.

Hingga kini, David dan Victoria Beckham belum memberikan tanggapan resmi atas pernyataan tersebut.

Tag:  #brooklyn #beckham #tegas #ingin #berdamai #ungkap #alasan #dampaknya #bagi #mental

KOMENTAR