8 Tanda Serangan Jantung pada Perempuan yang Sering Diabaikan, Termasuk Nyeri Lengan Kiri
– Serangan jantung pada wanita sering kali muncul dengan tanda yang lebih halus dibandingkan pria.
Akibatnya, banyak perempuan menunda mencari pertolonga,n karena mengira keluhan yang dirasakan bukanlah masalah serius.
“Kami punya ungkapan ‘time is muscle’. Makin lama terlambat ditangani, makin banyak otot jantung yang rusak,” kata ahli kardiologi dr. Holly Andersen, dikutip dari Prevention, Rabu (14/1/2026).
8 tanda serangan jantung pada perempuan
Keterlambatan sering terjadi karena gejala serangan jantung pada perempuan dapat menyerupai gangguan pencernaan, kelelahan, atau nyeri otot biasa. Berikut ini merupakan tanda serangan jantung pada wanita.
1. Kelelahan ekstrem
Merasa lelah atau mengantuk merupakan hal biasa, terutama setelah beraktivitas seharian.
Namun, saat rasa kelelahan membuat tubuh tidak bisa bergerak, terutama jika disertai dengan kelemahan otot, mungkin itu menjadi tanda peringatan serangan jantung.
Melansir dari Prevention, 70% wanita yang mengalami serangan jantung merasakan kelelahan yang tidak biasa.
2. Gangguan pencernaan
Rasa panas di dada, perut tidak nyaman, atau seperti maag berat bisa menjadi tanda serangan jantung karena posisi jantung berada dekat lambung.
Gejala ini sering dianggap sepele sehingga banyak wanita tetap tinggal di rumah dan berusaha mengobatinya sendiri.
“Kami masih melihat wanita yang tetap di rumah, karena mereka mengira mengalami gangguan pencernaan dan mengobati diri sendiri dengan antasida,” kata dr. Marla A. Mendelson.
3. Nyeri rahang dan punggung
Saat aliran darah ke jantung berkurang, rasa sakit dapat menjalar dari dada hingga ke rahang atau punggung, bahkan bisa terasa seperti sakit gigi.
Setiap orang bisa merasakan nyeri secara berbeda. Artinya, tempat nyeri yang terasa bisa berbeda dari orang lain.
4. Heartburn
Rasa panas di dada sering disalahartikan sebagai asam lambung, padahal bisa merupakan tanda gangguan jantung.
“Jantung terletak tepat di atas kerongkongan di dalam perut, jadi terkadang mulas dapat terasa seperti serangan jantung, dan serangan jantung dapat terasa seperti mulas,” kata dr. Erin Donnely Michos, direktur asosiasi kardiologi preventif.
Heartburn yang perlu diwaspadai adalah yang muncul tiba-tiba, belum pernah dirasakan sebelumnya, berlangsung lebih dari lima hingga tujuh menit, dan tidak membaik meski sudah duduk atau beristirahat.
5. Sesak napas
Sesak napas saat sedang istirahat atau melakukan aktivitas ringan bisa menjadi tanda serangan jantung, meski tanpa nyeri dada.
“Setiap orang mengalami serangan jantung secara berbeda dan tidak adanya nyeri dada bukan berarti bukan masalah jantung,” kata ahli kardiologi dr. Amy Sarma.
6. Nyeri lengan kiri
Nyeri pada lengan kiri merupakan salah satu tanda serangan jantung yang cukup dikenal.
Namun, keluhan ini bisa terasa mirip dengan nyeri rahang atau punggung, karena otak sulit menentukan sumber nyeri yang sebenarnya.
Menurut dr. Mendelson, jalur saraf dari dada dan lengan masuk ke tulang belakang pada titik yang sama, sehingga otak bisa salah menafsirkan lokasi nyeri.
Akibatnya, rasa sakit yang berasal dari jantung dapat terasa di lengan, terutama lengan kiri, meski pada beberapa orang bisa terjadi di kedua lengan.
7. Mual dan pusing
Serangan jantung juga dapat menimbulkan mual, pusing, keringat dingin, serta kepala terasa ringan.
Hal ini terjadi karena jantung berada dekat dengan lambung, sehingga gangguan aliran darah ke jantung dapat memicu sensasi tidak nyaman di perut.
Pada kondisi ini, tubuh merespons kekurangan aliran darah ke organ vital dengan rasa lemas dan tidak enak badan secara menyeluruh.
8. Nyeri dada
Nyeri dada tetap menjadi gejala paling khas dari serangan jantung. Keluhannya dapat berupa rasa tertekan, sesak, seperti diremas, atau terasa berat di bagian dada.
“Rasanya seperti tekanan, remasan, atau sesak di dada. Itu adalah gejala yang umum,” kata dr. Michos.
Jika keluhan ini muncul, terutama disertai gejala lain, seseorang disarankan segera mencari pertolongan medis.
Jangan menunda pertolongan
Siapa pun yang mencurigai dirinya mengalami serangan jantung harus segera menghubungi layanan darurat.
“Jangan menunggu. Jangan menelepon keluarga dulu. Hubungi layanan darurat,” kata dr. Andersen.
Saat tiba di rumah sakit, pasien disarankan langsung menyampaikan kecurigaan serangan jantung agar pemeriksaan EKG dan tes darah segera dilakukan.
Tag: #tanda #serangan #jantung #pada #perempuan #yang #sering #diabaikan #termasuk #nyeri #lengan #kiri